China mencatat peningkatan signifikan dalam pemasangan baterai kendaraan listrik (EV) dengan kapasitas mencapai 42 GWh pada Januari, menunjukkan pertumbuhan tahunan sebesar 8,4%. Meskipun demikian, angka ini menurun drastis sebesar 57,2% dibandingkan dengan bulan Desember tahun sebelumnya. Data ini diungkap oleh China Automotive Battery Innovation Alliance (CABIA) yang memantau tren baterai untuk EV di pasar domestik dan ekspor.
Dominasi Baterai LFP dalam Pemasangan
Baterai lithium iron phosphate (LFP) tetap menjadi pilihan dominan di pasar China, dengan instalasi mencapai 32,7 GWh yang mewakili 77,7% dari total pemasangan baterai listrik pada Januari. Peningkatan tahunan pemasangan baterai LFP mencapai 8,1%, meskipun terjadi penurunan sebesar 59,1% bila dibandingkan dengan Desember. Dominasi tersebut menunjukkan kepercayaan pasar terhadap baterai LFP yang dikenal lebih stabil, lebih murah, dan aman untuk kendaraan listrik yang diproduksi massal.
Sementara itu, baterai lithium ternary yang lebih mahal dan berdaya simpan energi besar mencatat pemasangan sebesar 9,4 GWh, atau 22,3% dari total. Angka ini naik 9,6% dibandingkan tahun sebelumnya, tetapi juga mengalami penurunan 48,6% jika dibandingkan bulan Desember sebelumnya.
Produksi Baterai dan Ekspor Menguat
Pada Januari, total produksi baterai tenaga dan penyimpanan energi di China tercatat mencapai 168 GWh. Volume ini tumbuh hingga 55,9% dari periode yang sama tahun lalu, walau turun 16,7% dibandingkan Desember. Produksi baterai LFP mencapai 136,7 GWh, meningkat 57,1% secara tahunan tetapi menurun 14,8% dari bulan Desember. Produksi baterai ternary berjumlah 31,3 GWh yang bertumbuh 51,1% secara tahunan dan turun 23,1% dibandingkan Desember.
Nilai ekspor baterai tenaga dan penyimpanan energi juga mengalami kenaikan. Pada Januari, total volume ekspor baterai mencapai 24,1 GWh, meningkat 38,3% tahunan tetapi menurun 26% dibandingkan Desember. Dari jumlah tersebut, baterai tenaga menyumbang 17,7 GWh atau 73,3% dari total ekspor, sedangkan baterai penyimpanan menyumbang 6,4 GWh. Ekspor baterai tenaga melaju 59,3% dari tahun sebelumnya meskipun turun 7,1% dari bulan sebelumnya. Ekspor baterai penyimpanan sedikit bertambah 1,4% dari tahun lalu dengan penurunan 52,6% jika dibandingkan Desember.
| Tabel Perbandingan Pemasangan Baterai China Januari (GWh) | Jenis Baterai | Kapasitas Januari | Persentase Total | Pertumbuhan YoY | Penurunan MoM |
|---|---|---|---|---|---|
| LFP | 32,7 | 77,7% | +8,1% | -59,1% | |
| Lithium Ternary | 9,4 | 22,3% | +9,6% | -48,6% |
Dinamika Pasar dan Implikasi Industri
Penurunan kapasitas pemasangan baterai dari Desember ke Januari merupakan pola musiman yang biasa terjadi akibat pergeseran produksi dan permintaan menjelang tahun baru. Meskipun demikian, pertumbuhan tahunan yang positif mencerminkan robustnya permintaan domestik dan daya saing produsen baterai China di pasar global.
LFP yang mendominasi pasar menyumbang kontribusi utama terhadap pertumbuhan produksi dan ekspor. Keunggulan LFP dalam hal biaya dan keamanan menjadikannya pilihan utama untuk segmen kendaraan listrik ekonomis dan menengah. Sementara baterai ternary yang berkembang tetap diminati pada segmen kendaraan premium yang membutuhkan kapasitas energi lebih besar.
Eksport baterai China juga terus tumbuh secara signifikan, menandakan peran utama China sebagai pusat manufaktur baterai bagi pasar EV internasional. Peningkatan hingga 59,3% dalam ekspor baterai tenaga menunjukkan permintaan global akan teknologi baterai yang efisien dari China.
Tren dan Proyeksi Pasar Baterai China
Peta produksi dan pemasangan baterai tenaga China menunjukkan tren kenaikan yang stabil selama beberapa tahun terakhir. Data historis mencatat kenaikan pemasangan dari angka sekitar 32,3 GWh pada Januari dua tahun lalu ke 42 GWh dalam laporan terbaru. Produksi baterai juga meningkat seiring dengan investasi pada teknologi dan kapasitas pabrik baterai.
Para pelaku industri dan analis memperkirakan bahwa inovasi teknologi serta kebijakan dukungan pemerintah China akan terus mendorong pertumbuhan pasar baterai EV dan penyimpanan energi. Hal ini penting mengingat upaya global untuk mengurangi emisi karbon dan bertransisi ke kendaraan ramah lingkungan.
Pemahaman terhadap data pemasangan, produksi, dan ekspor baterai sangat vital untuk strategi bisnis dan kebijakan energi. China sebagai pemimpin pasar menunjukkan bagaimana dinamika baterai EV dapat merefleksikan tren mobilitas listrik secara global.
Dengan data dan tren ini, industri kendaraan listrik dan baterai di China diperkirakan akan terus berkembang secara signifikan, mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik dan teknologi penyimpanan energi secara luas di masa depan.
