2027 Toyota Highlander EV Hadir Dengan Desain Klasik dan Performa Bersaing Lawan Kia EV9 dan Hyundai Ioniq 9 Tiga Baris

Toyota telah mengumumkan generasi kelima Highlander yang mengusung perubahan besar dengan menjadi SUV listrik (EV) murni untuk model 2027. Konsumen di Amerika Serikat yang masih menginginkan SUV tiga baris bermesin bensin dapat memilih berbagai varian Highlander dan Grand Highlander yang menggunakan hybrid atau mesin konvensional. Namun, Highlander EV 2027 memperkuat posisi Toyota dalam pasar SUV listrik tiga baris yang masih terbatas, terutama untuk segmen harga menengah.

Dua pesaing paling dekat untuk Highlander EV adalah Kia EV9 dan Hyundai Ioniq 9. Ketiganya berukuran hampir sama dan menawarkan konfigurasi tiga baris dengan harga di bawah 80 ribu dolar AS. Namun, Lucid Gravity, Rivian R1S, dan Cadillac Vistiq juga hadir dalam kategori tiga baris listrik, meskipun dengan karakter dan harga yang berbeda. Berikut perbandingan lengkap antara Toyota Highlander EV 2027 dengan kedua rival utamanya dari Korea Selatan.

Dimensi dan Desain Eksterior
Highlander EV memiliki panjang 198,8 inci, sedikit lebih panjang dari model sebelumnya dan hampir setara dengan EV9 (197,2 inci) dan Ioniq 9 (199,2 inci). Namun, wheelbase Highlander 120,1 inci sedikit lebih pendek dibandingkan EV9 (122 inci) dan Ioniq 9 (123,2 inci). Dalam hal tinggi, Highlander lebih rendah (67,3 inci) dibanding EV9 (68,9 inci) dan Ioniq 9 (70,5 inci), dengan lebar sekitar 78 inci untuk ketiganya. Toyota menawarkan roda hingga ukuran 22 inci, lebih besar dibanding model pesaing yang maksimal 21 inci. Secara estetika, Highlander tampil lebih konvensional namun tetap menarik dengan lekukan khas di bagian belakang, sementara Ioniq 9 mendapatkan pujian untuk desain yang lebih unik dan futuristik.

Sistem Penggerak dan Performa
Varian dasar Highlander XLE dilengkapi baterai 77 kWh dengan motor tunggal di roda depan yang menghasilkan 221 hp dan torsi 198 lb-ft, memberikan estimasi jangkauan 287 mil. Versi all-wheel drive (AWD) menambahkan motor di roda belakang, performa naik menjadi 338 hp dan 323 lb-ft dengan jangkauan 270 mil. Pilihan baterai lebih besar 95,8 kWh meningkatkan jangkauan hingga 320 mil.
Hyundai Ioniq 9 menggunakan baterai 110,3 kWh dengan konfigurasi RWD menghasilkan 215 hp dan 258 lb-ft, dengan jangkauan hingga 335 mil, dan varian AWD yang tersedia dalam dua tingkatan tenaga, hingga 422 hp. Sementara Kia EV9 memiliki varian baterai 76,1 kWh pada model dasar dengan jangkauan 230 mil, dan baterai 99,8 kWh pada model lain yang mampu mencapai jangkauan 305 mil serta tenaga hingga 379 hp di model AWD. Walaupun ketiga mobil ini tidak memberikan estimasi percepatan resmi, performa di atas menunjukkan Highlander memiliki daya saing yang baik di kelasnya.

Teknologi Pengisian dan Infrastruktur
Ketiga SUV ini mengadopsi port pengisian NACS. Hyundai dan Kia memanfaatkan arsitektur 800 volt yang mendukung kecepatan pengisian lebih tinggi hingga 350 kW, sedangkan Toyota masih menggunakan sistem 400 volt modifikasi dengan kapasitas maksimal diperkirakan sekitar 150 kW. Pengisian dari 10-80% di Hyundai memakan waktu 24 menit, Kia bervariasi antara 20-24 menit, dan Toyota butuh sekitar 30 menit. Semua model mendukung fungsi vehicle-to-load dan bi-directional charging yang semakin relevan bagi pengguna EV masa kini.

Interior dan Fitur Kabin
Meskipun Toyota belum merilis data ruang penumpang secara rinci, kapasitas bagasi Highlander adalah 15,9 kaki kubik dengan kursi baris ketiga terpasang. Bila kursi baris ketiga dilipat, kapasitas bertambah menjadi 45,6 kaki kubik. Sebagai perbandingan, EV9 dan Ioniq 9 menawarkan sedikit ruang lebih besar di kedua konfigurasi tersebut. Highlander memiliki pilihan kursi captain di baris kedua, kecuali pada varian XLE AWD yang mendapat bench seat tiga baris.
Fitur Highlander standar meliputi kursi depan dan stir hangat, ambient lighting 64 warna, dashcam built-in, serta paket keselamatan Toyota Safety Sense dengan fitur asistensi pengemudi canggih. Varian Limited memberikan tambahan kursi ventilasi dan penghangat pada baris kedua, head-up display, traffic jam assist, kamera 360 derajat, dan fitur tambahan lain.

Harga dan Garansi
Toyota Highlander EV diperkirakan akan dibanderol sekitar $50.000 hingga $55.000, lebih kompetitif dibandingkan harga awal EV9 ($56.545) dan Ioniq 9 ($60.555). Ketiganya diproduksi di Amerika Serikat sehingga terhindar dari tarif impor. Namun, dalam hal garansi, Hyundai dan Kia memberikan perlindungan baterai dan powertrain selama 10 tahun atau 100.000 mil, serta garansi kendaraan dasar selama 5 tahun. Toyota menawarkan garansi 8 tahun atau 100.000 mil untuk powertrain serta 3 tahun untuk kendaraan baru, sehingga sedikit di bawah para pesaing. Layanan bantuan darurat pun lebih lengkap pada merek Korea tersebut.

Model Toyota Highlander EV 2027 akan mulai dijual pada akhir tahun depan. Seiring mendekatnya peluncuran, informasi lebih lengkap tentang spesifikasi dan fitur akan semakin banyak tersedia. Toyota berusaha menegaskan posisinya dalam segmen SUV listrik tiga baris dengan produk yang menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan teknologi, menghadapi kompetitor kuat dari Korea Selatan yang juga agresif mengembangkan mobil listrik keluarga.

Terkait