Geely menargetkan penjualan EX2 di Indonesia sebanyak 1.000 unit per bulan. Target ini menunjukkan optimisme Geely Auto Indonesia terhadap potensi pasar mobil listrik kompak di Tanah Air.
Mobil listrik ini telah diproduksi secara lokal di Purwakarta, Jawa Barat, sebagai bagian dari strategi memperkuat kehadiran Geely di segmen kendaraan ramah lingkungan. Constantinus Herlijoso, Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia, menyatakan bahwa permintaan saat ini masih sejalan dengan target yang ditetapkan.
Ambisi Penjualan Berdasarkan Kesuksesan di China
Geely EX2 adalah kendaraan listrik terlaris di China dengan penjualan mencapai 465 ribu unit pada 2025. Keberhasilan tersebut menjadi tolok ukur bagi Geely dalam merancang strategi pemasaran untuk pasar Indonesia. Keunggulan produk dan respons pasar di Cina memberikan keyakinan pada Geely bahwa masyarakat Indonesia juga menyukai EX2.
Selain angka penjualan, pengaruh kehadiran Geely EX2 di China menjadi contoh nyata bahwa mobil dengan dimensi kompak dan fitur lengkap memiliki potensi besar di pasar urban di Indonesia.
Dimensi dan Desain Mobil Kompak yang Fungsional
Geely EX2 hadir dengan desain hatchback yang kompak dengan ukuran panjang 4.135 mm, lebar 1.805 mm, tinggi 1.580 mm, dan jarak sumbu roda 2.650 mm. Dimensi ini memudahkan pengendalian sekaligus memberikan ruang kabin yang nyaman.
Mobil ini menampung lima orang penumpang dalam kabin yang mengusung konsep Wraparound Comfort Cabin. Fitur Urban Starlight Ambient Lighting dengan 256 pilihan warna menambah nuansa modern dan nyaman dalam kendaraan. Layar sentral HD berukuran 14,6 inci berbasis Flyme Auto semakin melengkapi kebutuhan pengemudi.
Geely juga mengoptimalkan efisiensi ruang hingga 85% dengan tambahan front trunk berkapasitas 70 liter serta beberapa kompartemen penyimpanan di dalam kabin. Fitur tersebut mendukung aspek fungsional mobil untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jarak pendek.
Performa Menunjang Mobilitas Perkotaan
EX2 dipersenjatai mesin listrik dengan tenaga 85 kW dan torsi 150 Nm yang disalurkan ke roda belakang. Mobil ini mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 11,5 detik, cukup memadai untuk penggunaan harian di kota.
Daya tahan baterai 40,8 kWh memungkinkan kendaraan menempuh jarak hingga 395 km saat penuh daya. Jarak tempuh tersebut memberi fleksibilitas tinggi dalam berkendara, khususnya bagi konsumen yang menginginkan mobil listrik dengan kemampuan jelajah cukup jauh tanpa sering mengisi ulang baterai.
Strategi Lokal dan Potensi Pertumbuhan
Produksi lokal yang dilakukan di Purwakarta bertujuan menekan biaya dan waktu pengiriman, sekaligus mendukung pengembangan industri otomotif dalam negeri. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing harga Geely EX2 di pasar nasional.
Target 1.000 unit per bulan juga dipengaruhi oleh tren pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia yang semakin mendapat dukungan pemerintah. Insentif fiskal dan pengembangan infrastruktur pengisian daya menjadi faktor pendorong utama adopsi kendaraan listrik.
Faktor Pendukung dan Tantangan Pasar
Keberhasilan Geely EX2 di pasar nasional tergantung pada beberapa aspek berikut:
- Harga kompetitif yang sesuai dengan segmen pasar.
- Ketersediaan layanan purna jual dan jaringan service yang luas.
- Edukasi konsumen mengenai keunggulan kendaraan listrik.
- Pengembangan infrastruktur pengisian baterai yang merata.
Meski potensi besar terbuka, tantangan berupa persaingan ketat dengan merek lain dan kebiasaan konsumen terhadap kendaraan bermesin bensin juga perlu diantisipasi secara matang.
Rencana penjualan ambisius Geely EX2 akan menjadi tolok ukur pemasaran kendaraan listrik ramah lingkungan di Indonesia. Eksistensi dan pertumbuhan mobil ini juga akan menguji kesiapan pasar otomotif dalam menerima perubahan menuju era mobil listrik.







