Bukan Bikin Mobil Perusahaan Ini Ciptakan Mesin Hibrida Revolusioner Siap Jual ke Pabrikan dengan Efisiensi Bahan Bakar Tertinggi

Perusahaan Horse Powertrain menempuh jalan berbeda dalam industri otomotif dengan fokus mengembangkan mesin hibrida yang canggih dan efisien. Alih-alih membuat mobil secara langsung, Horse Powertrain menciptakan mesin khusus yang kemudian ditawarkan kepada pabrikan mobil global.

Horse Powertrain adalah hasil kerja sama antara Geely, Renault, dan Saudi Aramco, dan beroperasi secara mandiri. Perusahaan ini berbasis di London, Inggris, dan mengkhususkan diri dalam merancang mesin dengan efisiensi bahan bakar tinggi serta fleksibilitas teknologi. Mesin yang mereka kembangkan dapat dipadukan dengan berbagai sistem kendaraan listrik.

Inovasi Mesin Hibrida Horse Powertrain

Salah satu pencapaian terbaru Horse Powertrain adalah mesin H12 Concept yang menawarkan efisiensi bahan bakar mengesankan mencapai 71 mil per gallon (gabungan) atau sekitar 30,2 km per liter berdasarkan WLTP. Angka ini jauh di atas rata-rata mobil penumpang di Eropa saat ini. Hal tersebut dimungkinkan oleh efisiensi termal rem puncak sebesar 44,2 persen dan rasio kompresi tinggi 17:1.

Mesin H12 Concept dirancang agar dapat menggunakan bahan bakar terbarukan 100 persen. Ini menjadi langkah strategis untuk mengurangi emisi karbon tanpa menunggu teknologi baru penggerak kendaraan sepenuhnya listrik. Dengan kombinasi mesin bakar dan elektrifikasi, Horse menawarkan solusi pragmatis dalam transformasi otomotif.

Teknologi Canggih yang Diusung

Mesin ini mengadopsi sistem Exhaust Gas Recirculation (EGR) generasi berikutnya yang mampu mengurangi emisi dengan mengatur kembali gas buang. Turbocharger yang dioptimalkan meningkatkan performa mesin tanpa mengorbankan efisiensi bahan bakar. Selain itu, sistem pengapian berenergi tinggi memastikan pembakaran lebih sempurna.

Untuk mengatur tenaga, Horse memadukan mesin dengan gearbox hibrida yang dikembangkan khusus. Gearbox ini mengelola energi secara optimal dan mengurangi gesekan internal sehingga keseluruhan sistem bekerja lebih efisien. Pendekatan ini memastikan mesin cocok diterapkan untuk berbagai jenis kendaraan dengan penggerak elektrik.

Dukungan dan Produksi

Horse Powertrain telah melakukan uji prototipe bersama Repsol untuk memvalidasi kinerja mesin hibrida tersebut. Prototipe yang diuji mampu menunjukkan hasil konsisten, sehingga produksi massal siap dilakukan. Perusahaan menargetkan penerapan pertama pada kendaraan komersial sudah dapat dirilis awal tahun ini.

Mesin yang dikembangkan Horse juga kompatibel dengan platform kendaraan listrik berbaterai (Battery Electric Vehicle/BEV). Hal ini memungkinkan kendaraan listrik murni untuk disulap menjadi hybrid electric vehicle (HEV), plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), atau range extender electric vehicle (REEV). Fleksibilitas ini menjadi nilai tambah bagi produsen mobil yang ingin memperluas opsi tenaga penggerak.

Strategi Pasar dan Pelayanan Global

Horse Powertrain tidak terikat secara eksklusif melayani perusahaan induknya, yaitu Geely dan Renault. Mesin yang dikembangkan dijual ke perusahaan otomotif lain di seluruh dunia. Langkah ini memperkuat posisi Horse sebagai pemasok teknologi drivetrain hibrida yang dapat diandalkan dan inovatif, menyasar pasar global.

Fokus perusahaan pada mesin efisien yang bisa diintegrasikan dengan sistem elektrifikasi menjawab kebutuhan industri otomotif saat ini. Di tengah transisi menuju kendaraan ramah lingkungan, Horse Powertrain tetap mengedepankan alternatif praktis dan teknologi terukur dengan tingkat emisi rendah.

Dengan pendekatan teknologi seperti ini, Horse berperan sebagai pionir penyedia mesin hibrida mutakhir yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga efisien dan fleksibel untuk berbagai kebutuhan kendaraan. Ini menjadi jawaban bagi produsen mobil yang ingin mempertahankan mesin pembakaran dalam portofolio produk selama melakukan transisi ke era elektrifikasi.

Source: otodriver.com

Terkait