BYD Denza Z9 GT Membelah Batas Jarak Tempuh Mobil Listrik Dunia Hingga 1.036 Km, Teknologi Blade Battery Mengubah Aturan Main!

BYD sebagai pabrikan otomotif asal China kembali membuat gebrakan dengan memperkenalkan pembaruan pada model Denza Z9 GT. Mobil listrik murni ini diklaim sebagai kendaraan dengan jarak tempuh terpanjang di dunia, mencapai hingga 1.036 kilometer berdasarkan standar CLTC (China Light-Duty Vehicle Test Cycle). Pencapaian tersebut menjadi bukti kemajuan teknologi baterai dan efisiensi kendaraan listrik yang terus berkembang.

Peningkatan jarak tempuh ini berkat penggunaan baterai Blade terbaru berkapasitas 122,496 kWh. Kapasitas baterai yang besar tersebut memungkinkan Denza Z9 GT melaju lebih jauh tanpa harus sering mengisi ulang energi. Sebagai perbandingan, beberapa model kendaraan listrik lain hanya mampu menempuh jarak sekitar 400-600 kilometer dalam sekali pengisian penuh.

Pilihan Varian dan Sistem Penggerak

Denza Z9 GT terbaru menawarkan dua jenis sistem penggerak, yaitu Battery Electric Vehicle (BEV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Pada varian BEV, konsumen bisa memilih konfigurasi penggerak roda belakang (RWD) maupun penggerak semua roda (AWD). Mobil ini tersedia dengan dua opsi baterai, masing-masing berkapasitas 102,33 kWh dan 122,496 kWh.

Jarak tempuh berbagai varian BEV Denza Z9 GT berdasarkan standar CLTC adalah sebagai berikut:

  1. Varian dengan baterai 102,33 kWh mampu menempuh jarak sekitar 820 kilometer.
  2. Varian dengan baterai 122,496 kWh mencapai jarak maksimal 1.036 kilometer.

Varian RWD menggunakan satu motor listrik dengan tenaga 370 kW (setara 496 hp) yang memungkinkan kecepatan maksimum hingga 240 km/jam. Sementara varian AWD menggabungkan satu motor listrik di depan bertenaga 230 kW dan dua motor listrik di belakang masing-masing 310 kW, sehingga total tenaga yang dihasilkan mencapai 850 kW (1.140 hp). Tenaga ini meningkat 140 kW dibanding model sebelumnya, dengan top speed 270 km/jam.

Spesifikasi Varian Plug-in Hybrid (PHEV)

Varian PHEV Denza Z9 GT dilengkapi baterai berkapasitas 63,82 kWh, hampir dua kali lipat lebih besar dari versi sebelumnya. Jarak tempuh listrik murni varian ini mampu mencapai 400 kilometer dengan standar CLTC. Sistem penggeraknya menggabungkan mesin bensin 2.0 liter turbo yang menghasilkan tenaga 152 kW (204 hp) dan tiga motor listrik yang bisa menyemburkan tenaga total 640 kW (858 hp). Top speed varian PHEV ini mencapai 230 km/jam.

Dimensi dan Teknologi Kabin

Denza Z9 GT terbaru masih mempertahankan dimensi seperti versi sebelumnya, dengan panjang 5.195 mm, lebar 1.990 mm, tinggi 1.500 mm, dan jarak sumbu roda 3.125 mm. Kabin mobil dibekali layar sentuh utama berukuran 17,3 inci serta dua monitor pendamping 13,2 inci beresolusi 2.5K pada dashboard.

Sistem infotainment mendukung konektivitas untuk hingga sepuluh layar sekaligus dan dapat menerima perintah suara. Semua ini berjalan dengan optimal berkat chip kokpit pintar DiLink berbasis teknologi fabrikasi 4 nm. Fitur keselamatan dan bantuan pengemudi yang disematkan sudah mengadopsi sistem DiPilot 300 “God’s Eye” B 5.0, yang memberikan pengalaman mengemudi yang lebih canggih dan aman.

Denza Z9 GT di Pasar Indonesia

Mobil Denza Z9 GT pernah tampil di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 yang berlangsung di Kemayoran, Jakarta. Kehadirannya menarik perhatian karena menjadi salah satu kendaraan listrik dengan teknologi terdepan yang dipamerkan di pasar otomotif tanah air.

Setelah itu, Denza Z9 GT diperlihatkan kembali di beberapa diler resmi Denza di Jakarta Utara. Saat ini, pemesanan mobil ini sudah bisa dilakukan dengan membayar booking fee sebesar Rp 50 juta. Estimasi harga model ini berada di kisaran Rp 1 miliar hingga Rp 1,3 miliar. Namun, pihak PT BYD Motor Indonesia masih belum mengonfirmasi tanggal peluncuran resmi di Indonesia.

Penguatan Posisi BYD di Industri Mobil Listrik

Dengan menghadirkan Denza Z9 GT yang mampu menempuh jarak hingga 1.036 Km, BYD menunjukkan ambisi kuat dalam menguasai pasar kendaraan listrik jarak jauh. Baterai Blade yang inovatif menjadi kunci utama keberhasilan ini, karena memiliki kepadatan energi tinggi dengan ketahanan yang optimal dan tingkat keamanan tinggi.

Jarak tempuh yang sangat panjang membuka peluang penggunaan kendaraan listrik bukan hanya untuk mobilitas dalam kota, tetapi juga perjalanan jarak jauh yang selama ini dianggap sebagai tantangan utama mobil listrik. BYD melalui Denza Z9 GT membawa tren baru bagi pengembangan kendaraan listrik agar semakin praktis dan diminati secara global.

Data dari standar CLTC juga memberi gambaran realistis tentang kemampuan sebenarnya dalam penggunaan jalan umum, sehingga menjadi acuan penting bagi konsumen dan produsen lainnya untuk meningkatkan kualitas kendaraan listrik.

Dengan berbagai peningkatan dari segi baterai, tenaga motor, fitur teknologi, hingga pilihan varian penggerak, Denza Z9 GT siap menjadi salah satu pelopor mobil listrik jarak jauh yang ramah lingkungan dan unggul dalam performa.

Mobil ini layak diperhitungkan dalam persaingan pasar kendaraan listrik global khususnya di segmen premium dengan fokus jarak tempuh dan teknologi tinggi. Kehadirannya di Indonesia juga menunjukkan potensi berkembangnya ekosistem mobil listrik di tanah air yang didukung oleh inovasi pabrikan seperti BYD.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: otomotif.kompas.com

Berita Terkait

Back to top button