Polytron G3+ Muncul Di Indonesia Open 2026, Strategi Berani Atasi Ragu EV

Kehadiran Polytron G3+ Series di Polytron Indonesia Open 2026 World Tour Super 1000 menandai langkah baru produsen elektronik lokal itu dalam memadukan teknologi, olahraga, dan hiburan di satu panggung besar. Di ajang bulu tangkis internasional yang digelar di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Polytron tampil sebagai Official Electric Vehicle Partner dan membawa kendaraan listrik terbarunya ke hadapan publik.

Momentum ini muncul saat turnamen bergengsi tersebut mempertemukan 248 pebulutangkis elite dari 22 negara. Mereka memperebutkan total hadiah 1.450.000 USD, membuat panggung kompetisi ini juga menjadi ruang strategis bagi Polytron untuk memperlihatkan solusi mobilitas masa depan kepada audiens yang luas.

Sportstainment di luar arena

Polytron tidak hanya hadir lewat kendaraan listrik, tetapi juga lewat konsep sportstainment bertajuk “Beyond Badminton”. Konsep ini menggabungkan teknologi modern, olahraga, dan hiburan interaktif agar pengunjung tidak hanya menonton pertandingan, tetapi juga ikut merasakan pengalaman yang dirancang khusus di area turnamen.

Area luar Istora kemudian disulap menjadi ruang bermain interaktif dengan semangat Pride of the Nation. Sepanjang turnamen yang bergulir hingga 7 Juni 2026, pengunjung dapat menikmati beragam aktivitas di stan yang disiapkan untuk masyarakat umum.

Di area tersebut, panitia menyediakan tantangan interaktif seperti Speed Typing dan Smash & Reflex Challenge. Sejumlah permainan digital lain juga ikut dihadirkan untuk menambah daya tarik bagi para pengunjung dari berbagai usia.

Hiburan, mobilitas, dan pesan lingkungan

Kemeriahan di area luar lapangan juga diperkuat oleh panggung musik yang menghadirkan musisi nasional. Maliq & D’Essentials dan Marion Jola menjadi bagian dari hiburan yang melengkapi atmosfer turnamen di Jakarta.

Di balik kemasan hiburan itu, Polytron membawa pesan yang lebih luas tentang mobilitas ramah lingkungan. Perusahaan memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan solusi yang ditujukan mengurangi keraguan masyarakat terhadap performa kendaraan listrik.

Tiga strategi utama disiapkan untuk menjawab kekhawatiran calon pengguna. Strategi itu mencakup skema sewa baterai, Buy Back Guarantee, dan komitmen layanan jangka panjang sebagai brand asli Indonesia.

Skema yang ditawarkan Polytron

Skema sewa baterai menjadi salah satu tawaran utama kepada konsumen. Program ini memberikan lifetime warranty dan membuat harga beli unit awal menjadi lebih terjangkau.

Polytron juga menawarkan Buy Back Guarantee sebagai jaminan nilai investasi. Dalam program ini, perusahaan menjamin pembelian kembali unit motor listrik milik konsumen seharga 70 persen dalam jangka waktu tiga tahun.

Langkah ketiga bertumpu pada identitas Polytron sebagai brand asli Indonesia yang akan berusia 51 tahun pada September mendatang. Komitmen itu diarahkan untuk memastikan pendampingan dan layanan purnajual jangka panjang bagi para pemilik kendaraan.

General Manager Corporate Communications Polytron, Diantika, mengatakan kehadiran perusahaan di PIO 2026 ingin membuat teknologi bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia menyebut sportstainment sebagai cara untuk merayakan kebersamaan dan hadir lebih dekat dengan masyarakat Indonesia.

Kehadiran G3+ Series di tengah turnamen ini menunjukkan bagaimana Polytron membaca ajang olahraga sebagai ruang pertemuan antara promosi produk, hiburan publik, dan pesan industri hijau. Di saat perhatian penonton tertuju pada persaingan para atlet dunia, area luar Istora menjadi etalase bagi upaya Polytron memperkenalkan kendaraan listrik ke khalayak yang lebih luas.

Berita Terkait

Back to top button