Li Auto masih menghadapi kendala dalam pasokan baterai untuk model Li i6, meskipun mobil SUV listrik ini sudah diluncurkan sejak September lalu. Permasalahan pasokan baterai tersebut menyebabkan keterlambatan pengiriman kendaraan kepada sejumlah pemesan.
Beberapa pembeli Li i6 diinformasikan bahwa waktu tunggu pengiriman bisa bertambah hingga 4-6 minggu. Perusahaan menjelaskan bahwa kapasitas produksi dan persiapan komponen inti baterai belum sesuai harapan sehingga berimbas pada ketersediaan unit.
Pilihan Baterai dan Insentif untuk Konsumen
Untuk mempercepat pengiriman, Li Auto mendorong pemesan memilih varian dengan baterai dari Sunwoda. Alternatif lainnya adalah mengganti ke model Li Auto lain agar bisa menerima kendaraan lebih cepat.
Bagi konsumen yang memilih baterai Sunwoda, ada penawaran perpanjangan garansi baterai selama 2 tahun atau jangkauan 40.000 kilometer. Sedangkan konsumen yang ingin beralih ke model Li Auto lain mendapatkan tambahan subsidi tunai sebesar RMB 10.000.
Jika pembeli tetap memilih untuk menunggu pengiriman, perusahaan menyediakan kompensasi berupa poin kredit senilai RMB 60 per hari, dengan batas maksimum kompensasi sebesar RMB 2.000.
Catatan Mengenai Sunwoda dan Dampaknya
Namun, upaya mendorong penggunaan baterai Sunwoda menghadapi hambatan lain. Anak perusahaan baterai Sunwoda, Sunwoda EVB, tengah menghadapi gugatan hukum dari Vremt, yang berafiliasi dengan Geely Holding Group.
Gugatan tersebut menuntut kompensasi sebesar RMB 2,31 miliar atas dugaan kualitas baterai yang buruk pada produk yang disuplai sejak Juni 2021 hingga Desember 2023. Isu ini menurunkan kepercayaan konsumen terhadap baterai Sunwoda dan berdampak pada citra merek.
Data Pengiriman Li i6
Dalam empat bulan sejak peluncurannya, pengiriman Li i6 semakin meningkat secara signifikan. Berikut adalah data pengiriman bulanan Li i6 yang dihimpun CnEVPost:
| Bulan | Jumlah Unit Terjual |
|---|---|
| September | 404 |
| Oktober | 5.775 |
| November | 6.798 |
| Desember | 15.994 |
Total pengiriman Li i6 sepanjang tahun ini mencapai 28.971 unit. Lonjakan pengiriman ini menunjukkan permintaan pasar terhadap SUV listrik tersebut cukup tinggi.
Latar Belakang Li i6 dan Strategi Li Auto
Li i6 adalah SUV listrik murni kedua dari Li Auto, dengan harga mulai dari RMB 249.800 (sekitar $35,960). Pabrikan ini bekerja sama dengan dua pemasok baterai utama, yakni CATL dan Sunwoda.
Masalah keterbatasan pasokan baterai terlihat menjadi hambatan utama dalam mempercepat produksi dan pengiriman Li i6. Li Auto pun berupaya menanggapi situasi ini dengan berbagai strategi agar pelanggan tetap mendapatkan pengalaman memuaskan walaupun harus menghadapi penundaan.
Li Auto juga menyediakan insentif untuk meminimalkan ketidaknyamanan pelanggan yang terdampak pengiriman, sekaligus mengarahkan pilihan konsumen ke solusi yang tersedia. Perusahaan menunjukkan komitmen dalam mengelola situasi keterbatasan kapasitas produksi dengan komunikasi dan kompensasi yang jelas.
Kendala pasokan baterai dan litigasi terkait kualitas komponen menjadi tantangan penting bagi Li Auto dalam mempertahankan pertumbuhan produk Li i6 di pasar SUV listrik yang kompetitif. Perusahaan perlu mengelola reputasi merek dan menjaga hubungan baik dengan konsumen di tengah situasi ini.
