Toyota segera meluncurkan bZ7, sedan listrik canggih hasil kolaborasi dengan produsen otomotif China, GAC. Mobil ini diposisikan sebagai kendaraan listrik revolusioner dengan integrasi teknologi tinggi dari raksasa teknologi China, seperti Xiaomi dan Huawei.
bZ7 mengusung sistem operasi HarmonyOS 5.0 dari Huawei yang menjadi pusat pengendalian kokpit digital. Perangkat lunak ini terintegrasi dengan AI Momenta R6 Flywheel untuk mendukung sistem keselamatan Advanced Driver Assistance System (ADAS).
Teknologi yang dihadirkan bukan hanya sekadar perangkat lunak, tetapi juga melibatkan motor listrik DriveONE buatan Huawei. Sistem ini menyokong performa dan fitur pengemudian otonom pada kendaraan tersebut.
Dari segi desain, bZ7 tampil futuristik dengan bodi fastback yang aerodinamis serta lekukan dinamis khas sedan modern. Lampu depan Daytime Running Light (DRL) berbentuk huruf C dan strip lampu horizontal menambah kesan elegan dan modern.
Atapnya dirancang rendah dan dilengkapi sensor Lidar guna mendukung fitur keselamatan canggih. Sunroof juga disematkan untuk memberikan kesan mewah dan kenyamanan bagi penumpang.
Bagian belakang mobil menampilkan lampu pipih memanjang ke dua sisi, yang semakin menegaskan desain modern dan sporty. Tersedia tujuh pilihan warna eksterior menarik, antara lain merah, putih, perak, abu-abu, hitam, hijau, dan emas.
bZ7 dilengkapi 5 radar gelombang milimeter, 11 kamera, dan 10 radar ultrasonik. Perangkat ini mendukung pengemudian otonom dengan chip Nvidia yang mampu menjalankan fitur Navigation on Autopilot (NOA).
Fitur NOA memungkinkan mobil untuk mengemudi otomatis di area perkotaan maupun jalan tol. Selain itu, teknologi ini mendukung bantuan parkir jarak jauh dan parkir otomatis penuh yang praktis bagi pengguna.
Dimensi mobil terbilang besar dengan panjang 5.130 mm, lebar 1.965 mm, dan tinggi 1.506 mm. Jarak sumbu roda mencapai 3.020 mm, memberikan ruang kabin lega dan kenyamanan lebih.
Untuk penggerak, bZ7 dipasang dua motor listrik dari Huawei dengan tenaga puncak 207 kW atau setara 278 HP. Mobil ini mampu meraih kecepatan maksimum hingga 180 km per jam.
Baterainya menggunakan Lithium Ferro Phosphate (LFP) hasil kerja sama dengan CATL. Tersedia dua varian kapasitas baterai yakni 88,13 kWh untuk jarak tempuh 680-710 km (CLTC) dan 71,35 kWh dengan jangkauan 600 km.
Interior bZ7 menghadirkan konsep kokpit digital modern dengan layar sentuh sentral berukuran 15,6 inci. Panel instrumen berupa LCD dan head-up display (HUD) melengkapi kenyamanan pengemudi.
Fitur tambahan di kabin mencakup wireless charger 50 watt untuk baris depan dan belakang. Tersedia pula lemari es di dalam mobil yang semakin menunjang kenyamanan perjalanan.
Sistem kendali jarak jauh lewat smartphone memungkinkan pemilik memantau dan mengatur sejumlah fungsi kendaraan dengan mudah. Audio di dalam kabin mengandalkan 23 speaker untuk pengalaman hiburan maksimal.
Toyota GAC menargetkan peluncuran bZ7 di pasar China pada Maret. Kisaran harga diperkirakan mencapai 200.000 yuan atau sekitar Rp486 jutaan, menjadikan sedan listrik ini sangat kompetitif di kelasnya.
Kerja sama lintas teknologi dan manufaktur menjadikan Toyota bZ7 contoh nyata pergeseran industri otomotif ke arah mobilitas listrik yang cerdas dan interkoneksi tinggi. Sedan ini menunjukkan kesiapan Toyota menghadapi era kendaraan listrik secara global.
Dengan kemampuan teknologi tinggi, performa kuat, dan fitur keselamatan canggih, bZ7 berpotensi memenuhi kebutuhan konsumen yang menginginkan kendaraan listrik modern dengan nilai lebih dalam hal teknologi dan kenyamanan berkendara.
