Nio Catat Rekor Pengiriman Mobil, Bersiap Umumkan Laba Perdana yang Menantang Tekanan Industri 2026

Nio Inc akan melaporkan hasil keuangan kuartal keempat dan tahun penuh 2025 pada 10 Maret sebelum pasar AS dibuka. Laporan tersebut menjadi sorotan utama karena perusahaan ini diperkirakan akan mengumumkan laba kuartal pertamanya sejak berdiri.

Perusahaan sebelumnya mengeluarkan proyeksi laba operasional non-GAAP kuartal keempat antara RMB 700 juta hingga RMB 1,2 miliar. Di bawah standar GAAP yang lebih ketat, Nio memperkirakan laba operasional kuartal keempat akan mencapai RMB 200 juta hingga RMB 700 juta.

Rekor Pengiriman Kendaraan Dorong Keuntungan Pertama

Keuntungan ini merupakan tonggak penting yang menandakan keberhasilan model bisnis Nio. Perusahaan mencatat rekor pengiriman 124.807 kendaraan pada kuartal keempat 2025, mendekati batas atas target 120.000-125.000 unit.

Model andalan generasi ketiga ES8 dengan harga mulai dari RMB 400.000 dan margin kotor sekitar 20% menjadi penyumbang utama keuntungan. Selain itu, pengendalian biaya yang ketat juga membantu meraih laba. Pengeluaran untuk riset dan pengembangan turun 28% secara tahunan pada kuartal ketiga.

Performa Pengiriman Nio Kuartal 2023-2025 (Unit Terjual):

  1. Kuartal 1: 31.041 (2023), 30.053 (2024), 42.094 (2025)
  2. Kuartal 2: 23.520 (2023), 57.373 (2024), 72.056 (2025)
  3. Kuartal 3: 55.432 (2023), 61.855 (2024), 87.071 (2025)
  4. Kuartal 4: 50.045 (2023), 72.689 (2024), 124.807 (2025)

Data tersebut menunjukkan tren peningkatan pengiriman secara signifikan sepanjang 2025 hingga kuartal terakhir, mencerminkan permintaan pasar yang kuat.

Tantangan Industri EV di Tahun 2026

Meskipun hasil kuartal keempat menggembirakan, Nio dan pesaing domestiknya menghadapi sejumlah tantangan di awal 2026. Gangguan produksi saat liburan Imlek, masa transisi insentif tukar tambah kendaraan listrik, serta pajak pembelian yang meningkat membatasi permintaan kendaraan di kuartal pertama.

CEO William Li memperingatkan bahwa industri kendaraan listrik China akan mengalami tekanan pertumbuhan karena berkurangnya stimulus nasional. Selain itu, kenaikan harga bahan baku seperti chip memori dan logam berpotensi menekan margin keuntungan pabrikan automotif.

Panduan Ke Depan dan Rencana Nio

Nio akan mengadakan konferensi panggilan hasil keuangan pada 10 Maret pukul 8:00 pagi waktu AS Timur (8:00 malam waktu Beijing). Pada sesi ini, manajemen akan memberikan panduan pengiriman kendaraan dan proyeksi profitabilitas untuk kuartal pertama 2026.

Investor dan analis akan menganalisis dengan cermat informasi ini untuk menilai apakah Nio dapat mempertahankan keuntungan dan mengatasi kondisi ekonomi makro yang menantang. Upaya perusahaan dalam mengelola biaya serta menghadirkan produk margin tinggi menjadi faktor kunci dalam mempertahankan momentum ini.

Dengan pencapaian laba pertama yang bersejarah, Nio menunjukkan bahwa bisnis kendaraan listrik China bisa tumbuh sehat. Bagaimanapun, situasi pasar dan faktor eksternal yang berubah tetap membutuhkan strategi adaptif demi kelanjutan kesuksesan jangka panjang.

Source: cnevpost.com

Berita Terkait

Back to top button