Xpeng Hadirkan X9 MPV Listrik Terbaru Dengan Harga Lebih Rendah, Siap Taklukkan Pasar Premium dan Kerek Penjualan!

Author: Qoo Media

Xpeng baru saja meluncurkan versi terbaru dari X9, sebuah MPV listrik murni yang menawarkan harga lebih kompetitif untuk memperkuat posisi di segmen kendaraan premium. Model 2026 ini dibanderol mulai dari 309.800 yuan, turun sekitar 14% dibandingkan harga pendahulunya yang mencapai 359.800 yuan.

Penurunan harga tersebut menunjukkan strategi agresif Xpeng dalam meningkatkan penjualan. Perusahaan berharap dengan harga baru ini, X9 bisa lebih menarik bagi konsumen yang mencari kendaraan keluarga berteknologi tinggi dan ramah lingkungan.

Spesifikasi dan Performa

Xpeng X9 terbaru menggunakan platform tegangan tinggi 800 volt dan baterai dengan kemampuan pengisian cepat 5C. Dengan teknologi ini, kendaraan mampu menempuh jarak hingga 750 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Jarak tempuh ini menjadikan X9 sebagai MPV listrik dengan jangkauan terpanjang di dunia yang mendukung pengisian ultra cepat.

Model ini memiliki lima varian harga yang berbeda yaitu 309.800 yuan, 321.800 yuan, 329.800 yuan, 349.800 yuan, dan 369.800 yuan. Dimensi kendaraan tetap besar dan nyaman untuk kebutuhan keluarga, yakni panjang 5.293 mm, lebar 1.988 mm, tinggi 1.785 mm, serta jarak antar roda 3.160 mm.

Teknologi Cerdas dan Fitur Premium

Setiap varian X9 dilengkapi dengan chip AI Turing buatan Xpeng yang mampu memproses hingga 2.250 TOPS (triliun operasi per detik). Varian tertinggi bahkan menggunakan tiga chip sekaligus untuk memaksimalkan fungsi smart driving. Ini memberikan pengalaman berkendara yang lebih aman dan intuitif.

Selain itu, Xpeng baru memperkenalkan Vision-Language-Action (VLA 2.0), sebuah sistem pengemudian pintar generasi kedua yang mendukung target perusahaan untuk mencapai Level 4 autonomous driving. Sistem ini nantinya akan dipasang secara bertahap mulai akhir Maret.

Strategi Pemasaran dan Target Penjualan

Peluncuran X9 terbaru terjadi di tengah perlambatan penjualan yang sempat terjadi pada Februari. Penurunan hampir 50% secara year-on-year sempat tercatat, sebagian dipengaruhi oleh libur Tahun Baru Imlek. Meski demikian, Xpeng tetap optimistis dan memasang target tinggi dengan menargetkan pengiriman kendaraan mencapai 550.000 hingga 600.000 unit tahun ini.

Strategi ganda perusahaan yang menggabungkan BEV (battery electric vehicle) dan EREV (extended-range electric vehicle) juga dipertahankan demi memperluas pilihan pasar. Selain fokus pada produk premium, Xpeng berencana meluncurkan empat model SUV baru pada tahun ini, termasuk seri G01, G02, serta Mona D02 dan D03.

Ekspansi Pasar Global

Perusahaan juga semakin agresif dalam memperluas pasar internasional. Dalam surat internal terbaru, CEO Xpeng menyatakan harapan penjualan luar negeri meningkat dua kali lipat di tahun ini. Target jangka panjangnya adalah mencapai penjualan satu juta kendaraan di luar China pada tahun 2030, dimana setidaknya 70% keuntungan akan berasal dari penjualan global.

Dengan peluncuran X9 terbaru yang menawarkan kombinasi harga bersaing, teknologi canggih, dan jangkauan baterai yang panjang, Xpeng berupaya mengokohkan diri sebagai pemain utama di pasar mobil listrik kelas premium. Keberhasilan strategi ini sangat bergantung pada bagaimana respons konsumen terhadap harga baru dan fitur inovatif yang ditawarkan.

Source: cnevpost.com
Terbaru