
BYD akan meluncurkan generasi kedua baterai blade dan teknologi flash charging pada tanggal 5 Maret di Shenzhen, sebagai upaya untuk menghadirkan inovasi terbaru di industri kendaraan energi baru (NEV). Peluncuran ini disambut dengan harapan tinggi karena BYD mengalami penurunan penjualan selama enam bulan berturut-turut dan teknologi baru tersebut diharapkan menjadi katalis utama untuk membalikkan tren penurunan pasar.
Teknologi baterai blade generasi kedua ini akan pertama kali digunakan pada mobil mewah sub-brand BYD, yaitu Yangwang U7. Model ini dilengkapi dengan paket baterai berkapasitas 150 kWh yang mampu menempuh jarak murni hingga 1.006 kilometer dalam sekali pengisian. Data ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam hal efisiensi dan kapasitas dibandingkan generasi sebelumnya.
Inovasi Baterai Blade Generasi Kedua
Baterai blade yang diluncurkan pertama kali oleh BYD pada tahun 2020 dikenal sebagai teknologi yang unggul dalam aspek keselamatan dan ketahanan umur pemakaian baterai. Versi generasi kedua ini diklaim mampu mengatasi “segitiga mustahil” pada mobil listrik mewah yaitu keseimbangan antara tenaga tinggi, jarak tempuh jauh, dan kemampuan pengisian cepat.
Hu Xiaoqing, General Manager Divisi Penjualan Yangwang, menyatakan bahwa baterai ini akan membawa perubahan dalam segmen flagship model listrik premium dengan mendukung tenaga kuda besar sekaligus waktu pengisian yang sangat singkat. Hal ini menjadi pembeda utama dibandingkan model mobil listrik lain di pasar.
Teknologi Flash Charging dan Infrastruktur Pengisian Cepat
Selain baterai baru, BYD juga mengembangkan fasilitas pengisian cepat (flash charging) dengan kapasitas megawatt level. Informasi terbaru menyebutkan bahwa BYD sedang menguji fasilitas pengisian dengan output hingga 2.100 kilowatt. Charger berdesain T-shape dan warna cyan ini memungkinkan pengisian ulang 400 kilometer dalam waktu sekitar lima menit saja.
Teknologi pengisian cepat ini sudah diperkenalkan oleh BYD sejak Maret tahun lalu dengan baterai dan charger flash yang mampu memangkas waktu pengisian jauh lebih singkat dibandingkan teknologi konvensional. Fasilitas ini diharapkan mempercepat adopsi kendaraan listrik karena mengatasi kendala lama pengisian baterai.
Strategi BYD Menghadapi Pasar yang Lesu
Performa penjualan BYD sempat mengalami tekanan signifikan. Pada bulan Februari, penjualan kendaraan energi baru BYD turun sebesar 41% secara tahunan akibat pengaruh kebijakan nasional dan periode libur Tahun Baru Imlek di China. Bahkan untuk pertama kalinya, penjualan ekspor BYD melebihi penjualan domestik.
Situasi pasar ini memaksa produsen asal China tersebut untuk melakukan inovasi disruptif agar daya tarik produknya meningkat dan permintaan pasar kembali tumbuh. Model premium seperti Yangwang U7, U8, dan U8L akan diperkenalkan bersamaan dengan peluncuran teknologi baru ini.
Jajaran Model Baru Selain Yangwang
Pada acara peluncuran di Shenzhen, BYD juga dijadwalkan menghadirkan model flagship SUV dari lini Dynasty, yakni Datang, serta versi terbaru sedan Z9GT dari brand Denza. Langkah ini menunjukkan ambisi BYD untuk memperkuat posisi di segmen kendaraan premium dan sport utility yang semakin kompetitif.
Peluncuran ini bukan hanya sekadar menghadirkan produk baru, tetapi juga menandai lompatan teknologi dalam baterai kendaraan listrik dan solusi pengisian yang lebih cepat dan praktis. Tahun ini bisa menjadi titik balik BYD dalam mengatasi tantangan pasar global sekaligus memperkuat posisi sebagai pemimpin inovasi di industri NEV.
- BYD Yangwang U7: Mobil mewah dengan baterai blade generasi kedua berkapasitas 150 kWh.
- Jarak Tempuh: Hingga 1.006 kilometer dalam sekali pengisian.
- Pengisian Cepat: Flash charger 2.100 kW, bisa mengisi baterai 400 km hanya dalam 5 menit.
- Model Baru: Peluncuran Yangwang U8, U8L, Dynasty Datang SUV, dan Denza Z9GT.
- Strategi Pasar: Mengatasi penurunan penjualan dengan inovasi teknologi dan model premium.
Peluncuran baterai dan teknologi pengisian baru oleh BYD menjadi sinyal kuat bahwa inovasi adalah kunci pertumbuhan di pasar kendaraan listrik yang semakin kompetitif. Pengembangan baterai blade generasi kedua dan flash charging berkapasitas tinggi membuka peluang baru untuk kendaraan listrik yang lebih efektif dan memudahkan pengguna dalam aktivitas sehari-hari. Dengan strategi ini, BYD berharap dapat memacu permintaan dan memastikan posisinya tetap unggul di industri otomotif global.
Source: cnevpost.com








