Pindad Langsung Benahi Maung Usai Dikeluhkan Prabowo, Bocor Dan Gredek Diakui Awal Penggunaan

Pindad merespons setelah MV3 Garuda Limousine, mobil produksi perusahaan itu yang digunakan Presiden Prabowo Subianto, dikeluhkan karena sempat bocor dan menimbulkan bunyi gredek. Perusahaan menyatakan keluhan itu sudah diterima dan langsung ditangani secara maksimal pada masa awal penggunaan kendaraan.

Dalam pernyataannya di akun Instagram resmi, PT Pindad menyebut tim teknis segera melakukan pemeriksaan dan perbaikan menyeluruh. Perusahaan juga mengatakan kendaraan kemudian kembali beroperasi optimal sesuai standar yang ditetapkan.

Masukan dari Presiden jadi bahan evaluasi

Pindad menilai masukan dari Prabowo penting untuk penyempurnaan dan inovasi pada masa mendatang. Perusahaan menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kepercayaan Prabowo dalam pengembangan dan penggunaan MV3 Garuda Limousine sebagai kendaraan kepresidenan.

Pindad menyebut kepercayaan itu menjadi kebanggaan sekaligus amanah besar bagi seluruh pegawainya. Karena itu, perusahaan menegaskan komitmen untuk terus menghadirkan produk yang berkualitas sesuai kebutuhan pengguna.

Kendaraan sempat dikembangkan tanpa sunroof

Pindad menjelaskan MV3 Garuda Limousine yang dipakai Prabowo sebagai mobil dinas awalnya dikembangkan sebagai kendaraan full armour tanpa fitur sunroof. Namun, tiga hari menjelang pelantikan Presiden, muncul kebutuhan penambahan fitur itu agar presiden dapat menyapa masyarakat langsung dalam berbagai kegiatan kenegaraan.

Keluhan Prabowo sendiri sebelumnya muncul saat ia berbagi pengalaman menggunakan Maung, kendaraan taktis produksi Pindad yang dijadikan mobil dinas kepresidenannya. Ia mengaku menemukan sejumlah kekurangan, mulai dari atap bocor saat hujan hingga suara berisik saat kendaraan dipakai di medan menanjak.

Cerita Prabowo soal bocor dan suara gredek

Prabowo menceritakan pernah tertidur di dalam mobil itu ketika hujan deras turun. Ia lalu terbangun karena mendengar suara tetesan air dan mendapati kendaraan tersebut bocor.

Meski menyebut hal itu wajar karena masih dalam proses pengembangan produk baru, Prabowo meminta Pindad melakukan perbaikan. Ia bahkan mengatakan sudah mengirim kembali kendaraan itu dan meminta agar kebocorannya dikurangi.

Prabowo juga menyampaikan pengalaman lain saat menggunakan Maung di daerah pegunungan. Menurut dia, mobil tersebut sempat mengeluarkan suara “geredek-geredak” ketika menanjak.

Pindad menegaskan perbaikan sudah dilakukan

Respons Pindad menempatkan keluhan Prabowo sebagai bagian dari proses penyempurnaan produk, bukan sekadar kritik biasa. Perusahaan menekankan bahwa pemeriksaan dan perbaikan sudah dilakukan secara tepat dan cepat agar kendaraan kembali sesuai standar operasional.

Konteks ini menunjukkan posisi penting MV3 Garuda Limousine sebagai kendaraan kepresidenan sekaligus produk yang masih terus disempurnakan. Pindad pun menegaskan bahwa pengalaman langsung dari pengguna, termasuk Presiden, menjadi masukan penting untuk pengembangan kendaraan berikutnya.

Source: www.cnnindonesia.com

Terkait