Resmi Rilis di Indonesia, Geely EX2 Baterai 395 km & Fitur Mewah Harga Mulai Rp200 Jutaan

Author: Qoo Media

Geely EX2 resmi meluncur di pasar Indonesia dengan membawa sejumlah fitur mewah yang sebelumnya jarang ditemui di kelas kendaraan listrik kompak. Mobil listrik ini hadir dengan banderol harga mulai dari Rp200 jutaan, sehingga menjadikannya pilihan menarik bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik dengan budget terjangkau.

Peluncuran Geely EX2 dilakukan di Jakarta Utara pada akhir pekan lalu. Geely menegaskan komitmennya untuk meraih pangsa pasar EV entry-level lewat strategi harga agresif dan paket fitur yang unggul dibandingkan rival di segmen ini.

Desain dan Performa

Geely EX2 merupakan versi global dari Geely Xingyuan yang sudah cukup sukses di pasar Tiongkok dengan lebih dari 465.000 unit terjual dalam satu tahun terakhir. Keunikannya terletak pada sistem penggerak roda belakang (Rear Wheel Drive/RWD), yang jarang ditemukan pada mobil listrik kompak. Sistem ini memberikan radius putar lebih kecil dan traksi optimal, terutama saat melewati jalan menanjak.

Mobil ini ditenagai baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 40,8 kWh dengan teknologi Cell-to-Pack (CTP). Berdasarkan pengujian NEDC, Geely EX2 mampu menempuh jarak hingga 395 km hanya dengan sekali pengisian penuh. Motor listrik yang diaplikasikan menawarkan tenaga maksimum 85 kW atau sekitar 114 hp dengan torsi puncak 150 Nm. Demi efisiensi, kecepatan maksimal dibatasi pada 130 km/jam.

Sistem fast charging juga dihadirkan untuk menunjang aktivitas pemilik kendaraan. Pengisian daya dari kondisi baterai 30 persen ke 80 persen hanya memakan waktu sekitar 25 menit.

Kabin Futuristik dan Fitur Canggih

Interior Geely EX2 dirancang dengan konsep futuristik yang mengutamakan kenyamanan dan kemudahan pengoperasian. Mobil ini dilengkapi layar sentral berukuran 14,6 inci beresolusi HD yang menjalankan sistem operasi Flyme Auto, hasil kolaborasi Geely dengan Meizu. Antarmuka mirip smartphone kelas atas ini responsif dan menawarkan berbagai fitur cerdas.

Kabinnya menggunakan konsep Wraparound Comfort dengan pencahayaan ambient yang bisa dipilih dari 256 warna berbeda. Ruang kabin tergolong lega dengan efisiensi penggunaan ruang hingga 85 persen. Geely juga menambahkan front trunk (frunk) berkapasitas 70 liter yang jarang ditemukan di mobil listrik mungil. Frunk ini sangat fungsional untuk menyimpan kabel charger atau barang bawaan tambahan lainnya.

Produksi Lokal dan Tingkat Komponen Dalam Negeri

Langkah serius Geely di Indonesia terlihat dari produksinya yang sudah dilakukan secara lokal di pabrik PT Handal Indonesia Motor (HIM) di Purwakarta. Kapasitas produksi mencapai 60 unit per hari. Selain itu, baterai untuk EX2 dipasok oleh perusahaan lokal, Gotion, sehingga berhasil mencapai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga 46,5 persen. Angka ini cukup tinggi untuk merek yang baru saja memasuki pasar EV Indonesia.

Setelah dibuka masa pre-booking, Geely telah menerima lebih dari 1.500 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK), menunjukkan antusiasme yang kuat dari konsumen.

Strategi Harga dan Paket Purna Jual

Untuk menarik minat pasar, Geely menerapkan harga spesial selama periode promosi yang berlaku hingga pertengahan Februari. Harga OTR Jakarta untuk varian Pro dibanderol Rp229,9 juta (harga normal Rp255 juta) dan varian Max Rp259,9 juta (harga normal Rp285 juta). Harga tersebut sudah termasuk insentif pemerintah.

Geely juga memberikan paket purna jual menarik, seperti garansi baterai dan motor selama 8 tahun atau 150.000 km, serta garansi kendaraan selama 5 tahun atau 150.000 km. Layanan darurat (ERAS) gratis selama 3 tahun tanpa pembatasan jarak juga disediakan, ditambah fasilitas charger rumah gratis lengkap dengan unit dan instalasi dasar.

Khusus untuk varian Max, konsumen mendapat bonus asuransi gratis selama satu tahun atau subsidi finansial senilai Rp3 juta, serta paket data internet gratis selama dua tahun.

Keunggulan Dibanding Kompetitor

Geely EX2 memiliki dimensi yang lebih besar dibandingkan pesaing sekelas seperti Wuling Binguo EV dan Neta V-II. Wheelbase 2.650 mm memberi ruang kaki baris belakang yang lebih lapang. Sistem hiburan Flyme Auto menghadirkan pengalaman digital modern yang jarang ditemukan pada mobil di kelas Rp200 jutaan.

Mobil ini tampil sebagai opsi elektrik yang lengkap dari sisi teknologi dan fitur, dengan harga kompetitif yang menjanjikan performa dan kenyamanan maksimal. Strategi harga dan dukungan produksi lokal menjadi poin kunci yang membedakannya dalam persaingan pasar kendaraan listrik Indonesia yang semakin ketat.

Terbaru