Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 siap digelar pada pekan depan di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Penyelenggara optimistis total transaksi dalam pameran otomotif ini bisa mencapai Rp 8 triliun, meningkat signifikan dari tahun sebelumnya.
Rudi MF, Project Manager IIMS 2026, menjelaskan bahwa peningkatan jumlah peserta dari industri roda empat, roda dua, dan pendukung lainnya menjadi faktor utama meningkatkan minat beli pengunjung. "Kami targetkan transaksi Rp 8 triliun dengan jumlah barang yang lebih banyak," ujarnya pada konferensi pers di Jakarta.
Target Transaksi yang Realistis di Tengah Lesunya Pasar Otomotif
Meskipun pasar otomotif mengalami penurunan sepanjang tahun lalu, Dyandra Promosindo sebagai penyelenggara tetap optimis dengan target yang realistis. Mereka berharap pencapaian transaksi di IIMS 2026 setidaknya sama dengan hasil tahun sebelumnya. Pendekatan ini dilakukan agar target tetap feasible dalam kondisi pasar yang fluktuatif.
Daswar Marpaung, Presiden Direktur Dyandra Promosindo, menyampaikan bahwa IIMS tidak hanya sekadar pameran, tetapi juga menjadi platform kolaborasi industri otomotif. Dia menekankan, pameran kali ini hadir dengan skala lebih besar dan peserta yang semakin beragam, serta program yang relevan dengan perkembangan industri dan gaya hidup masyarakat modern.
Jumlah Peserta dan Merek yang Berpartisipasi
Pada IIMS 2026, akan ada 34 merek kendaraan roda empat yang turut serta. Beberapa nama besar yang hadir antara lain Audi, BMW, Mercedes-Benz, Toyota, Honda, Hyundai, Volkswagen, dan Wuling. Merek baru seperti XPeng, Denza, dan Seres juga ikut meramaikan, menambah variasi pilihan merek mobil bagi pengunjung.
Untuk kendaraan roda dua, terdapat 18 merek peserta. Merek-merek ternama seperti Aprilia, Honda, Vespa, Yamaha, dan Royal Enfield akan memamerkan produk terbaru mereka. Selain itu, sejumlah merek lokal serta e-motor seperti Indomobil E-Motor juga ikut dalam pameran ini.
Fasilitas dan Aktivitas Pengunjung di IIMS 2026
IIMS 2026 menyediakan berbagai aktivitas menarik bagi pengunjung, termasuk test drive untuk kendaraan roda empat dan test ride untuk kendaraan roda dua. Area outdoor JIExpo dimanfaatkan sebagai tempat uji coba yang aman dan nyaman.
Selain itu, pameran menghadirkan banyak exhibitor lain yang mendukung sektor otomotif, mulai dari aksesoris, perawatan kendaraan, hingga solusi teknologi terbaru. Hal ini memungkinkan pengunjung mendapatkan pengalaman menyeluruh seputar perkembangan industri otomotif.
Dampak IIMS Terhadap Industri Otomotif dan Ekonomi
Pameran ini menjadi indikator penting perkembangan pasar otomotif domestik. Dengan target transaksi yang tinggi, IIMS berpotensi mendorong peningkatan penjualan kendaraan dan tumbuhnya bisnis di sektor otomotif.
Keikutsertaan banyak merek internasional juga menunjukkan posisi Indonesia sebagai pasar otomotif strategis di kawasan Asia Tenggara. Kolaborasi antara produsen, distributor, dan konsumen yang terjalin di IIMS diharapkan dapat mempercepat adaptasi teknologi dan inovasi pada industri otomotif nasional.
IIMS sebagai Wadah Adaptasi Gaya Hidup Mobilitas dan Teknologi
Daswar Marpaung menegaskan bahwa IIMS 2026 tidak hanya fokus pada kendaraan konvensional. Event ini juga menampilkan solusi mobilitas masa depan yang semakin mengedepankan kendaraan listrik dan teknologi ramah lingkungan.
Program dan kegiatan dalam pameran dirancang agar peserta dan pengunjung dapat mengamati tren terkini, termasuk mobil listrik, kendaraan hybrid, serta inovasi teknologi digital yang terintegrasi pada kendaraan.
IIMS 2026 menjadi momentum strategis untuk mempercepat transformasi industri otomotif Indonesia. Target transaksi mencapai Rp 8 triliun menjadi sinyal positif yang menggambarkan antusiasme pasar dan kesiapan pelaku industri dalam menghadapi tantangan global.
Dengan peserta yang bertambah dan berbagai fasilitas yang ditawarkan, IIMS 2026 diharapkan tidak hanya memenuhi harapan dari sisi bisnis, tetapi juga memperkaya pengalaman konsumen dan mendorong ekosistem otomotif yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.
