BYD telah memulai pemasangan fasilitas pengisian daya kilat megawatt dalam skala besar di seluruh China. Langkah ini menandai fase transisi dari perencanaan ke implementasi dalam upaya memperkuat infrastruktur pengisian kendaraan listrik (EV).
Fasilitas pengisian daya terbaru BYD hadir dengan desain berwarna cyan dan struktur berbentuk "T". Kabel pengisian menggantung alami dari kedua ujung atas, mengurangi masalah kabel yang menyentuh tanah seperti pada stasiun pengisian tradisional.
Desain atas ini selain meningkatkan kenyamanan operasional juga menjadi identitas merek bagi jaringan pengisian BYD. Pada Maret 2025, BYD memperkenalkan charger ultra-cepat berkapasitas 1 megawatt (MW), yang diklaim sebagai yang pertama di industri menggunakan satuan MW untuk daya pengisian.
Charger ini merupakan bagian dari Super e-Platform, yang mencakup baterai blade dengan kemampuan pengisian ultra-cepat, motor berperforma tinggi, dan chip daya silikon karbida generasi berikutnya. Baterai tersebut mampu mendukung tegangan hingga 1.000 volt dan arus sampai 1.000 ampere, yang menghasilkan daya pengisian hingga 1.000 kilowatt (kW)—sebuah rekor global.
BYD berencana membangun lebih dari 4.000 fasilitas pengisian daya dengan teknologi tersebut, meski tanpa menetapkan jadwal pasti. Pada Juni 2025, BYD mengumumkan kolaborasi dengan Xiaoju Charging dan LongShine untuk membangun 10.000 stasiun pengisian 1 MW bersama Xiaoju dan 5.000 stasiun bersama LongShine.
Selain itu, BYD juga menjalin kemitraan dengan Teld dan Star Charge untuk mempercepat adopsi ekosistem pengisian cepat level MW di China. Media lokal Sina melaporkan bahwa saat ini BYD tengah mengembangkan fasilitas pengisian kilat generasi kedua dengan daya maksimal mencapai 2.100 kW.
Menurut riset Deutsche Bank, BYD mungkin akan membangun jaringan supercharger bertingkat yang terdiri dari stasiun andalan, stasiun satelit, dan stasiun komunitas. Implementasi sistem generasi kedua sudah terlihat di pintu masuk jalan tol serta area parkir dealer BYD.
Tidak hanya fokus di China, BYD juga berencana menginvestasikan dana untuk membangun sekitar 3.000 stasiun pengisian cepat di seluruh Eropa hingga akhir tahun depan. Pertumbuhan penjualan BYD diperkirakan akan meningkat kembali pada tahun tersebut, dengan proyeksi kenaikan 6% secara tahunan hingga mencapai 4,9 juta unit.
Peluncuran sistem pengisian kilat megawatt generasi kedua diyakini menjadi faktor kunci pemulihan penjualan BYD. Sistem ini akan memperkuat daya saing produk BYD di pasar kendaraan listrik global dan mendukung pengembangan ekosistem pengisian daya yang handal dan cepat.
Keunggulan Teknologi Pengisian BYD
- Pengisian ultra-cepat berkapasitas hingga 1 MW pada generasi pertama, dan 2,1 MW pada generasi kedua.
- Baterai blade dengan voltase dan arus tinggi, memaksimalkan efisiensi pengisian.
- Desain inovatif kabel gantung berbentuk "T" yang memudahkan pengguna.
- Kemitraan strategis dengan sejumlah penyedia layanan pengisian untuk memperluas jaringan.
- Rencana pembangunan fasilitas di China dan Eropa secara simultan.
Pengembangan fasilitas pengisian megawatt ini mencerminkan ambisi BYD untuk menjadi pelopor dalam solusi teknologi pengisian kendaraan listrik. Dukungan infrastruktur yang kuat diharapkan mempercepat adopsi EV secara global. Dengan strategi tersebut, BYD tidak hanya memperkuat posisinya sebagai produsen EV terbesar dunia tetapi juga sebagai pionir dalam teknologi pengisian daya masa depan.
Source: cnevpost.com






