Ducati Lenovo Team resmi memulai persiapan musim MotoGP 2026 dengan peluncuran livery spesial yang menandai perayaan 100 tahun Ducati. Momentum ini sekaligus membawa harapan besar bagi tim Borgo Panigale untuk mencapai kemenangan ke-100 di kelas utama MotoGP.
Livery baru mengusung warna Rosso Centenario matt, dipadukan dengan dua garis putih ikonik yang mengingatkan pada sejarah panjang Ducati dalam dunia balap motor. Motor Desmosedici GP edisi spesial ini akan dikendarai oleh Marc Márquez dan Francesco “Pecco” Bagnaia sepanjang musim 2026.
Peluncuran dan Jadwal Debut
Momen bersejarah ini dilangsungkan dalam event Campioni in Pista di Madonna di Campiglio, Trentino, Italia. Motor baru ini dijadwalkan melakukan debut balap pada Grand Prix Thailand, 1 Maret 2026, setelah mengikuti sesi uji coba resmi di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada awal Februari.
Tim Ducati Lenovo memasuki ajang musim baru ini dengan modal yang kuat. Pada musim sebelumnya, mereka berhasil meraih Triple Crown, yaitu gelar pembalap, tim, dan konstruktor, untuk ketiga kalinya dalam sejarah tim.
Dominasi Ducati Lenovo Team
Pada musim lalu, Ducati meraih 13 kemenangan balapan, jumlah yang sama dengan pencapaian musim sebelumnya. Total kemenangan tim kini mencapai angka 99, menempatkan Ducati di jalur yang tepat untuk menyambut kemenangan ke-100 yang sangat dinantikan.
Selain itu, Ducati juga mengukir sejarah dengan meraih gelar konstruktor keenam secara beruntun. Marc Márquez memimpin klasemen dengan total 545 poin, rekor poin tertinggi dalam satu musim bagi tim.
Makna Musim 2026
CEO Ducati Motor Holding Claudio Domenicali menyatakan bahwa kekuatan utama Ducati Lenovo Team terletak pada sinergi antara pembalap, teknologi motor, dan filosofi kerja yang konsisten. Menurut Domenicali, dengan duet juara dunia seperti Márquez dan Bagnaia, tim memiliki potensi maksimal.
Warna Rosso Centenario yang diaplikasikan pada livery bukan hanya soal estetika, melainkan juga penghormatan terhadap sejarah awal Ducati. Warna merah tua tersebut terinspirasi dari Ducati 60 produksi pertama pada 1949 dan Gran Sport “Marianna,” motor balap pertama rancangan Fabio Taglioni pada 1955.
General Manager Ducati Corse, Luigi Dall’Igna, menyebut bahwa musim 2026 adalah waktu yang tepat untuk merayakan prestasi sekaligus menjalankan misi kompetitif. Target utama tim adalah meraih gelar konstruktor ketujuh berturut-turut dan gelar pembalap keenam di ajang MotoGP.
Target dan Harapan Pembalap
Marc Márquez mengaku musim 2026 merupakan lanjutan dari perjuangannya untuk bangkit pasca cedera. Ia menyatakan Desmosedici GP adalah motor paling andal dan kompetitif yang pernah ia kendarai. Tes di Sepang nanti diharapkan menjadi tolok ukur kesiapan motor dan tim.
Sementara itu, Bagnaia optimistis menghadapi musim baru setelah menghadapi banyak tantangan pada musim sebelumnya. Baginya, momen 100 tahun Ducati menjadi pemicu semangat untuk kembali bersaing sebagai pembalap utama di kejuaraan.
Kombinasi Keunggulan Teknik dan Ambisi
Ducati Lenovo Team tidak hanya memperkenalkan livery baru, tetapi juga mempersiapkan seluruh aspek teknis dan personal dengan matang. Filosofi kerja yang solid menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi di tengah persaingan ketat MotoGP.
Kombinasi antara pengalaman Marc Márquez dan ketangguhan Francesco Bagnaia memberikan optimisme tinggi bagi Ducati dalam mempertahankan dominasinya. Catatan kemenangan, rekor poin, serta gelar juara menunjukkan kesiapan tim menghadapi perubahan regulasi besar yang dijadwalkan mulai 2027.
Dengan semangat seratus tahun Ducati dan target ambisius untuk memetik kemenangan ke-100, musim MotoGP 2026 akan menjadi panggung penting bagi Ducati Lenovo Team. Mereka tidak hanya merayakan masa lalu yang gemilang, tetapi juga menatap masa depan dengan penuh keyakinan dan strategi matang.
