Mobil LPG dan CNG Naik Daun di Eropa 2026: Penjualan Tembus 350.000 Unit, Italia Paling Dominan

Mobil berbahan bakar LPG (Liquefied Petroleum Gas) dan CNG (Compressed Natural Gas) mulai menunjukkan peningkatan signifikan di pasar Eropa. Penjualan kendaraan dengan bahan bakar alternatif ini melonjak hampir 10 persen sepanjang tahun berjalan, mencapai angka hampir 350.000 unit.

Faktor utama di balik tren ini adalah harga bahan bakar yang lebih murah dibandingkan bensin dan dukungan kebijakan pemerintah. Selain itu, emisi yang lebih rendah membuat mobil LPG dan CNG semakin diminati sebagai solusi transisi menuju kendaraan lebih ramah lingkungan.

Peningkatan Penjualan Mobil LPG dan CNG di Eropa

Dikutip dari Automotive News Europe melalui Autoblog, penjualan kendaraan LPG dan CNG naik 9,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Produsen mobil dan pemerintah Eropa kembali memberi perhatian khusus terhadap teknologi ini.

Renault menempati posisi teratas sebagai merek dengan penjualan mobil LPG terbanyak di kawasan. Posisi kedua ditempati DR Automobiles asal Italia yang menjual kendaraan Chery hasil rebranding khusus untuk pasar Eropa. Hyundai Motor Group, dengan merek Kia dan Hyundai, menempati posisi ketiga, masing-masing menguasai pangsa pasar sekitar 3,8 persen untuk mobil LPG dan CNG.

Model paling laris di pasar Eropa adalah Dacia Sandero. Sekitar setengah dari total penjualan mobil LPG dan CNG dari merek Dacia berasal dari model hatchback ini, menunjukkan popularitasnya yang tinggi di kalangan konsumen.

Italia, Pasar Mobil LPG dan CNG Terbesar di Eropa

Negara Italia menjadi kontributor terbesar di pasar ini, dengan porsi penjualan mencapai 41 persen dari total di Eropa. Keberhasilan ini didukung oleh kuatnya kehadiran DR Automobiles dan tingginya tingkat adopsi merek Dacia di Italia.

Menariknya, Fiat yang merupakan merek lokal justru memilih mundur dari segmen kendaraan LPG dan CNG, walaupun potensi pasar masih terbuka luas saat ini.

Selain Italia, negara lain seperti Spanyol, Prancis, dan Rumania juga menunjukkan pertumbuhan penjualan mobil berbahan bakar alternatif ini. Insentif fiskal dari pemerintah dan biaya bahan bakar yang kompetitif menjadi pendorong utama peningkatan tersebut.

Insentif dan Regulasi Mendukung Penggunaan Mobil LPG dan CNG

Harga LPG di beberapa negara Eropa bisa mencapai sekitar 50 persen lebih murah dibandingkan bahan bakar konvensional. Hal ini memberikan nilai ekonomis yang cukup menarik bagi konsumen jangka panjang.

Regulasi ketat terkait emisi serta penerapan zona rendah emisi (ultra-low emission zones) di kota-kota besar juga meningkatkan minat konsumen terhadap mobil LPG dan CNG. Kendaraan jenis ini biasanya dibebaskan dari biaya masuk ke zona-zona tersebut, sehingga memberikan kemudahan dan penghematan tambahan.

Masa Depan Mobil LPG dan CNG di Pasar Global

Meski popularitas LPG dan CNG menanjak di Eropa, peluang teknologi ini tetap terbatas di pasar Amerika Serikat. Di sana, segmen kendaraan truk dan armada menjadi pasar utama bagi bahan bakar alternatif ini, bukan untuk kendaraan penumpang secara luas.

Dukungan kebijakan dan pemberian insentif menjadi kunci agar mobil LPG dan CNG tidak kehilangan relevansi. Jadi, meskipun mobil listrik dan teknologi hijau lainnya terus berkembang, LPG dan CNG kemungkinan tetap menjadi pilihan menarik di pasar tertentu dalam waktu dekat.

Daftar Pabrikan dan Pangsa Pasar Mobil LPG dan CNG di Eropa

  1. Renault – Pangsa pasar tertinggi untuk mobil LPG
  2. DR Automobiles (Italia) – Sekitar 6,2 persen pasar LPG dan CNG
  3. Hyundai Motor Group (Kia dan Hyundai) – Masing-masing 3,8 persen pasar

Pengembangan kendaraan berbahan bakar LPG dan CNG menunjukkan peluang yang signifikan sebagai jembatan menuju transisi energi yang lebih bersih. Pemerintah dan industri otomotif Eropa semakin serius menggarap segmen ini sebagai bagian dari strategi mengurangi emisi karbon.

Exit mobile version