
Pemerintah telah menetapkan jadwal penerapan sistem one way dan contra flow untuk mengurai kemacetan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Pengaturan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran lalu lintas di jalur-jalur utama yang menghubungkan berbagai daerah tujuan. Sistem one way akan diberlakukan mulai dari kilometer 70 ruas Tol Jakarta–Cikampek hingga kilometer 421 Tol Semarang–Solo.
Untuk arus mudik, sistem one way berlaku pada tanggal 17 pukul 12.00 hingga 20 pukul 24.00 waktu setempat. Sedangkan arus balik akan dimulai pada tanggal 23 pukul 12.00 hingga 29 pukul 24.00 waktu setempat. Kebijakan tersebut diatur dalam Surat Keputusan Bersama yang melibatkan Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan Kementerian Pekerjaan Umum, sebagai pedoman resmi dalam pengelolaan kendaraan.
Penutupan Gerbang Tol dan Jalur Pendukung
Pada masa penerapan one way arus mudik, semua gerbang tol menuju arah Jakarta akan ditutup. Sebaliknya, saat arus balik, gerbang tol menuju arah Semarang akan ditutup. Bagi kendaraan dari Tol Cisumdawu menuju Tol Cipali saat arus mudik maupun arus balik, disediakan akses keluar melalui Gerbang Tol Cimalaka dan Cisumdawu Jaya. Penutupan dan pembersihan jalur rest area juga dilaksanakan mulai pukul 10.00 hingga 12.00 pada hari penerapan one way, guna menunjang kelancaran lalu lintas.
Pelaksanaan Sistem Contra Flow dan Ganjil-Genap
Selain one way, sistem contra flow akan diterapkan di ruas tol tertentu. Pada Tol Jakarta–Cikampek km 47 hingga km 70 dan Tol Jagorawi km 21 sampai km 8, contra flow akan berlaku pada jam-jam puncak arus mudik dan balik. Khusus di Tol Jakarta–Cikampek, contra flow diberlakukan mulai tanggal 17 pukul 14.00 hingga 20 pukul 24.00, dilanjutkan pada tanggal 21 dan 22 dengan jam operasional tertentu.
Untuk arus balik, kontra flow berlangsung dari tanggal 23 pukul 14.00 hingga 29 pukul 24.00 di Tol Jakarta–Cikampek. Penyesuaian juga dilakukan di Tol Jagorawi pada tanggal 24 dan 29 dengan jam yang telah ditentukan. Selain itu, sistem ganjil-genap diberlakukan untuk mengendalikan volume kendaraan di beberapa titik, seperti Tol Karawang Barat hingga Kalikangkung dan Tol Tangerang–Merak.
Durasi dan Pengecualian Ganjil Genap
Penerapan ganjil-genap selama arus mudik dimulai dari tanggal 17 pukul 14.00 dan berakhir pada tanggal 20 pukul 24.00. Pada arus balik, sistem ini berlaku sejak tanggal 23 pukul 00.00 hingga 29 pukul 24.00 waktu setempat. Namun ada sejumlah pengecualian yang dikecualikan dari aturan ganjil-genap. Kendaraan dinas seperti milik Presiden, Wakil Presiden, DPR, MPR, hingga kendaraan kepolisian dan TNI tidak dikenakan pembatasan.
Selain itu, kendaraan angkutan umum, mobil dinas kementerian, kendaraan pemadam kebakaran, ambulans, serta kendaraan untuk penyandang disabilitas juga tidak terpengaruh oleh aturan ganjil genap. Pengelola jalan tol dan mobil barang dengan kriteria tertentu juga mendapat pengecualian demi kelancaran operasional.
Harapan Pemerintah untuk Kelancaran Mudik
Direktur Jenderal Perhubungan Darat menegaskan bahwa penerapan sistem ini sudah berulang kali dilakukan dan terbukti efektif meredam kemacetan. Tujuannya adalah agar para pemudik dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar tanpa gangguan berarti. Dengan sinergi berbagai instansi, pengaturan lalu lintas diharapkan dapat mengurangi tekanan volume kendaraan di jalur utama mudik dan balik.
Masyarakat yang akan melakukan perjalanan disarankan untuk memperhatikan jadwal dan ketentuan rekayasa lalu lintas tersebut. Antisipasi dan persiapan sejak dini menjadi kunci untuk menghindari kendala selama musim mudik Lebaran. Petugas kepolisian juga siap melakukan penyesuaian operasional apabila situasi di lapangan membutuhkan tindakan cepat dan tepat.
Penerapan rekayasa lalu lintas ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah menghadapi lonjakan arus mudik dan balik. Dengan informasi jadwal dan lokasi kebijakan one way, contra flow, serta ganjil-genap, pemudik dapat merencanakan rute dan waktu perjalanan. Terus memantau informasi resmi akan membantu menyesuaikan perjalanan sesuai kondisi terkini di lapangan.
Source: www.zigwheels.co.id








