Li Auto Capai 4.000 Stasiun Supercharger, Perkuat Infrastruktur untuk Model BEV di China

Author: Qoo Media

Li Auto telah mencapai tonggak penting dengan mengoperasikan lebih dari 4.000 stasiun supercharging. Pencapaian ini terjadi hanya sekitar enam bulan setelah peluncuran stasiun ke-3.000 pada akhir Juli 2025. Saat ini, Li Auto mengelola total 4.001 stasiun supercharging yang tersebar di seluruh China.

Sebagai salah satu produsen mobil terkemuka di China, Li Auto fokus mengembangkan jaringan pengisian daya mandiri sebagai strategi utama. Jaringan ini menjadi landasan persiapan peluncuran model kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) yang sedang mereka kembangkan.

Perluasan Jaringan Supercharging Li Auto
Li Auto memulai uji coba stasiun pengisian ultra-cepat pertamanya pada April 2023. Langkah ini diambil menjelang debut resmi model BEV agar pengguna memperoleh akses pengisian daya yang cepat dan optimal. Selain pengelolaan jaringan sendiri, Li Auto juga mengintegrasikan 3.419 stasiun pengisian pihak ketiga dengan daya puncak di atas 200 kW. Selain itu, mereka menambahkan akses ke 76.937 stasiun fast-charging generasi ketiga dalam aplikasinya.

Dibandingkan dengan pesaing domestik, Nio Inc mengoperasikan 4.898 stasiun pengisian di China, yang mencakup fasilitas pengisian lambat dan supercharging. Nio juga mengelola 3.729 stasiun pertukaran baterai (battery swap) yang menjadi ciri khas mereka. Walaupun begitu, fokus Li Auto pada jaringan stasiun supercharging mandiri menunjukkan komitmen kuat terhadap dukungan layanan pelanggan secara langsung.

Strategi Produk dan Tantangan Pasar
Pada Maret lalu, Li Auto meluncurkan model BEV pertamanya, Li Mega MPV, yang merupakan kendaraan multi guna. Sebelumnya, semua kendaraan mereka mengadopsi teknologi extended-range electric vehicle (EREV). Kemudian, pada Juli 2025, perusahaan melanjutkan ekspansi dengan peluncuran Li i8, SUV listrik murni enam kursi sebagai model BEV kedua.

Pada September tahun lalu, giliran Li i6 yang hadir sebagai SUV lima kursi, melengkapi jajaran BEV Li Auto menjadi tiga model. Meskipun demikian, pasar menghadirkan tantangan signifikan dengan penurunan penjualan untuk lini EREV mereka akibat persaingan yang semakin sengit. Produksi untuk dua model listrik murni pun terkendala, seperti terlihat pada keterlambatan pengiriman Li i6 karena pasokan baterai yang tidak mencukupi.

Penyesuaian Strategi dan Inovasi Masa Depan
Menanggapi dinamika pasar, Li Auto berupaya melakukan penyesuaian strategi dengan mengedepankan kembali segmen EREV. Langkah ini dimaksudkan untuk mempertahankan pangsa pasar serta memberikan solusi bagi pelanggan setia sambil menyempurnakan lini BEV.

Selain itu, Li Auto mulai memperkenalkan versi terbaru dari model flagship mereka, Li L9. Versi pembaruan ini mengusung kecanggihan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang diharapkan dapat meningkatkan pengalaman berkendara. Generasi baru Li L9 dijadwalkan diluncurkan secara resmi pada kuartal kedua tahun ini dan disebut-sebut sebagai loncatan inovatif signifikan.

Dampak Jaringan Supercharging Bagi Pengguna
Jaringan stasiun supercharging Li Auto yang kini mencapai lebih dari 4.000 titik memberikan kemudahan akses pengisian daya cepat bagi pemilik kendaraan. Infrastruktur ini juga menunjang penggunaan kendaraan listrik dalam skala masif, mempercepat adopsi teknologi ramah lingkungan di China.

Adapun fitur integrasi akses ke stasiun pengisian pihak ketiga serta fast-charging generasi ketiga semakin memperkuat fleksibilitas pengisian bagi pengguna. Hal ini menjadi keunggulan kompetitif Li Auto di tengah persaingan sengit industri otomotif listrik.

Fakta Penting Mengenai Jaringan Pengisian Li Auto:

  1. Telah mengoperasikan 4.001 stasiun supercharging mandiri.
  2. Mulai uji coba ultra-fast charging sejak April 2023.
  3. Integrasi 3.419 stasiun pihak ketiga dengan daya di atas 200 kW.
  4. Terhubung dengan 76.937 stasiun fast-charging generasi ketiga.
  5. Memiliki jaringan yang bersaing dengan Nio, pesaing utama di pasar domestik.

Stasiun pengisian Li Auto menjadi elemen penting dalam mendukung pasar kendaraan listrik yang terus berkembang pesat di China. Dengan terus memperluas jaringan dan menyesuaikan strategi produk, perusahaan menunjukkan komitmen untuk berinovasi dan mendukung transisi ke kendaraan listrik secara menyeluruh.

Terbaru