Maxus kembali menunjukkan komitmennya terhadap pasar kendaraan listrik Indonesia dengan menghadirkan dua produk unggulan di ajang pameran otomotif terbesar, IIMS 2026. Pada ajang yang diselenggarakan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Maxus memperkenalkan Mifa 7 dan Mifa 9 sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi di segmen electric vehicle (EV) nasional.
Kedua mobil listrik ini dirancang dengan berbagai fitur modern yang mendukung percepatan adopsi elektrifikasi di Indonesia. Menurut Elisa P. Tobing, National Sales & DND Head Indomobil Energi Baru, pasar kendaraan listrik di Tanah Air kini sudah memasuki fase yang lebih matang. Konsumen menuntut kendaraan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga didukung oleh sistem dan layanan purna jual yang kuat.
Fitur dan Spesifikasi Maxus Mifa 7 dan Mifa 9
Maxus Mifa 7 hadir sebagai MPV listrik yang mampu menampung tujuh penumpang. Kendaraan ini mengandalkan baterai berkapasitas 90 kWh yang memungkinkan jarak tempuh mencapai 570 km berdasarkan pengujian NEDC. Dengan kemampuan ini, Mifa 7 sangat cocok untuk mobilitas harian keluarga yang mendambakan kenyamanan sekaligus efisiensi.
Sementara itu, Maxus Mifa 9 menyasar segmen premium dengan konfigurasi empat kursi mewah di baris pertama dan kedua. MPV listrik ukuran besar ini juga menggunakan baterai 90 kWh, dengan jarak tempuh hingga 520 km per pengisian daya (NEDC). Desain dan fitur dalam Mifa 9 menekankan pada elastisitas penggunaan dan kenyamanan, cocok bagi konsumen yang menginginkan pengalaman mewah tanpa mengorbankan efisiensi energi.
Dua model ini telah memperoleh rating keselamatan bintang lima dari Euro NCAP, menegaskan standar kualitas dan keamanan kelas dunia yang diterapkan Maxus. Penilaian ini menambah nilai jual sekaligus memperkuat kepercayaan konsumen terhadap kendaraan listrik yang ditawarkan.
Produksi Lokal dan Strategi Ekspansi
Maxus mengambil langkah penting dengan mempersiapkan produksi lokal melalui skema Completely Knocked Down (CKD). Produksi secara CKD ini tidak hanya menyesuaikan dengan standar manufaktur global yang ketat, tetapi juga menguntungkan dari segi efisiensi biaya dan ketersediaan produk di pasar domestik.
Selain fokus pada produksi, Maxus gencar memperkuat jaringan distribusi serta layanan purna jual. Perusahaan berencana membuka sampai dengan 20 dealer di wilayah strategis Indonesia pada tahun ini. Ekspansi jaringan ini diharapkan dapat mendukung konsumen kendaraan listrik dengan layanan yang lebih dekat dan menyeluruh.
Titik penting dari strategi ini adalah membangun kepercayaan dan memudahkan konsumen untuk memiliki serta merawat mobil listrik. Ketersediaan dealer dan layanan yang handal sangat krusial dalam memastikan pengalaman kepemilikan kendaraan listrik yang memuaskan.
Mendorong Elektrifikasi yang Lebih Luas
Maxus tidak hanya menghadirkan produk unggulan tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem elektrifikasi di Indonesia. Meningkatnya minat terhadap kendaraan listrik menciptakan tantangan baru seperti kesiapan infrastruktur pengisian, dukungan dari pemerintah, dan edukasi konsumen.
Fokus Maxus pada kualitas kendaraan, keselamatan, serta layanan jangka panjang menjadi modal penting bagi pengembangan pasar EV yang berkelanjutan. Dengan demikian, Maxus berupaya menjembatani kebutuhan konsumen yang semakin cerdas dan menginginkan kendaraan listrik yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga dapat diandalkan dalam berbagai kondisi penggunaan sehari-hari.
Melalui kehadiran Maxus Mifa 7 dan 9 di IIMS, serta rencana produksi dan ekspansi yang solid, Maxus berusaha merealisasikan visi sebagai penyedia solusi mobilitas listrik yang terpercaya dan berorientasi masa depan di pasar Indonesia. Kedua model ini diharapkan mampu menjadi pilihan utama bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan tanpa mengorbankan fitur dan kenyamanan.
Baca selengkapnya di: otomotif.katadata.co.id






