Daihatsu membuktikan ketangguhannya di pasar otomotif Indonesia dengan mencetak angka penjualan ritel mencapai 137.835 unit sepanjang Januari hingga Desember 2025. Angka ini membuat Daihatsu tetap bertahan di posisi dua besar penjualan nasional selama 17 tahun berturut-turut, di tengah persaingan yang semakin sengit.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kontribusi besar beberapa model andalan, terutama Gran Max dan Sigra. Kedua model ini berperan penting dalam mendominasi segmen pasar utama dan meningkatkan pangsa penjualan Daihatsu secara signifikan.
Kontribusi Model Andalan pada Penjualan
Gran Max tampil sebagai pemimpin di segmen Commercial Low. Sepanjang 2025, Gran Max series berhasil terjual hingga 61.871 unit di seluruh Indonesia. Rinciannya, Gran Max Pick Up terjual sebanyak 43.199 unit, sementara Gran Max Mini Bus mencatat angka penjualan 18.672 unit. Pangsa pasar Gran Max di segmen ini begitu kuat, yakni mencapai 65 persen.
Di sisi lain, Sigra bersama dengan Ayla menjadi tulang punggung Daihatsu pada kelas mobil LCGC. Total penjualan duet Sigra dan Ayla mencapai 47.901 unit, memperkuat posisi Daihatsu dengan penguasaan pangsa pasar 36,6 persen di segmen Low Cost Green Car. Penjualan yang kuat di bawah Rp300 juta semakin mengukuhkan loyalitas konsumen terhadap produk-produk Daihatsu di kelas LCGC.
Berikut daftar kontribusi tipe kendaraan utama Daihatsu pada 2025:
- Gran Max series (Pick Up + Mini Bus): 61.871 unit
- Sigra & Ayla (LCGC): 47.901 unit
- Terios (SUV): 15.557 unit
Dominasi di Segmen Harga Terjangkau
Fokus Daihatsu pada segmen harga di bawah Rp300 juta terbukti sangat efektif. Pangsa pasar Daihatsu dalam rentang harga ini mencapai 32,5 persen dari total penjualan nasional, mengungguli banyak kompetitor. Keunggulan ini tak lepas dari strategi pemasaran, inovasi produk, hingga layanan purna jual yang responsif.
Berdasarkan data dari PT Astra Daihatsu Motor, lebih dari 80 persen total penjualan Daihatsu didorong oleh empat model utama: Gran Max, Sigra, Ayla, dan Terios. Performa penjualan yang stabil secara konsisten memperkuat merek Daihatsu di tengah perubahan tren pasar dan kebutuhan masyarakat.
Peningkatan Nilai Jual dan Layanan Pelanggan
Ketersediaan jaringan layanan Daihatsu yang luas di lebih dari 500 kota dan kabupaten menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga kepuasan pelanggan. Layanan purna jual yang mudah dijangkau membuat pemilik kendaraan merasa lebih aman dan nyaman dalam merawat kendaraannya. Faktor ini ikut mendukung nilai jual kembali mobil Daihatsu yang tetap stabil di pasar mobil bekas.
Sri Agung Handayani selaku Direktur Marketing dan Corporate Communication PT Astra Daihatsu Motor menyampaikan terima kasih kepada konsumen atas kepercayaan dan kesetiaan yang berkelanjutan terhadap Daihatsu. Pihaknya menekankan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari konsistensi menghadirkan produk dan layanan yang mampu memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia, baik untuk penggunaan harian maupun operasional bisnis.
Persaingan Sengit dalam Pasar Otomotif Nasional
Pasar otomotif nasional tahun 2025 tetap dinamis dan menantang. Daihatsu tidak hanya bersaing di segmen kendaraan penumpang, tetapi juga berhasil mencetak prestasi di segmen kendaraan niaga kecil melalui Gran Max. Di sisi lain, model SUV andalan seperti Terios mencatat penjualan 15.557 unit, menempatkan Daihatsu sebagai pilihan utama di kelas SUV harga terjangkau dengan pangsa pasar sekitar 45 persen untuk harga di bawah Rp300 juta.
Dukungan data dan strategi penguatan di berbagai segmen membuat Daihatsu mampu menjaga eksistensi sekaligus memperluas basis konsumennya. Inovasi produk serta peningkatan layanan diyakini akan semakin memperkuat daya saing Daihatsu pada tahun-tahun mendatang. Upaya konsisten Daihatsu dalam menghadirkan mobil berkualitas dan terjangkau menjadi salah satu alasan utama masyarakat Indonesia menaruh kepercayaan pada merek ini, baik untuk kebutuhan keluarga maupun bisnis.
Baca selengkapnya di: www.suara.com