Suzuki Victorious Contest Mengasah Ketajaman Teknisi Motor Dengan Ujian Ketat, Siapa Pantas Menjadi Juara Nasional?

Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali menyelenggarakan Suzuki Victorious Contest sebagai ajang tahunan untuk mengasah dan menguji kemampuan teknisi sepeda motor resmi. Kompetisi ini bertujuan menjaga kualitas layanan aftersales dengan menguji kompetensi teknisi sepeda motor Suzuki secara ketat dan menyeluruh. Tahun ini, babak final nasional yang diikuti oleh para teknisi terbaik dari berbagai daerah di Indonesia digelar di SMK Wiworotomo Purwokerto, mitra strategis SIS dalam pengembangan pendidikan vokasi otomotif.

Sebanyak 246 teknisi berkompetisi sejak babak penyisihan awal di tingkat main dealer hingga regional, dan terpilih perwakilan finalis terbaik untuk beradu kemampuan pada babak final nasional. Menurut Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales, “Suzuki Victorious Contest merupakan salah satu upaya Suzuki untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas teknisi yang merupakan ujung tombak layanan aftersales.” Kompetisi ini juga menjadi motivasi bagi teknisi untuk memberikan pelayanan sesuai standar bagi konsumen.

Proses Seleksi dan Penilaian

Proses seleksi dimulai dari kompetisi teknisi di masing-masing main dealer, lalu berlanjut ke tingkat regional hingga nasional. Sistem penyaringan yang ketat memastikan hanya teknisi dengan kompetensi unggul yang tampil di babak final. Final nasional 2026 dihadiri finalis dari daerah seperti Jakarta, Makassar, Cirebon, Semarang, dan Samarinda. Acara semakin meriah dengan hiburan berupa penampilan dalang cilik dan lengger Banyumasan yang menarik perhatian para peserta dan tamu undangan.

Para finalis diuji melalui empat tahapan pengujian utama yang komprehensif, yaitu:

  1. Tes Teori
    Mengukur pemahaman teknisi terhadap produk dan teknologi sistem sepeda motor Suzuki secara mendalam.

  2. Tes Pengukuran
    Menilai ketepatan dan keterampilan dalam menggunakan alat ukur sesuai prosedur standar operasional (SOP).

  3. Tes Praktik
    Menguji kemampuan teknis langsung dalam melakukan servis dan perbaikan sepeda motor secara akurat.

  4. Troubleshooting
    Mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah kendaraan melalui analisis cepat dan tepat, mencerminkan situasi nyata di bengkel resmi.

Setiap tahap menilai ketelitian, kecepatan, keselamatan kerja, dan ketepatan prosedur. Hasil penilaian dikumpulkan dan dijumlahkan untuk menentukan pemenang utama. Juara pertama diraih oleh Heru Khabib Muslim dari PT Indo Sunmotor Gemilang Jakarta. Harsono dari PT Indo Sunmotor Gemilang Semarang menjadi juara kedua, dan Rajiman dari PT Insan Sarana Maju Cirebon menempati posisi ketiga.

Kolaborasi antara Industri dan Pendidikan Vokasi

Pemilihan lokasi final di SMK Wiworotomo Purwokerto memperlihatkan sinergi yang kuat antara dunia industri otomotif dan pendidikan vokasi. Kerjasama ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas teknisi masa depan, tapi juga membuka kesempatan yang luas bagi generasi muda untuk berkembang bersama industri sepeda motor. Sinergi ini mengedepankan pembekalan teknis dan praktek langsung agar lulusan siap bersaing dan berkontribusi di dunia kerja.

Menurut Hariadi, kompetisi ini menjadi apresiasi terhadap para teknisi yang bekerja langsung di lapangan. Ajang Suzuki Victorious Contest yang sejak pertama kali diadakan pada 1999 bertujuan menjaga keahlian teknisi secara konsisten agar layanan yang diberikan selalu presisi. Ini juga menjadi momentum untuk menghargai kontribusi mereka dalam menjaga kepuasan pelanggan di seluruh jaringan resmi Suzuki.

Melalui Suzuki Victorious Contest 2025, PT Suzuki Indomobil Sales menegaskan komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan profesionalisme di layanan aftersales. Layanan yang handal dan berkualitas menjadi prioritas untuk mempertahankan kepercayaan pelanggan setia Suzuki di Indonesia. Program ini sekaligus menjadi sarana pengembangan sumber daya manusia yang mampu mengikuti perkembangan teknologi otomotif yang semakin maju.

Source: www.oto.com

Berita Terkait

Back to top button