PT Chery Sales Indonesia (CSI) secara resmi memperkenalkan Chery C5 CSH di gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Mobil ini merupakan SUV hybrid yang menyasar segmen medium, dengan harga yang sangat kompetitif di kisaran Rp 300 jutaan. Peluncuran ini menjadi langkah strategis Chery untuk menghadirkan pilihan yang lebih luas bagi konsumen Indonesia di segmen kendaraan ramah lingkungan.
Chery C5 CSH hadir untuk melawan dominasi SUV hybrid Jepang yang sudah lebih dulu hadir seperti Toyota Yaris Cross dan Honda HR-V Hybrid. Model ini didesain sebagai SUV medium dengan kapasitas penumpang lima orang serta teknologi hybrid canggih. Direktur Pemasaran PT CSI, Budi Darmawan Jantania, menyampaikan bahwa Chery menerapkan strategi “All Powertrain Line up” yang mencakup varian mesin konvensional, hybrid CSH, hingga kendaraan listrik (BEV). Chery C5 CSH menjadi varian hybrid baru yang melengkapi jajaran produk mereka.
Dimensi dan Desain
Chery C5 CSH memiliki dimensi yang cukup proporsional di kelas SUV medium. Panjang mobil mencapai 4.447 mm, lebar 1.824 mm, dan tinggi 1.588 mm dengan jarak antar roda (wheelbase) 2.610 mm. Dimensi tersebut memberikan ruang kabin yang lega dan kenyamanan bagi lima penumpang dewasa. Secara desain, mobil ini mengusung gaya modern dengan lekukan dinamis dan tampilan depan yang terinspirasi desain kendaraan premium dari pasar global.
Mesin dan Performa
Mobil ini menggunakan mesin 1.498 cc empat silinder berteknologi turbo hybrid. Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi Direct Hybrid Transmission (DHT) yang efisien dan responsif. Perpaduan teknologi tersebut menghasilkan tenaga maksimum sebesar 150 kW dan torsi puncak hingga 310 Nm. Dengan tenaga tersebut, Chery C5 CSH mampu melaju dari posisi diam hingga 100 km/jam dalam waktu 7,9 detik serta mencapai kecepatan maksimum 175 km/jam.
Sistem hybrid dilengkapi baterai dengan kapasitas 1,83 kWh, yang memungkinkan pengoptimalan penggunaan bahan bakar serta pengurangan emisi. Tangki bahan bakar berkapasitas 51 liter mampu mendukung perjalanan sejauh 1.000 km dalam kondisi tangki penuh. Jarak tempuh ini setara dengan perjalanan pulang-pergi Jakarta-Semarang, menunjukkan efisiensi konsumsi bahan bakarnya sangat tinggi.
Fitur Keselamatan dan Teknologi Modern
Chery melengkapi C5 CSH dengan teknologi Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) yang terdiri dari 14 fitur. Fitur-fitur ADAS ini mendukung pengemudi dalam menghindari potensi risiko di jalan dengan berbagai bantuan, mulai dari pengereman otomatis hingga deteksi area blind spot. Selain itu, keamanan penumpang juga diperkuat dengan keberadaan tujuh kantung udara (airbag) yang tersebar di berbagai titik kabin.
Harga dan Posisi di Pasar
Keunggulan utama Chery C5 CSH adalah harga yang sangat bersaing. Dengan banderol mulai dari Rp 399 juta on the road Jakarta, mobil ini dianggap sebagai SUV hybrid medium yang menawarkan nilai lebih dibandingkan kompetitor Jepang yang biasa dipasarkan dengan harga lebih tinggi. Harga ini turut memperkuat reputasi mobil-mobil China yang menawarkan produk lengkap dengan fitur modern namun tetap ekonomis.
Spesifikasi Singkat Chery C5 CSH
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Tipe Mesin | 1.498 cc Turbo Hybrid 4-silinder |
| Tenaga Maksimal | 150 kW |
| Torsi Maksimal | 310 Nm |
| Kapasitas Tangki | 51 liter |
| Jarak Tempuh | 1000 km (full tank) |
| Kecepatan Maksimal | 175 km/jam |
| Akselerasi 0-100 km/jam | 7,9 detik |
| Kapasitas Penumpang | 5 orang |
| Fitur Keamanan | 7 airbag, 14 fitur ADAS |
| Harga | Rp 399 juta (OTR Jakarta) |
Peluncuran Chery C5 CSH ini menunjukkan kesiapan Chery untuk bersaing di segmen kendaraan hybrid yang semakin diminati di Indonesia. Harga yang kompetitif, performa tangguh, dan fitur keselamatan canggih menjadi kombinasi menarik bagi pembeli yang mencari kendaraan ramah lingkungan namun tetap bertenaga dan nyaman. Dengan jajaran varian lengkap dari ICE hingga hybrid dan BEV, Chery berupaya memenuhi kebutuhan konsumen otomotif masa kini.
Mobil ini bukan hanya menambah pilihan SUV hybrid di pasar, tapi juga memperkuat posisi Chery di pasar nasional. Konsumen yang ingin memiliki kendaraan hybrid dengan kualitas baik dan harga masuk akal kini memiliki opsi lain selain produk Jepang. Keputusan untuk mengadopsi teknologi hybrid juga menunjukkan perhatian produsen terhadap tren otomotif global yang fokus pada kendaraan rendah emisi.
