Penggunaan gagang pintu tersembunyi pada mobil mulai dilarang di Cina per 1 Januari 2027. Regulasi ini muncul sebagai respons terhadap risiko keselamatan yang cukup tinggi dari desain gagang pintu model tersebut.
Cina mengeluarkan standar nasional wajib bernama "Persyaratan Teknis Keselamatan Gagang Pintu Otomotif" (GB 48001-2026). Standar ini mewajibkan semua pintu mobil memiliki gagang yang dapat dibuka secara mekanis, baik dari luar maupun dalam.
Bahaya Gagang Pintu Tersembunyi dalam Situasi Darurat
Data menunjukkan bahwa sekitar 60 persen mobil listrik dan kendaraan energi baru (NEV) di pasar Cina menggunakan gagang pintu tersembunyi hingga April 2025. Namun, desain ini justru menimbulkan masalah serius ketika terjadi kecelakaan.
Pada kondisi tabrakan parah, sistem listrik kendaraan seringkali mati total. Hal ini membuat gagang pintu tersembunyi yang bergantung pada listrik sulit atau tidak bisa dibuka. Kondisi ini menjadi hambatan besar dalam evakuasi dan penyelamatan korban kecelakaan.
Zhang Hong, anggota komite ahli Asosiasi Dealer Mobil Cina, menegaskan masalah lain, yakni kabel pengoperasian gagang pintu yang bisa rusak saat kecelakaan. Jika kabel ini putus, gagang pintu tidak bisa digunakan sama sekali. Selain itu, cuaca ekstrem seperti pembekuan juga membuat gagang tersembunyi macet dan sulit untuk dibuka.
Persyaratan Standar Nasional Baru Gagang Pintu Mobil Cina
Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Cina menetapkan tiga persyaratan utama dalam standar keselamatan gagang pintu mobil baru yang berlaku mulai 1 Januari 2027, sebagai berikut:
-
Ukuran minimum ruang tangan
Pegangan pintu harus memiliki ruang tangan luar minimal 60×25×20 mm agar mudah dioperasikan secara manual. -
Kemampuan pembukaan mekanis tanpa listrik
Setiap gagang harus dapat dibuka secara manual meskipun daya listrik terputus, termasuk perangkat darurat mekanis untuk membuka kunci. - Pembukaan manual dalam kondisi ekstrim
Gagang pintu tetap harus bisa dibuka secara mekanis saat terjadi kecelakaan, kebakaran, atau cuaca sangat dingin yang bisa menyebabkan pembekuan.
Prinsip utama dari ketiga poin ini adalah memastikan keselamatan penumpang dengan menyediakan opsi pembukaan pintu yang dapat diandalkan dalam situasi apapun.
Dampak dan Implikasi bagi Industri Otomotif
Sun Zhendong, kepala ahli dari Pusat Penelitian Teknologi Otomotif Cina, menyatakan bahwa penerapan standar ini mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kesiapan teknis produsen dan biaya transformasi produk. Produsen mobil wajib mematuhi standar ini pada semua kendaraan baru yang diproduksi mulai tahun depan.
Pelarangan gagang pintu tersembunyi ini akan mengubah tren desain mobil modern di Cina. Banyak produsen harus meninggalkan fitur estetika futuristik demi aspek keselamatan yang esensial. Regulasi ini juga dapat mendorong inovasi desain gagang pintu yang lebih aman dan ergonomis.
Tinjauan Keamanan dan Kemudahan Operasi Pengguna
Sebelumnya, gagang pintu tersembunyi dianggap sebagai elemen desain yang meningkatkan tampilan mobil agar semakin sleek dan modern. Namun kenyataannya, fitur ini mengorbankan kemudahan penggunaan dan keamanan dalam keadaan darurat.
Konsumen dan pengguna kendaraan membutuhkan pegangan pintu yang jelas, mudah diakses, dan berfungsi tanpa gangguan. Standar nasional baru berusaha menghilangkan ketidaknyamanan dan risiko yang selama ini sering dialami pengguna mobil dengan gagang tersembunyi.
Dengan adanya regulasi baru ini, keamanan penggunan kendaraan di Cina diperkirakan meningkat signifikan. Hal ini juga bisa menjadi acuan bagi produsen otomotif global dalam menetapkan standar keselamatan gagang pintu kendaraan.
Penerapan standar teknis baru oleh Cina dipersiapkan secara matang agar transisi dari model lama ke model baru bisa berjalan lancar tanpa menimbulkan gangguan produksi. Produsen juga diberi kesempatan untuk mengoptimalkan desain gagang pintu agar sesuai dengan regulasi.
Masa depan desain gagang pintu mobil diperkirakan akan lebih mengedepankan faktor keselamatan, kenyamanan pengoperasian, dan ketahanan mekanis daripada sekadar estetika visual. Regulasi ini menunjukkan langkah progresif Cina dalam mengutamakan keselamatan publik di sektor otomotif.
Source: www.oto.com