
Penyeberangan antara Jawa dan Bali akan ditutup sementara selama masa Mudik Lebaran. Kebijakan ini diterapkan karena bertepatan dengan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang jatuh berdekatan dengan periode mudik.
Penutupan ini sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang dikeluarkan oleh otoritas terkait, antara lain dari Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Provinsi Bali. Senior Department Head Corporate Communication ASDP, Ellenor Piri, menyatakan bahwa penutupan operasional pelabuhan dilakukan selama 24 jam penuh untuk menghormati pelaksanaan Hari Nyepi.
Pelabuhan yang Ditutup Sementara
Penutupan berlaku di beberapa pelabuhan utama penyeberangan antara Jawa dan Bali, yaitu:
- Pelabuhan Ketapang – Gilimanuk, jalur utama dengan penutupan mulai Rabu pukul 17.00 hingga Jumat pukul 06.00 waktu setempat.
- Pelabuhan Padang Bai – Lembar, menghubungkan Bali dengan Nusa Tenggara Barat, tutup mulai Rabu pukul 21.00 hingga Jumat pukul 01.30 waktu setempat.
- Pelabuhan Gilimanuk, penutupan mulai Kamis pukul 05.00 hingga Jumat pukul 06.00 waktu setempat.
- Pelabuhan Padang Bai, tutup mulai Kamis pukul 04.00 hingga Jumat pukul 11.30 waktu setempat.
Secara garis besar, penutupan ini berlangsung sejak H-3 hingga H-1 Lebaran, atau titik waktu sebelum hari raya Idul Fitri, yang juga berdekatan dengan Hari Nyepi.
Dampak Penutupan dan Imbauan untuk Masyarakat
Seluruh layanan operasional penyeberangan dihentikan sementara selama periode penutupan tersebut. Hal ini berpotensi menimbulkan kepadatan pada masa sebelum dan sesudah penutupan karena bersamaan dengan arus mudik dan balik Lebaran.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menegaskan bahwa penutupan dilakukan untuk menghormati Hari Nyepi dan memastikan pengaturan layanan penyeberangan tetap terkendali. Aan juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan antar pulau untuk menyesuaikan jadwal keberangkatan.
Masyarakat disarankan mengatur ulang rencana perjalanan serta memantau informasi terbaru dari Ditjen Hubdat dan operator pelabuhan agar tidak terkena dampak penutupan. Dengan perencanaan yang baik, perjalanan diharapkan tetap aman, lancar, dan minim hambatan selama periode padat arus mudik.
Langkah Pengaturan Operasional Penyeberangan
Pelaksanaan penutupan ini merujuk pada SKB yang antara lain mengatur jadwal layanan dan prosedur penutupan pelabuhan. Surat keputusan ini telah dipublikasikan sejak awal tahun sehingga operator dan masyarakat memiliki waktu persiapan.
Selain penutupan, pengelola pelabuhan juga melakukan patroli keamanan dan pengawasan demi kelancaran pelayanan saat operasional dibuka kembali. Langkah ini penting mengingat peningkatan volume kendaraan dan penumpang biasanya mencapai puncak pada musim mudik.
Informasi Jadwal Penutupan Pelabuhan
| Pelabuhan | Mulai Penutupan | Akhir Penutupan | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Ketapang | Rabu, pukul 17.00 | Jumat, pukul 06.00 | H-3 sampai H-1 Lebaran |
| Gilimanuk | Kamis, pukul 05.00 | Jumat, pukul 06.00 | H-2 sampai H-1 Lebaran |
| Lembar | Rabu, pukul 21.00 | Jumat, pukul 01.30 | H-3 sampai H-1 Lebaran |
| Padang Bai | Kamis, pukul 04.00 | Jumat, pukul 11.30 | H-2 sampai H-1 Lebaran |
Penutupan ini berlaku selama 24 jam penuh pada hari-hari yang telah ditentukan. Setelah selesai, pelabuhan akan kembali beroperasi normal.
Kesimpulan Informasi untuk Perjalanan Mudik
Penutupan sementara lintas penyeberangan Jawa-Bali menjadi perhatian penting dalam pengaturan arus mudik Lebaran. Kebijakan ini diambil untuk menghormati Hari Nyepi sekaligus menjaga kelancaran operasional pelabuhan selama periode padat.
Bagi pemudik dan pelaku perjalanan yang ingin menyeberang antar pulau, disarankan untuk merencanakan perjalanan dengan matang. Menyesuaikan jadwal keberangkatan dan memantau update resmi dari pihak pengelola dapat membantu menghindari penundaan serta kepadatan di pelabuhan.
Dengan koordinasi yang baik antara pemerintah, operator pelabuhan, dan masyarakat, diharapkan perjalanan mudik dan balik tahun ini tetap berjalan aman dan nyaman meskipun ada penyesuaian operasional di jalur penyeberangan.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: otomotif.kompas.com








