Polytron kini resmi mengaspal di pasar kendaraan listrik dengan menghadirkan SUV listrik terbaru, Polytron G3 Series. Kedua varian SUV ini, yaitu G3 dan G3+, tampil sebagai kendaraan modern yang mengusung konsep SMART, LUXURY, dan FREEDOM. Produk ini melengkapi lini elektrifikasi Polytron yang sebelumnya sudah masuk ke segmen motor listrik melalui seri Fox-R.
SUV listrik Polytron G3 Series dibekali teknologi mutakhir serta fitur kenyamanan yang lengkap. Harga yang dibanderol juga kompetitif, mulai dari Rp300 jutaan, memberikan alternatif menarik di segmen kendaraan listrik. Berikut rincian spesifikasi kedua varian tersebut untuk memudahkan pembaca memahami perbedaan dan keunggulannya.
Spesifikasi Polytron G3
Polytron G3 menggunakan motor listrik berkapasitas 150 kW atau setara 201 PS, dengan torsi maksimum mencapai 320 Nm. Tenaga besar ini mampu mengantarkan G3 dari posisi diam hingga kecepatan 100 km/jam dalam waktu 9,6 detik. Kecepatan top speed yang dapat dicapai mencapai 150 km/jam, cukup tangguh untuk SUV di kelasnya.
Sistem pengisian daya G3 mendukung mode arus AC yang membutuhkan waktu sekitar 3 sampai 5 jam hingga full charge. Selain itu, SUV ini juga dilengkapi teknologi fast charging DC yang memungkinkan pengisian baterai dari 20 persen hingga 70 persen cukup dalam waktu sekitar 35 menit. Dimensinya sendiri memiliki ukuran panjang 4.720 mm, lebar 1.908 mm, dan tinggi 1.696 mm, dengan ground clearance 159 mm yang ideal untuk berbagai kondisi jalan.
Spesifikasi Polytron G3+
Varian G3+ secara performa hampir identik dengan G3. Ditenagai motor listrik 150 kW dengan torsi 320 Nm, akselerasinya juga serupa, dan dilengkapi baterai yang mampu menempuh jarak hingga 402 km berdasarkan standar CLTC. Perbedaan utama terletak pada ukuran bodi yang sedikit lebih besar, panjang 4.750 mm, lebar 1.910 mm, dan tinggi 1.701 mm. Ground clearance tetap sama, yaitu 159 mm. Dimensi ini memberikan ruang kabin yang lebih lapang untuk kenyamanan penumpang.
Fitur Keselamatan dan Teknologi
Polytron menyematkan sistem keselamatan ADAS Level 2 pada G3 Series yang tergolong lengkap dibanding kompetitornya. Sistem ini mencakup 21 fitur keselamatan aktif, termasuk Adaptive Cruise Control yang membantu mengatur kecepatan kendaraan secara otomatis. Fitur Forward Collision Avoidance mampu mendeteksi potensi tabrakan di depan dan mencegah kecelakaan. Ada juga Lane Keeping Assist yang menjaga mobil tetap berada di jalur, serta Auto Parking Assistant yang memudahkan parkir otomatis tanpa campur tangan pengemudi.
Selain fitur keselamatan aktif, G3 Series juga menonjolkan kenyamanan berkendara berkat teknologi canggih pada sistem infotainment dan konektivitas. Polytron menargetkan konsumen yang menginginkan kendaraan dengan tampilan mewah, performa handal, serta fitur pintar yang mendukung gaya hidup digital masa kini.
Harga dan Posisi Pasar
Harga Polytron G3 dibanderol mulai dari Rp300 jutaan, harga yang kompetitif di segmen SUV listrik entry-level. Varian G3+ memiliki harga yang sedikit lebih tinggi menyesuaikan dengan ukuran dan beberapa fitur tambahan. Posisi harga ini menjadikan Polytron G3 Series pilihan yang menarik bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Memasuki pasar listrik lewat SUV, Polytron menghadirkan alternatif yang menggabungkan performa tangguh, teknologi lengkap, serta desain yang sesuai kebutuhan urban modern. SUV listrik G3 Series dari Polytron bukan hanya inovasi produsen elektronik lokal, tetapi juga langkah strategis untuk meramaikan industri otomotif yang semakin fokus pada transportasi ramah lingkungan.
Dengan fitur lengkap dan harga terjangkau, Polytron G3 dan G3+ siap menjadi pemain baru yang layak diperhitungkan di pasar mobil listrik Indonesia. Keunggulan teknis dan kemudahan pengisian daya membuat SUV ini sesuai untuk penggunaan sehari-hari dan perjalanan jarak menengah. Penawaran ini membuka peluang bagi pengguna untuk mencoba teknologi kendaraan listrik tanpa merasa keberatan dari segi fungsi dan biaya.
