Harga BBM 28 Januari 2026: Daftar Lengkap Pertamina, Shell, BP, Vivo di Seluruh Indonesia

Memasuki Rabu, harga bahan bakar minyak (BBM) dari berbagai operator besar seperti Pertamina, Shell, BP, dan Vivo di seluruh Indonesia tercatat stabil. Penyesuaian harga sudah dilakukan sejak awal Januari dan belum ada perubahan terbaru untuk pekan ini.

Secara umum, harga BBM nonsubsidi tetap pada level yang sama dengan minggu-minggu sebelumnya. Hal ini berlaku khususnya untuk wilayah-wilayah utama seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.

Harga BBM Pertamina Per 28 Januari

Pertamina, sebagai BUMN energi terbesar, melaporkan harga BBM non-subsidi di jaringan SPBU mereka tetap stabil. Contohnya, Pertalite masih dipatok Rp10.000 per liter. Sementara itu, Pertamax dijual seharga Rp12.500 per liter, sedikit lebih rendah dibanding awal tahun lalu yang sempat Rp12.750. Harga Pertamax Turbo tercatat Rp13.500, mengalami penurunan dari Rp13.750.

Berikut ini daftar harga lengkap BBM Pertamina untuk sejumlah varian utama:

  1. Pertalite: Rp10.000/liter
  2. Biosolar (subsidi): Rp6.800/liter
  3. Pertamax: Rp12.500/liter
  4. Pertamax Turbo: Rp13.500/liter
  5. Pertamax Green: Rp13.250/liter
  6. Dexlite: Rp13.320/liter
  7. Pertamina Dex: Rp13.650/liter

Harga subsidi seperti Biosolar juga tidak berubah, yakni Rp6.800 per liter.

Daftar Harga BBM Shell

Shell Indonesia belum melakukan revisi harga untuk berbagai produk BBM mereka. Namun, ada laporan keterbatasan stok beberapa jenis bahan bakar tertentu di beberapa SPBU. Berikut harga BBM Shell per pekan ini:

  • Shell Super: Rp12.700 per liter
  • Shell V-Power: Rp13.190 per liter
  • Shell V-Power Diesel: Rp13.860 per liter
  • Shell V-Power Nitro+: Rp13.480 per liter

Harga BBM BP di Wilayah Jakarta

Pada jaringan SPBU BP-AKR di Jakarta, harga BBM juga relatif stabil. Tidak terdapat perubahan harga sejak awal bulan berlangsung. Harga BBM BP adalah sebagai berikut:

  • BP 92: Rp12.500 per liter
  • BP Ultimate: Rp13.190 per liter
  • BP Ultimate Diesel: Rp13.860 per liter

Harga BBM Vivo Terkini

SPBU Vivo menyediakan lebih sedikit jenis BBM dibandingkan operator lain. Harga yang tercatat ialah:

  • Revvo 92: Rp12.700 per liter
  • Diesel Primus Plus: Rp13.610 per liter
    Sementara Revvo 90 dan Revvo 95 untuk saat ini belum tersedia atau tidak tercantum harga resmi.

Harga BBM Pertamina di Seluruh Wilayah

Harga BBM Pertamina berbeda-beda antar wilayah di Indonesia walaupun perubahannya minimal. Berikut ini ringkasan harga Pertamax dan turunannya di beberapa wilayah utama:

  • Sumatera (Aceh, Sumatera Utara, dst):
    Pertamax Rp12.500–Rp12.800, Pertamax Turbo Rp13.400–Rp13.700, Dexlite Rp13.800–Rp14.100.

  • Jawa dan Bali (DKI Jakarta, Jawa Barat, Bali)
    Pertamax sekitar Rp12.350, Turbo Rp13.400, Dexlite Rp13.500.

  • Kalimantan (Kalimantan Barat hingga Kalimantan Utara)
    Pertamax Rp12.650–Rp12.950, Turbo Rp13.700–Rp14.000, Dexlite Rp13.800–Rp14.100.

  • Sulawesi dan Maluku (termasuk Papua)
    Harga berkisar Rp12.650–Rp12.950 untuk Pertamax, Turbo di kisaran Rp13.700, Dexlite mencapai Rp13.800.

Untuk jenis Pertalite yang termasuk BBM subsidi, harganya konsisten yakni Rp10.000 per liter di seluruh Indonesia. Begitu pula Biosolar subsidi yang dipatok Rp6.800 per liter.

Kebijakan harga tersebut menunjukkan pemerintah dan pelaku industri mempertahankan stabilitas harga BBM meski faktor global dan lokal berubah-ubah. Hal ini penting untuk menjaga daya beli masyarakat serta kelancaran distribusi energi hingga ke daerah terpencil.

Memantau harga BBM dari berbagai operator besar seperti Pertamina, Shell, BP, dan Vivo penting bagi pengguna kendaraan. Ketersediaan stok dan harga yang terjangkau menjadi kunci utama agar mobilitas masyarakat tetap lancar dan harga kebutuhan sehari-hari tidak terdampak besar.

Dengan harga BBM yang relatif stabil pada pekan terakhir Januari ini, konsumen bisa melakukan perencanaan penggunaan bahan bakar dengan lebih baik. Di sisi lain, operator SPBU juga diharapkan menjaga ketersediaan stok agar tidak terjadi kelangkaan yang bisa mengganggu aktivitas masyarakat.

Data harga ini dapat dijadikan acuan oleh konsumen untuk memilih jenis bahan bakar sesuai kebutuhan dan anggaran. Adanya beragam pilihan dengan harga yang kompetitif juga mendorong persaingan sehat di sektor energi nasional.

Berita Terkait

Back to top button