Sub-brand baru BYD, Linghui, kini menghadirkan model perdana mereka bernama Linghui e9. Sedan listrik murni ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 605 km dalam sekali pengisian daya. Peluncuran ini menjadi langkah strategis BYD untuk menargetkan segmen pasar transportasi publik seperti taksi, layanan ride-hailing, perusahaan leasing, dan kendaraan operasional pemerintah.
Linghui resmi diperkenalkan pada awal Februari dengan visi mendefinisikan kembali mobilitas melalui inovasi teknologi. Fokus sub-brand ini bukan pada pasar ritel umum, melainkan lebih spesifik pada kebutuhan operasional transportasi massal yang semakin berkembang. Dengan pendekatan ini, Linghui diharapkan dapat menjadi solusi kendaraan listrik yang efisien dan andal bagi sektor layanan publik.
Desain Eksterior dan Dimensi Linghui e9
Linghui e9 mengusung desain sedan yang mengingatkan pada generasi awal BYD Han. Bagian depan mobil dilengkapi dengan grille besar bernuansa krom berpolakan dot-matrix yang memberi kesan modern dan futuristik. Lampu utama terpisah memiliki bentuk tajam yang menambah karakter sporti pada tampilan depan.
Di sisi samping, sedan ini menggunakan handle pintu konvensional dan pelek alloy berwarna hitam. Ukuran ban yang tersedia adalah 245/50 R18 dan 245/45 R19 yang memberikan keseimbangan antara kenyamanan dan performa. Bagian belakang menonjolkan continuous taillight yang menghubungkan lampu belakang secara menyeluruh, serta reflektor merah di kedua sisi bumper. Emblem Linghui EV terpasang di tengah pintu bagasi, sementara logo e9 terletak di sudut kanan bawah, menegaskan identitas kendaraan listrik ini.
Dimensi Linghui e9 cukup besar, dengan panjang 4.995 mm, lebar 1.910 mm atau 1.940 mm tergantung varian, serta tinggi 1.495 mm. Jarak sumbu rodanya 2.920 mm memadai untuk memberikan ruang kabin yang lapang dan stabilitas berkendara yang baik.
Spesifikasi Performa dan Baterai
Linghui e9 ditenagai oleh motor listrik penggerak roda depan dengan dua pilihan tenaga. Opsi pertama menghasilkan power 135 kW atau setara dengan 181 tenaga kuda. Pilihan kedua lebih bertenaga dengan keluaran 150 kW atau 201 tenaga kuda, yang cukup mumpuni bagi sedan listrik kelas transportasi publik ini.
Sub-brand Linghui mempercayakan sumber energi pada baterai Blade lithium iron phosphate (LFP) hasil inovasi BYD. Dua kapasitas baterai tersedia, yakni 60,5 kWh dan 64,315 kWh. Berdasarkan pengujian CLTC, baterai tersebut mampu menyuguhkan jarak tempuh 535 km dan 605 km dalam satu kali pengisian daya. Angka tersebut tergolong impresif untuk sebuah kendaraan dengan fokus segmen komersial.
Rangkaian Model Linghui Selain e9
Selain Linghui e9, berkas pendaftaran di Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok mengungkap tiga model lain yang tengah dipersiapkan. Ketiganya adalah Linghui e5, Linghui e7, dan Linghui M9. Seri “e” hanya mengusung tenaga listrik murni, sementara model M9 merupakan satu-satunya plug-in hybrid di lini anyar ini. Dengan variasi model tersebut, Linghui berupaya memenuhi berbagai kebutuhan pelanggan sektor transportasi publik.
Linghui sebagai sub-brand BYD menonjolkan pendekatan yang berbeda dibandingkan lini produk utamanya. Penekanan lebih pada kendaraan listrik yang ramah lingkungan dengan kemampuan jarak tempuh tinggi menjadi nilai jual utama. Fleksibilitas dalam segmentasi produk memungkinkan BYD menjangkau pangsa pasar yang lebih luas di industri otomotif.
Kemunculan Linghui e9 dan model-model pendukungnya menandai langkah BYD dalam memperkuat posisinya sebagai pelopor kendaraan listrik. Dengan inovasi teknologi serta fokus pada penggunaan praktis di sektor transportasi publik, sub-brand Linghui berpotensi menjadi pemain kunci di pasar otomotif listrik Tiongkok maupun global.
Source: otodriver.com






