Qijing, sebuah merek mobil baru hasil kolaborasi antara Huawei dan GAC Group, akan memperkenalkan kendaraan pertamanya pada 17 Maret. Mobil ini hadir sebagai coupe shooting brake generasi terbaru yang menggabungkan teknologi canggih dalam bidang pengemudian otonom dan sasis.
Model perdana Qijing dilengkapi dengan LiDAR 896-channel yang merupakan spesifikasi tertinggi di dunia untuk produksi massal. Teknologi ini mampu meningkatkan kemampuan deteksi kendaraan hingga level sensor gambar, memungkinkan identifikasi objek kecil setinggi 14 sentimeter dari jarak 120 meter.
Perpaduan Teknologi Tinggi dan Desain Futuristik
Mobil ini mengintegrasikan kokpit pintar berbasis HarmonySpace, yang dikembangkan oleh Huawei. Selain itu, Qijing memakai sasis digital XMC hasil rancangan Huawei untuk mendukung kemampuan pengemudian otonom level 3 yang futuristik. Desain shooting brake coupe ini mengusung konsep “new species in the AI era” yang menggabungkan estetika dan fungsi pintar dalam satu kendaraan.
Sistem gerak kendaraan ini bekerja dengan teknologi kontrol vektor lima dimensi, yang mencakup koordinasi presisi antara tiga motor, suspensi, dan sistem kemudi. Dengan demikian, kestabilan dan postur mobil saat melaju di tikungan kecepatan tinggi dapat terjaga dengan baik dan responsif.
Pengujian Ekstrim dan Rencana Peluncuran
Qijing telah melakukan berbagai validasi penting termasuk uji coba pada kondisi musim dingin yang sangat dingin. Uji ini memastikan keandalan teknologi dan performa mobil dalam berbagai kondisi lingkungan. GAC Group menyatakan bahwa kendaraan ini akan resmi diluncurkan ke pasar pada Juni 2026.
Merek Qijing, yang diumumkan pada September 2025, fokus pada segmen kendaraan listrik premium di Tiongkok yang tengah tumbuh pesat. CEO Qijing, Liu Jiaming, yang memiliki pengalaman luas di industri otomotif, memimpin proyek ini untuk menjadikan model perdananya sebagai pesaing utama di pasar mobil mewah.
Potensi Besar di Segmen Shooting Brake
Shooting brake sebelumnya merupakan segmen yang relatif kecil di Tiongkok. Namun, kesuksesan luar biasa dari Zeekr 001 mengungkap nilai komersial yang besar di pasar ini. Qijing menargetkan untuk menciptakan flagship yang mampu menyaingi pengalaman berkendara mobil dengan harga sekitar satu juta yuan (sekitar $145.000).
Penerapan LiDAR 896-channel dari Huawei memberikan keunggulan signifikan, terutama dalam hal volume data titik awan yang dihasilkan hingga tujuh kali lipat dibanding produk 128-channel mainstream. Hal ini memungkinkan pengenalan lingkungan yang lebih detail dan akurat.
Inovasi dan Masa Depan Mobil Pintar
Qijing menampilkan inovasi yang mendalam dalam integrasi perangkat keras dan perangkat lunak. Harmonisasi antara sistem LiDAR, kokpit digital, dan sasis pintar memperkuat posisi kendaraan ini sebagai pelopor dalam era mobil cerdas. Dengan dukungan teknologi Huawei, model ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan kendaraan listrik premium dengan kemampuan pengemudian otonom tingkat lanjut.
Peluncuran mobil shooting brake canggih ini pada Maret menjadi tanda awal putaran baru persaingan di pasar mobil listrik China. Keunggulan teknologi dan desain yang futuristik membuka peluang Qijing untuk menjadi innovator utama di kelasnya. Pasar kendaraan listrik premium di Tiongkok diprediksi akan semakin kompetitif dengan masuknya produk hasil kolaborasi dua raksasa teknologi dan otomotif ini.
Source: cnevpost.com





