Xpeng Raih Volkswagen Sebagai Pelanggan Pertama VLA 2.0 dan Targetkan Jual 1 Juta Mobil Listrik ke Pasar Global 2030

Volkswagen resmi menjadi pelanggan pertama solusi smart driving VLA 2.0 generasi kedua dari Xpeng. Ini menandai ekspor besar-besaran pertama teknologi AI utama dari produsen EV asal China ke produsen mobil terkemuka dunia. CEO dan Chairman Xpeng, He Xiaopeng, menyatakan bahwa pilihan Volkswagen terhadap teknologi AI Cina menunjukkan kapabilitas teknologi inti Xpeng yang kini kompetitif di tingkat global.

Kerjasama strategis antara Volkswagen dan Xpeng dimulai sejak Juli lalu, saat Volkswagen menginvestasikan 700 juta dolar AS dan berkomitmen mengembangkan mobil listrik bersama. Adopsi VLA 2.0 menandai perluasan sinergi ke ranah perangkat lunak AI mengemudi otonom. Sistem VLA 2.0 merupakan model besar end-to-end yang memproses pemahaman dunia fisik untuk memberikan fungsi Level 4 otonomi pengemudian dasar. Sistem ini mampu menangani skenario kompleks seperti jalan sempit dan kawasan kampus tanpa menggunakan peta definisi tinggi.

Teknologi VLA 2.0 dan Potensi Pasar Global

Pada bulan Januari, Xpeng mengumumkan VLA 2.0 telah lulus uji coba tertutup oleh pihak ketiga untuk robotaxi dan akan segera menggelar uji jalan umum. Software ini akan diterapkan ke model produksi massal mulai Maret, memberi konsumen akses pada kemampuan mengemudi cerdas mendekati Level 4. He Xiaopeng mengungkapkan pengujian pribadi selama liburan Tahun Baru Imlek menunjukkan teknologi ini bekerja mulus dengan prediksi presisi dalam kondisi lalu lintas rumit.

Lebih jauh, Xpeng telah mengintegrasikan pusat pengembangan mengemudi otonom dan sistem kokpit pintar ke dalam "General Intelligence Center." Langkah ini memungkinkan model AI dasar yang sama digunakan untuk keputusan mengemudi dan interaksi manusia-mesin. Di masa depan, pengemudi dapat memberi perintah langsung pada mobil, seperti "Arahkan saya ke Starbucks" atau "Lewati jalan kecil dan hindari beberapa lampu merah."

Ambisi Penetrasi Pasar Global

Target penjualan Xpeng sangat ambisius, yakni 1 juta kendaraan listrik di pasar luar negeri pada tahun 2030. Pada saat itu, operasi di luar negeri diperkirakan menyumbang lebih dari 70% laba perusahaan. Pada tahun 2025, Xpeng mencatatkan kenaikan penjualan 125,94% dengan total 429.445 unit kendaraan, sementara penjualan ekspor melonjak 96% menjadi 45.008 unit.

Perkembangan jaringan penjualan juga menjadi fokus, dengan rencana memperluas outlet luar negeri dua kali lipat menjadi 680 lokasi. Fokus ekspansi diarahkan ke lima pasar utama: Israel, Jerman, Norwegia, Thailand, dan Prancis. Penambahan tenaga kerja global direncanakan sebanyak 8.000 orang tahun ini, termasuk 5.000 melalui rekrutmen kampus.

Rencana Peluncuran Produk dan Teknologi Masa Depan

Xpeng berencana meluncurkan beberapa model baru pada tahun ini, mencakup berbagai segmen utama termasuk tiga kendaraan listrik dengan jarak tempuh lebih jauh di kuartal pertama. Pada 2026, setidaknya empat model akan dipasarkan di luar negeri. Contohnya, sedan P7+ yang sudah melewati trial produksi di Austria, siap dikirim ke 25 negara Eropa dengan target perluasan ke lebih dari 60 negara dan wilayah.

Selain kendaraan, inovasi lain juga dipersiapkan, termasuk produksi massal robot humanoid Iron dan mobil terbang modular Land Aircraft Carrier. Xpeng menargetkan produksi massal robot dan robotaxi dalam tahun yang sama, serta membuka SDK untuk komunitas pengembang global guna mempercepat ekosistem AI mereka. Layanan robotaxi dijadwalkan mulai pilot tahun ini dan diprediksi tumbuh pesat pada 2027-2028.

Kinerja Penjualan dan Ekspansi Jaringan

Tabel berikut menyoroti peningkatan penjualan dan ekspor Xpeng selama tiga tahun terakhir:

BulanPenjualan 2024Penjualan 2025Penjualan 2026 (Jan)Ekspor 2024Ekspor 2025Ekspor 2026 (Jan)
Januari8.250 unit30.350 unit20.011 unit398 unit2.010 unit3.204 unit
Februari4.545 unit30.453 unit708 unit2.502 unit
Maret9.026 unit33.205 unit911 unit3.103 unit

Data tersebut menunjukkan tren kenaikan yang kuat terutama di pasar ekspor, mendukung target pertumbuhan agresif perusahaan.

He Xiaopeng optimis bahwa teknologi AI dan pengembangan produk mutakhir akan menjadi pendorong utama kesuksesan Xpeng di kancah global. Percepatan digitalisasi, integrasi sistem cerdas, serta ekspansi agresif ke pasar utama menjadi strategi utama untuk mencapai ambisi mereka pada dekade mendatang.

Source: cnevpost.com

Terkait