Angkot Listrik Siap Gantikan D10A di Depok, Tarifnya Diproyeksikan Lebih Terjangkau

Depok menyiapkan perubahan pada angkutan perkotaan dengan menghadirkan armada berbasis listrik. Kendaraan yang disiapkan untuk angkot ini adalah Wuling Mitra EV dan diproyeksikan menjadi pengganti trayek D10A.

Rencana tersebut menarik perhatian karena tidak hanya membawa konsep transportasi bebas polusi. Pemerintah Kota Depok juga menyiapkan angkot yang lebih ramah bagi penumpang disabilitas, ibu hamil, serta pengguna transportasi umum lainnya.

Armada Masih Disiapkan di Karoseri

Dinas Perhubungan Kota Depok menyampaikan bahwa unit Wuling Mitra EV sedang dipersiapkan di karoseri untuk diubah menjadi angkutan kota. Persiapan itu mencakup pengecekan agar kendaraan dapat digunakan dengan nyaman oleh masyarakat.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Aan Syurahman, menyebut kendaraan ini dipilih karena menawarkan kapasitas besar. “Kita sekarang sedang menyiapkan beberapa pengecekan dengan Wuling Mitra EV dengan kapasitas yang besar,” kata Aan Syurahman.

Menurut Aan, armada tersebut diharapkan memberi pengalaman perjalanan yang lebih nyaman untuk penumpang. “Mudah-mudahan ke depannya akan lebih nyaman digunakan oleh masyarakat,” lanjutnya mengenai bentuk kendaraan yang disiapkan sebagai pengganti D10A.

Melalui unggahan resminya, Dinas Perhubungan Kota Depok menyebut program ini mengusung konsep Go Green. Armada kendaraan listrik itu disiapkan untuk mendukung transportasi ramah lingkungan dan bebas polusi di Kota Depok.

Fasilitas Inklusif dan Tarif yang Diproyeksikan Ringan

Angkot listrik Depok dirancang dengan fasilitas khusus bagi penumpang disabilitas. Kursi prioritas untuk ibu hamil juga disebut menjadi bagian dari rancangan layanan armada baru tersebut.

Dinas Perhubungan Kota Depok turut memproyeksikan tarif operasional angkot listrik akan lebih terjangkau. Besaran tarif maupun waktu pengoperasian armada itu belum dijelaskan dalam informasi yang tersedia.

Pilihan kendaraan listrik untuk angkot membuat kebutuhan energi kendaraan beralih dari bahan bakar konvensional ke pengisian baterai. Wuling Mitra EV mendukung pengisian cepat menggunakan charger CCS2, dengan waktu pengisian dari 30 persen ke 80 persen sekitar 30 menit.

Bekal Wuling Mitra EV untuk Angkot Depok

Wuling Mitra EV merupakan kendaraan komersial bertenaga listrik yang dijual mulai Rp348 juta untuk model Minibus. Mobil ini memiliki panjang 5.010 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.975 mm, serta wheelbase 3.050 mm.

Kendaraan tersebut memakai baterai Lithium Iron Phosphate atau LFP. Tersedia dua pilihan kapasitas baterai yang menawarkan jarak tempuh berbeda dalam kondisi penuh.

VarianKapasitas BateraiJarak Tempuh Maksimal
Minibus Long Range41,9 kWh300 km
Minibus Premium Range56,2 kWh400 km

Data spesifikasi yang dikutip oto.detik.com menunjukkan Mitra EV menggunakan motor listrik 75 kW dengan torsi maksimal 180 Nm. Tenaga motor dialirkan ke roda belakang, sementara kecepatan tertingginya mencapai 115 km/jam.

Wuling Mitra EV juga menyediakan pilihan mode berkendara Eco, Normal, dan Sport. Kombinasi kapasitas kendaraan, jarak tempuh, serta dukungan pengisian cepat menjadi bagian dari pertimbangan armada ini untuk layanan angkot di Depok.

Keberadaan angkot listrik nantinya akan membawa perubahan dari sisi jenis kendaraan yang digunakan dalam layanan perkotaan. Namun, Dinas Perhubungan Kota Depok masih berada pada tahap penyiapan dan pengecekan armada sebelum kendaraan itu digunakan masyarakat.

Terkait