
Gaikindo memutuskan untuk tetap menggelar Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai aspek agar pameran tetap memenuhi kebutuhan peserta dan pengunjung.
Vice Chairman Market Development Gaikindo, Jongkie D. Sugiarto, menyampaikan alasan pilihan ini berdasarkan hasil rapat yang belum lama digelar. “Kita harus analisis aspek-aspeknya, karena pameran harus memuaskan pihak peserta maupun pengunjung,” ujarnya.
Fasilitas dan Lokasi yang Mendukung
ICE BSD sudah menjadi lokasi utama GIIAS selama beberapa tahun terakhir. Fasilitas yang cukup lengkap seperti ruang pameran, aula konvensi, dan berbagai ruang pertemuan, menjadi kunci utama tempat ini dipertahankan. Total area pameran di ICE BSD mencapai 50 ribu meter persegi, dengan tambahan aula konvensi seluas 4.000 meter persegi dan ruang pertemuan sebanyak 33 unit.
Selain itu, ICE BSD mudah diakses dari Jakarta dan sekitarnya. Beragam moda transportasi tersedia, memudahkan pengunjung untuk datang ke pameran. Jarak yang tidak terlalu jauh dari pusat ibu kota juga membantu menarik lebih banyak pengunjung keseluruhan.
Kendala Pemindahan ke Pantai Indah Kapuk
Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa GIIAS akan berpindah ke kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK). Namun, pertimbangan mengenai lokasi PIK ternyata menjadi alasan utama pembatalan rencana ini. PIK dianggap masih relatif jauh dari pusat Jakarta dan memiliki fasilitas yang belum sepenuhnya siap untuk menyelenggarakan pameran sebesar GIIAS.
Jika pameran dipindahkan ke PIK, potensi kesulitan akan muncul baik bagi peserta maupun pengunjung. Hal ini dikhawatirkan akan menurunkan kualitas pengalaman pameran selama berlangsung, yang akhirnya tidak sejalan dengan target Gaikindo.
Pertumbuhan Peserta dan Kebutuhan Luas Area
Isu pemindahan ke Nusantara International Convention Exhibition (NICE) di PIK pernah mencuat karena kebutuhan ruang yang lebih luas. GIIAS memang terus meningkat jumlah pesertanya, sehingga memerlukan area pameran yang lebih besar. NICE menawarkan total luas tanah sekitar 40 hektare dengan area pameran mencapai 55.100 meter persegi. Namun, lokasi ini belum dianggap optimal mengingat kebutuhan aksesibilitas dan kesiapan fasilitas secara keseluruhan.
Pertimbangan Ekonomi dan Segmentasi Pasar
PIK memang dihuni oleh masyarakat berstatus ekonomi mapan. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa awalnya lokasi itu dianggap potensial untuk GIIAS. Namun, fokus utama Gaikindo adalah memastikan kemudahan akses dan kenyamanan bagi semua pihak terkait. Karena itu, ICE BSD yang sudah dikenal dan terbukti efektif menjadi pilihan utama.
Evaluasi dari Segi Transportasi dan Kenyamanan Pengunjung
ICE BSD menawarkan berbagai akses transportasi yang baik dari berbagai arah dan moda, seperti kendaraan pribadi, transportasi umum, hingga layanan shuttle. Hal ini sangat penting mengingat jumlah pengunjung yang besar dan keberagaman peserta pameran. Lokasi yang mudah dijangkau akan meningkatkan jumlah pengunjung dan memaksimalkan eksposur produk otomotif baru.
Fasilitas ICE BSD yang Mendukung Kerja Sama dengan Peserta
Selain akomodasi pengunjung, ICE BSD juga dikenal memiliki fasilitas yang mampu mendukung kebutuhan peserta pameran, termasuk ruang penyimpanan, area staging, dan sarana umum yang menunjang kelancaran acara. Kesesuaian fasilitas ini memperkuat posisi ICE BSD sebagai pilihan tepat bagi GIIAS 2026.
Kesimpulan dari Pertimbangan Gaikindo
Keputusan Gaikindo mempertahankan GIIAS 2026 di ICE BSD menunjukkan bahwa lokasi ini masih paling sesuai untuk meningkatkan nilai pameran. Dengan fasilitas yang lengkap, akses yang mudah, serta lingkungan yang mendukung kenyamanan peserta dan pengunjung, ICE BSD memiliki nilai lebih dibanding alternatif lokasi lain.
Gaikindo akan terus mengevaluasi secara komprehensif untuk memastikan event otomotif terbesar di Indonesia ini dapat berjalan sukses dan memberikan kepuasan maksimal bagi seluruh pihak terkait. Keputusan ini juga menjadi sinyal bahwa kualitas dan kemudahan akses menjadi faktor utama dalam pengembangan pameran di masa mendatang.
Baca selengkapnya di: otomotif.katadata.co.id




