Nissan kembali menghidupkan semangat off-road dengan menghadirkan kembali dua model SUV legendarisnya. Fokus utama mereka adalah mengembalikan citra tangguh dan kemampuan empat roda yang kuat melalui pembaruan Nissan Pathfinder dan kembalinya Nissan Xterra.
Perusahaan asal Jepang ini sedang melakukan perombakan strategi dengan memperkuat jajaran kendaraan body-on-frame yang lebih kokoh. Nissan bertujuan meningkatkan penjualan menjadi 1 juta unit per tahun pada akhir 2027. Dalam perjalanannya, merek ini berusaha menarik kembali penggemar off-road dengan menghadirkan model-model klasik yang diperbarui.
Kebangkitan SUV Body-on-Frame
Nissan menggeser fokus dari crossover berbasis unibody ke kendaraan dengan rangka bodi terpisah (body-on-frame). Pendekatan ini adalah ciri khas SUV tangguh di masa lalu yang menawarkan keandalan dan kemampuan off-road lebih baik. Pathfinder yang selama ini mengandalkan platform mobil penumpang kini benar-benar akan bertransformasi ke rangka truk.
Perubahan ini berarti Pathfinder generasi berikutnya akan berbagi rangka tangga baru dengan Nissan Xterra yang sudah dikonfirmasi akan kembali dipasarkan. Infiniti juga tidak ketinggalan, mereka akan merilis varian mewah QX60 berbasis rangka baru ini.
Mengembalikan Kredibilitas Off-Road Pathfinder
Nissan Pathfinder terakhir kali menggunakan rangka truk pada generasi ketiga “R51” yang berakhir produksi pada 2012. Sejak itu, Pathfinder beralih ke platform “D platform” yang membuatnya kehilangan karakter off-road sejatinya. Kini Nissan berkomitmen mengembalikan jati diri kendaraan ini sebagai off-roader sejati.
Model baru ini akan menjadi Pathfinder pertama dalam hampir 20 tahun yang menggunakan rangka terpisah, sekaligus menyegarkan warisan mobil ini yang awalnya berdasar pada platform truk Nissan Hardbody yang legendaris. Pendekatan body-on-frame ini dikenal oleh para penggemar off-road sebagai design yang kuat dan tangguh.
Nissan Xterra Kembali ke Pasar
Kebangkitan model Xterra mendapat sambutan hangat dari penggemar kendaraan off-road. Xterra yang sudah lama vakum akan hadir kembali dengan teknologi baru namun mempertahankan DNA petualang dan ketangguhan medan sulit.
Peluncuran resmi Xterra diumumkan di LA Auto Show 2025 oleh Michael Soutter, Wakil Presiden Senior Nissan Amerika. Kembalinya Xterra diharapkan dapat bersaing dan memenuhi tren eksplorasi alam yang tumbuh pesat setelah pandemi.
Strategi Nissan dalam Menghidupkan Kembali Semangat Off-Road
Rencana Nissan tidak hanya sekadar menghadirkan kendaraan baru, tetapi juga memperkuat divisi performa mereka, NISMO, guna memperkuat posisi di segmen yang kompetitif. Langkah ini juga dimaksudkan untuk menyaingi Toyota dengan lini Gazoo Racing-nya.
Beberapa poin penting dari kebangkitan Nissan ini adalah:
- Penggunaan body-on-frame pada SUV utama untuk kemampuan dan durabilitas maksimal.
- Menghadirkan kembali model klasik, seperti Xterra, agar lebih menarik bagi penggemar off-road.
- Menyegarkan citra brand melalui penambahan model performa dan kemewahan (Infiniti QX60).
- Target penjualan agresif hingga 1 juta unit per tahun pada akhir 2027.
- Memperkuat daya saing dengan berinvestasi di segmen sport dan off-road.
Dampak Kebangkitan SUV Nissan
Dengan pendekatan baru ini, Nissan akan mendapatkan peluang besar untuk mengembalikan kepercayaan konsumen sekaligus meramaikan pasar SUV off-road yang saat ini sedang berkembang. Peralihan ke rangka tangga diperkirakan akan memunculkan reaksi dari kompetitor yang mungkin juga akan ikut mengubah strategi produk mereka.
Nissan juga terlihat serius menetapkan era baru yang lebih bersemangat dan fun-to-drive, mengingat bahwa sebelumnya brand ini sempat digeser citranya menjadi lebih komuter dan keluarga. Kini mereka berupaya mengembalikan aura sporty dan petualang yang sudah lama melekat di benak konsumen.
Dengan memperbaharui dua model off-roader legendaris, Nissan menunjukkan fokus kuat pada tren overlanding dan petualangan off-road yang makin digemari. Transformasi ini dapat dianggap sebagai langkah strategis yang cermat untuk memenangkan hati penggemar SUV tangguh dan meningkatkan posisi merek Nissan di pasar global.





