Ford Bangkitkan Kembali Fiesta Dalam Versi Listrik Futuristik Setelah Mengorbankan Model Crossover Puma di Eropa

Author: Qoo Media

Ford Fiesta yang sempat dihentikan produksinya demi fokus mengembangkan crossover Puma kini dikabarkan akan kembali hadir. Ford menggandeng Renault Group untuk menciptakan dua mobil listrik terjangkau di Eropa, yang salah satunya kemungkinan adalah versi listrik dari Fiesta terbaru.

Berdasarkan kerja sama strategis tersebut, mobil baru akan dibangun di atas platform Modul AmpR Small milik Renault yang dirancang khusus untuk kendaraan listrik kompak. Informasi ini menunjukkan bahwa kelahiran kembali Fiesta dalam wujud hatchback listrik berukuran kecil sangat memungkinkan.

Desain Eksterior yang Modern dan Kompak

Parkir dari desain Fiesta EV terbaru diambil inspirasi dari Renault 5 yang memiliki dimensi mungil dengan overhang yang pendek serta kaca depan yang tegak. Bagian depan mobil dikelilingi panel yang rapi dan tertutup, khas mobil listrik, serta dilengkapi lampu utama slim dengan lampu DRL bertipe segitiga.

Profil sisi mobil menunjukkan garis pinggang yang sedikit naik dengan pilar A berwarna hitam yang memberikan kesan modern. Pada bagian belakang, desain seolah lebih lebar berkat garis horizontal yang menghubungkan lampu belakang dan bumper bawah, lengkap dengan lampu kabut vertikal di tengah.

Interior Pintar dan Teknologi Canggih

Fiesta EV akan mengusung interior berteknologi tinggi, sebagian besar elektroniknya mengandalkan arsitektur dari Renault dengan sistem operasi berbasis Google yang mendukung pembaruan perangkat lunak over-the-air. Panel instrumen digital ganda berukuran 10 inci akan menghadirkan tampilan modern khas Ford melalui font dan grafis khusus.

Selain itu, kualitas material dalam kabin juga mengalami peningkatan signifikan dibanding model sebelumnya. Ford menggunakan permukaan yang lebih lembut dan kain daur ulang menggantikan plastik berbiaya rendah. Platform EV khusus bakal memberikan ruang kabin yang lebih lega, sejalan dengan dimensi fisik mobil yang menyerupai Renault 5.

Spesifikasi Dasar dan Performa Listrik

Fiesta versi terbaru akan menggunakan platform AmpR-Small 400-volt dari Renault. Ford akan mengatur suspensi belakang multi-arm dan menempatkan baterai di posisi rendah untuk meningkatkan kenyamanan dan pengendalian.

Penggerak utama diprediksi berupa motor listrik tunggal yang menggerakkan roda depan dengan tenaga sekitar 120-150 hp. Varian sporty ‘ST’ kemungkinan hadir dengan tenaga mencapai 210 hp. Kapasitas baterai yang ditawarkan antara 40 kWh hingga 52 kWh dengan jarak tempuh WLTP maksimum mencapai 400 km.

Keunggulan lain termasuk kemampuan pengisian cepat DC hingga 101 kW serta fitur vehicle-to-load dan vehicle-to-grid untuk penggunaan listrik yang fleksibel.

Potensi Kompetitor di Pasar Eropa

Fiesta EV akan bersaing ketat di segmen city car listrik dengan kompetitor seperti Peugeot e-208, Opel Corsa-e, Cupra Raval, Kia EV2, Renault 5 E-Tech, dan Volkswagen ID.Polo. Pertarungan desain, fitur, dan harga bakal menjadi penentu dominasi pasar.

Ford diperkirakan akan mengungkap informasi lebih mendalam dalam 12 bulan mendatang dan mungkin resmi meluncurkan Fiesta EV pada akhir tahun depan atau awal 2028.

Peluang Pasar di Luar Eropa

Meskipun kehadirannya di Amerika Serikat tidak terlalu besar kemungkinan akibat tarif impor, luasnya pasar Eropa dengan permintaan mobil listrik yang berkembang justru menjadi peluang Ford menghidupkan kembali nama Fiesta secara elektrik.

Perubahan tren konsumen dan regulasi emisi yang ketat memaksa Ford berpindah fokus ke mobil listrik. Fiesta, sebagai model ikonik, punya potensi besar tampil baru dengan teknologi ramah lingkungan.

Melalui kolaborasi dengan Renault, Ford tidak hanya menghidupkan kembali salah satu mobil paling suksesnya, tetapi juga memastikan mobilitas masa depan yang lebih bersih dan inovatif untuk konsumen Eropa. Ford Fiesta EV diprediksi akan menjadi kendaraan kecil penuh gaya dan teknologi canggih yang siap bersaing di industri otomotif masa depan.

Source: www.carscoops.com
Terbaru