GAC Indonesia akan meluncurkan MPV hybrid 7-seater terbaru pada gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, yang dijadwalkan berlangsung dalam dua hari mendatang. Mobil ini dipersiapkan untuk bersaing di segmen MPV premium yang selama ini didominasi oleh Toyota Alphard dan BYD Denza D9.
Belum diumumkan secara resmi nama model dari MPV hybrid ini. Namun, berdasarkan portofolio global GAC, mobil terbaru ini kemungkinan besar merupakan varian GAC E9 yang sudah dikenal sebagai plug-in hybrid (PHEV) kelas premium. GAC E9 menawarkan kombinasi mesin bensin dan motor listrik dengan output bertenaga besar dan fitur kenyamanan mewah.
Desain dan Kapasitas Kabin
Dimensi GAC E9 cukup lapang, sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia yang mencari ruang kabin luas untuk keluarga mapan. Kabin didesain menyerupai lounge mewah demi memberikan kenyamanan optimal. Pada baris kedua, jok captain seat dilengkapi dengan fitur pijat, pemanas, dan ventilasi udara untuk kenyamanan penumpang.
Fitur hiburan juga menonjol dengan layar sentuh 14,6 inci di tengah untuk pengaturan multimedia. Untuk pengemudi tersedia panel instrumen digital ukuran 12,3 inci serta layar 12,3 inci tambahan di depan penumpang depan. Sistem audio premium, pencahayaan ambient, dan panoramic sunroof melengkapi suasana kabin mewah.
Dapur Pacu dan Performa
Sistem penggerak yang digunakan berupa plug-in hybrid yang menggabungkan mesin bensin 2.0 liter dan motor listrik. Total output tenaga mencapai 373 hp dengan torsi puncak sebesar 630 Nm. Dengan mode listrik murni, GAC E9 mampu menempuh jarak hingga 136 km tanpa emisi gas buang.
Kemampuan jarak tempuh total ketika gabungan mesin bensin dan motor listrik dioperasikan mencapai 1.032 km, menjadikan mobil ini hemat bahan bakar dan praktis untuk perjalanan jarak jauh. Angka ini menunjukkan kapasitas baterai yang besar dan efisiensi sistem hybrid sangat optimal.
Fitur Keselamatan dan Konektivitas
GAC Indonesia menempatkan MPV hybrid ini di kelas premium dengan kemampuan lengkap. Fitur keselamatan aktif dan pasif yang canggih dihadirkan untuk menunjang perlindungan penumpang. Sistem konektivitas mutakhir dan hiburan interaktif juga menjadi standar, menyesuaikan kebutuhan pengguna kendaraan modern.
Rencananya, peluncuran MPV hybrid 7-seater ini akan menjadi sorotan di IIMS 2026 sebagai produk unggulan GAC. Kehadiran mobil ini di pasar Indonesia akan menambah alternatif pilihan MPV mewah dengan teknologi ramah lingkungan.
Perbandingan dengan Kompetitor
GAC E9 akan bersaing ketat dengan Toyota Alphard dan BYD Denza D9 yang sudah lebih dulu eksis di segmen MPV premium. Kelebihan dari GAC terletak pada kombinasi teknologi PHEV dengan jarak tempuh elektrik yang kompetitif serta fitur kabin yang sangat lengkap.
Sedangkan Alphard masih dominan dengan mesin bensin tradisional dan renovasi fitur mewah. Denza D9 sebagai MPV listrik juga menjadi pesaing dalam hal teknologi ramah lingkungan, tetapi GAC menawarkan model hybrid yang bisa menjadi pilihan alternatif bagi konsumen yang belum siap beralih ke kendaraan listrik penuh.
Harga dan Ketersediaan
Meski harga resmi belum diumumkan, GAC Indonesia diperkirakan akan memposisikan MPV hybrid ini dengan harga bersaing untuk kelas premium. Dengan fitur lengkap dan performa unggul, produk ini diyakini dapat menarik minat konsumen yang mencari kombinasi kenyamanan, teknologi, dan efisiensi bahan bakar.
Persiapan peluncuran yang matang pada IIMS 2026 menunjukkan komitmen GAC untuk menancapkan eksistensi di pasar otomotif Indonesia, khususnya segmen MPV mewah yang terus berkembang.
Kehadiran MPV hybrid tujuh penumpang GAC menandai era baru kompetisi dalam menghadirkan kendaraan keluarga dengan teknologi hijau. Mobil ini menyasar pasar kelas atas yang semakin menyadari pentingnya efisiensi bahan bakar dan fitur keselamatan modern tanpa mengorbankan kenyamanan dan prestise.







