Xpeng Ungkap Strategi Prioritaskan X9, Kenapa G6 Belum Bisa Geser Dominasi MPV Listrik Ini Di Indonesia

Xpeng G6, SUV listrik yang dirakit secara lokal di Indonesia, belum berhasil menggantikan dominasi MPV listrik Xpeng X9 di pasar domestik. VP Marketing Xpeng Indonesia, Hari Arifianto, menyampaikan bahwa peluncuran dan produksi dimulai dengan model X9 terlebih dahulu, sehingga G6 baru menyusul kemudian.

Hari menjelaskan bahwa keputusan ini bukan karena kurangnya minat terhadap G6, melainkan strategi produksi CKD (Completely Knocked Down) yang dimulai dari X9 sebagai prioritas utama. Pendekatan ini juga mengedepankan keseimbangan agar konsumen tidak perlu menunggu lama setelah melakukan pemesanan, terutama di segmen harga premium di atas 600 juta rupiah.

Penjualan Xpeng di Indonesia

Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan bahwa Xpeng telah mendistribusikan 824 unit kendaraan lewat sistem wholesales. Dari jumlah tersebut, model X9 mengambil porsi terbesar dengan 80 persen atau 659 unit terjual. Sementara itu, Xpeng G6 baru mencapai 165 unit, atau 20 persen dari total penjualan.

Dominasi X9 dipengaruhi oleh strategi perusahaan yang menitikberatkan fokus pada model tersebut lebih awal. Hal ini bertujuan memenuhi permintaan pasar yang cukup tinggi serta mengurangi risiko penundaan pengiriman kendaraan kepada konsumen.

Spesifikasi dan Keunggulan Xpeng G6 Pro

Meskipun penjualannya masih tertinggal, Xpeng G6 Pro menawarkan sejumlah keunggulan teknis yang menarik bagi konsumen urban. SUV listrik ini dilengkapi dengan baterai LFP berkapasitas 80,8 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 525 km dalam sekali pengisian daya berdasarkan standar WLTP.

Teknologi pengisian cepat menggunakan sistem kelistrikan 800 volt mendukung proses pengisian baterai dari 10 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 12 menit. Fitur lain seperti auto parking menggunakan kombinasi kamera, sensor ultrasonik, radar, dan lidar memudahkan manuver parkir secara otomatis di lokasi yang sesuai.

Produksi Lokal di Purwakarta

Xpeng mengoperasikan fasilitas perakitan di Purwakarta, Jawa Barat, yang berada di bawah PT Handal Indonesia Motor (HIM). Pabrik ini merupakan pabrik pertama Xpeng di luar China dan difokuskan pada perakitan kendaraan secara lokal untuk pasar Indonesia.

Hari Arifianto memastikan proses produksi di Purwakarta berjalan lancar. Ia menambahkan bahwa penguasaan teknologi dari model X9 membuat proses merakit G6 menjadi lebih mudah bagi mitra pabrik. Urutan prioritas produksi yang dimulai dari X9 juga memberikan kemudahan dalam pengelolaan lini produksi serta menjaga kualitas produk.

Data Penjualan Wholesales Xpeng di Indonesia

Model Jumlah Unit Persentase
Xpeng X9 659 80%
Xpeng G6 165 20%
Total 824 100%

Xpeng terus berupaya untuk menyeimbangkan kapasitas produksi agar pelanggan tidak mengalami waktu tunggu yang berlebihan. Prioritas produksi saat ini masih difokuskan pada model X9 dalam menjawab kebutuhan pasar premium, sedangkan peningkatan produksi G6 masih dilakukan secara bertahap.

Strategi ini tampaknya efektif untuk mengoptimalkan penerimaan pasar dan menjaga kestabilan pasokan. Dengan demikian, Xpeng mengantisipasi pertumbuhan permintaan kendaraan listrik sekaligus meningkatkan penetrasi pasar di Indonesia.

Informasi mengenai peluncuran, produksi, serta fitur unggulan dari Xpeng G6 dan X9 memberikan gambaran bagaimana merek China ini memperkuat posisinya di segmen premium kendaraan listrik dalam negeri. Meski G6 belum sepenuhnya menggeser X9, SUV listrik ini tetap menjadi bagian penting dalam rencana ekspansi Xpeng di pasar Indonesia.

Baca selengkapnya di artikel sumber: www.infonasional.com

Berita Terkait

Back to top button