Perbedaan antara Chery C5 CSH dan Chery C5 bensin cukup signifikan meski tampilannya hampir sama. Pilihan antara keduanya biasanya dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan akan efisiensi bahan bakar, performa, dan fitur teknologi.
Chery C5 bensin menggunakan mesin 1.5 TGDI yang dipadukan transmisi otomatis dual-clutch 6-percepatan (6-DCT). Sementara itu, Chery C5 CSH menggabungkan mesin 1.5 turbo dengan sistem hybrid Chery Super Hybrid (CSH) melalui Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Sistem DHT ini menyerupai e-CVT dengan rasio virtual, membuat perpindahan tenaga terasa halus tanpa jeda yang mengganggu.
Dari segi performa, Chery C5 bensin mampu menghasilkan tenaga 108 kW (146,8 Tk) pada 5.500 rpm dan torsi maksimum 230 Nm. Meski demikian, C5 CSH hadir dengan mesin yang sedikit lebih rendah di angka 105 kW (142,7 Tk) dan torsi 215 Nm. Namun, motor listrik yang disematkan pada CSH memberikan tambahan tenaga hingga 150 kW (203,9 Tk) serta torsi 310 Nm. Hasilnya, total torsi gabungan mencapai 295 Nm, sehingga akselerasi di putaran bawah terasa lebih agresif dan responsif.
Salah satu keunggulan utama dari Chery C5 CSH adalah efisiensi bahan bakar. Dalam pengujian nyata rute Jakarta–Semarang, mobil ini mencatat konsumsi bahan bakar hingga 25 km per liter berdasarkan Multi-Information Display (MID). Rata-rata konsumsi ketika tiba di tujuan tercatat sekitar 18,5 km/l, jauh lebih irit dibandingkan SUV konvensional dengan mesin turbo sekelas. Menariknya, meski tanpa fitur Idling Start Stop, sistem hybrid ini mampu mengatur perpindahan tenaga secara pintar antara mesin bensin dan motor listrik.
Dari aspek keselamatan dan teknologi, Chery C5 CSH tampil lebih unggul. Sistem Advanced Driver Assistance System (ADAS) pada varian hybrid lebih lengkap dengan fitur Lane Change Assist (LCA), Forward Collision Warning (FCW), Lane Departure Prevention (LDP), dan Intelligent Headlamp Control (IHC). Tambahan airbag seperti front middle airbag dan passenger airbag (PAB) juga turut menaikkan standar keselamatan. Layar infotainment pada C5 CSH berukuran 12,3 inci yang lebih besar dan kaya fitur dibanding phiên bản bensin.
Berikut rincian perbedaan utama Chery C5 bensin dan C5 CSH secara singkat:
1. Jenis Mesin:
– C5 Bensin: 1.5 TGDI bensin
– C5 CSH: 1.5 turbo + motor listrik
2. Sistem Hybrid:
– C5 Bensin: Tidak ada
– C5 CSH: Chery Super Hybrid (CSH)
3. Transmisi:
– C5 Bensin: 6-percepatan Dual-Clutch Transmission (DCT)
– C5 CSH: Dedicated Hybrid Transmission (DHT)
4. Tenaga Mesin Bensin:
– C5 Bensin: 108 kW (146,8 Tk)
– C5 CSH: 105 kW (142,7 Tk)
5. Torsi Mesin Bensin:
– C5 Bensin: 230 Nm
– C5 CSH: 215 Nm
6. Tenaga Motor Listrik:
– C5 Bensin: –
– C5 CSH: 150 kW (203,9 Tk)
7. Torsi Motor Listrik:
– C5 Bensin: –
– C5 CSH: 310 Nm
8. Torsi Gabungan:
– C5 Bensin: –
– C5 CSH: 295 Nm
9. Karakter Berkendara:
– C5 Bensin: Konvensional, responsif
– C5 CSH: Halus, instan di putaran bawah
10. Efisiensi Bahan Bakar:
– C5 Bensin: Standar mesin turbo
– C5 CSH: Hingga 25 km/l (MID)
11. Sistem ADAS:
– C5 Bensin: Standar
– C5 CSH: Lebih lengkap dengan LCA, FCW, LDP, IHC
12. Airbag:
– C5 Bensin: Standar
– C5 CSH: Ada tambahan front middle airbag dan PAB
13. Layar Infotainment:
– C5 Bensin: Lebih kecil
– C5 CSH: 12,3 inci
Pada segi harga, meskipun Chery belum mengumumkan resmi banderol C5 CSH, diprediksi berada di kisaran di atas Tiggo Cross CSH yang dijual Rp 329 juta OTR Jakarta dan di bawah Tiggo 8 CSH. Ini berarti konsumen yang menginginkan SUV modern dengan efisiensi bahan bakar serta performa mumpuni lebih layak mempertimbangkan varian hybrid.
Secara keseluruhan, Chery C5 CSH menawarkan keunggulan signifikan dalam hal efisiensi dan teknologi tanpa mengorbankan tenaga secara drastis. Sementara versi bensin lebih sederhana dengan karakter penggerak konvensional dan harga cenderung lebih terjangkau. Pilihan mana yang lebih “worth it” bergantung pada kebutuhan pengendaraan dan prioritas efisiensi versus biaya awal pembelian.
