Donut Lab Buktikan Baterai Solid-State EV Bisa Terisi Penuh Dalam 7 Menit Dengan Stabilitas Termal Mengejutkan

Author: Qoo Media

Donut Lab, startup asal Finlandia, mengklaim telah memverifikasi kemampuan baterai kendaraan listrik (EV) solid-state mereka yang dapat mengisi daya penuh dalam waktu hanya 7 menit. Klaim ini menarik perhatian karena kecepatan pengisian tersebut jauh melampaui standar baterai EV saat ini. Klaim tersebut dibuktikan melalui kerja sama dengan VTT Technical Research Center Finlandia yang melakukan pengujian independen.

Baterai solid-state yang dikembangkan Donut Lab dikatakan mampu mengisi daya dengan laju hingga 11C, artinya baterai dapat menerima arus hingga 286A. Dalam pengujian tersebut, baterai mengisi daya dari 0 hingga 80 persen dalam waktu 4,5 menit dan pengisian penuh memakan waktu sekitar 7 menit. Namun, pada tes ini juga terlihat bahwa suhu baterai mencapai 63°C dengan dua pendingin pasif, dan sampai 90°C saat hanya menggunakan satu heatsink, sehingga diperlukan manajemen termal untuk menjaga kestabilan suhu.

Keunggulan Teknologi Baterai Solid-State Donut Lab

Teknologi baterai solid-state dianggap sebagai terobosan di dunia baterai kendaraan listrik karena memiliki kepadatan energi tinggi dan umur pakai yang panjang. Donut Lab mengklaim baterainya memiliki energi 400 Wh/kg dan mampu bertahan hingga 100.000 siklus pengisian ulang. Menurut CEO Donut Lab, Vile Piippo, baterai ini tidak memerlukan tekanan kompresi tinggi saat pengisian dan volumenya tidak mengalami perubahan besar seperti baterai solid-state lainnya yang bisa berubah 15-20 persen selama siklus pengisian.

Ini menjadi pembeda penting sebab baterai solid-state lain biasanya membutuhkan perlakuan khusus untuk mencegah kerusakan akibat ekspansi volumetrik yang signifikan. Dengan demikian, baterai Donut Lab dinilai lebih stabil dan lebih tahan lama dalam penggunaan jangka panjang tanpa memerlukan sistem pendingin aktif yang kompleks.

Menjawab Kritik dengan Pengujian dan Transparansi

Sebelumnya, klaim Donut Lab mendapat skeptisisme dari sejumlah ahli industri baterai. Kritik tersebut mendorong perusahaan melakukan pengujian ulang bersama VTT. Donut Lab kemudian mempublikasikan hasil pengujian dan rekaman video proses pengisian di situs web bernama "iDonutBelieve", yang secara tidak langsung menunjukan keyakinan perusahaan terhadap keaslian klaim mereka.

Perusahaan juga berjanji akan merilis data lebih lanjut mengenai kepadatan energi dan umur pakai baterai dalam pengujian berikutnya, sebagai bukti tambahan terhadap klaim 400 Wh/kg dan keandalan 100.000 siklus pengisian. Upaya transparansi ini penting untuk membangun kepercayaan di pasar dan komunitas teknologi yang selama ini didominasi pemain besar dari Cina dan Korea Selatan.

Implementasi Pertama pada Motor Listrik Verge

Baterai solid-state Donut Lab akan diaplikasikan pertama kali pada sepeda motor listrik Verge, model TS Pro, yang dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama tahun ini. Motor ini akan tersedia dalam dua pilihan kapasitas baterai, yakni 20,2 kWh dan 33,3 kWh. Perangkat baterai ini diharapkan memberikan pengalaman pengisian cepat yang revolusioner sehingga mempercepat adopsi kendaraan listrik.

Motor listrik Verge TS Pro merupakan pionir pemanfaatan baterai solid-state cepat isi dari Donut Lab. Ini menjadi momen penting karena memperkenalkan teknologi baterai kelas dunia dari startup Finlandia ke pasar kendaraan listrik yang kompetitif sekaligus memberikan solusi atas masalah lama kendaraan listrik — durasi pengisian baterai yang lama.

Potensi dan Tantangan Teknologi Baterai Solid-State

Teknologi baterai solid-state berpotensi mengatasi berbagai kendala baterai lithium-ion konvensional. Selain cepat diisi ulang, baterai ini menawarkan keunggulan dalam keamanan, kepadatan energi, dan umur pakai. Namun, tantangan besar terletak pada skala produksi massal dan manajemen termal saat pengisian cepat.

Berdasarkan hasil pengujian Donut Lab, meskipun tanpa pendinginan aktif, baterai tetap membutuhkan suhu stabil agar tidak overheat. Ini menjadi titik penting bagi pengembangan teknologi agar dapat diintegrasikan secara aman dan efisien dalam kendaraan listrik masa depan.

Melanjutkan pengujian dan validasi secara independen menjadi langkah krusial. Investasi dari pelaku industri dan dukungan regulasi juga diperlukan agar teknologi ini dapat berkembang dan tersedia secara luas. Integrasi pada sepeda motor listrik Verge menjadi peluang nyata membuktikan konsep solid-state battery yang cepat, tahan lama, dan ramah lingkungan.

Dengan kemajuan inovasi seperti ini, masa depan kendaraan listrik diprediksi akan semakin praktis dan menarik bagi konsumen. Sebab, pengisian baterai yang cepat berarti lebih sedikit waktu tunggu dan lebih banyak waktu berkendara, sebuah langkah maju yang signifikan di era elektrifikasi transportasi global.

Source: www.carscoops.com
Terbaru