Honda Hidupkan Kembali Insight dengan EV Canggih, Namun Amerika Gagal Merasakannya Meski Teknologi Menggoda!

Honda kembali menghadirkan model Insight terbaru di pasar Jepang, tetapi sayangnya konsumen Amerika Serikat tidak akan bisa mendapatkan mobil ini. Model Insight baru ini adalah kendaraan listrik (EV) yang dibuat di Cina dan dirancang untuk pasar Jepang, di mana adopsi mobil listrik masih tergolong rendah dibandingkan negara lain.

Insight generasi baru merupakan bagian dari jajaran EV yang dikembangkan bersama Dongfeng di Cina. Sepanjang beberapa tahun terakhir, penjualan mobil listrik di Jepang hanya mencakup kurang dari 2 persen dari total mobil baru yang terjual. Sebagian besar mobil listrik yang laku adalah kendaraan mini kompak seperti Honda N-One e: dan N-Van e:.

Strategi Ekspor Honda ke Jepang

Honda telah mengonfirmasi rencana mengekspor beberapa EV produksi Cina ke Jepang. Dari beberapa model yang dipertimbangkan, EV berlogo Insight ini dipastikan menjadi yang pertama yang akan masuk pasar Jepang. Merek Insight sebelumnya dikenal sebagai salah satu hybrid terlaris Honda yang diproduksi massal.

Menurut laporan Nikkei Asia, selain Insight, ada beberapa model dari lini EV e:N yang juga kemungkinan akan disesuaikan dengan standar Jepang. Model-model ini dikembangkan bersama GAC dan berbeda dengan seri Ye yang juga dipasarkan Honda di Cina.

Perbedaan Model Insight Baru

Awalnya, Honda berencana menghadirkan e:NP2, sebuah crossover yang ukurannya mirip Tesla Model Y, ke pasar Jepang. Namun akhirnya e:NS2 yang dipilih. Model ini berbentuk liftback dengan posisi duduk lebih rendah dibandingkan e:NP2 dan tampilan yang lebih sporty.

Model baru Insight didasarkan pada platform e:N Architecture F Honda. Mobil ini menggunakan baterai 68,8 kWh buatan CATL dan motor listrik depan yang menghasilkan tenaga 201 hp. Jarak tempuhnya bisa mencapai 545 km dengan standar pengujian CLTC Cina, dan sekitar 500 km menggunakan standar WLTC Jepang.

Fitur Unggulan Insight Versi Jepang

Honda berencana menjual Insight terbaru ini sebanyak 3.000 unit per tahun di Jepang, dengan reservasi akan mulai dibuka pada pertengahan Maret. Mobil ini dilengkapi lampu depan LED dengan logo Honda yang menyala serta lampu belakang LED serasi.

Beberapa fitur penting lainnya meliputi gagang pintu flush, roda 18 inci, dan empat mode berkendara yang bisa dipilih: Sport, Normal, Econ, dan Snow. Mode Sport menyediakan efek suara sintetis dan sistem Agile Handling Assist yang membuat pengendalian mobil lebih responsif.

Interior dan Kenyamanan

Desain interior Insight menggabungkan elemen dari model Honda yang dijual di pasar barat dengan sentuhan khas EV Cina. Dashboard didominasi oleh layar infotainment besar di tengah, ditambah atap kaca sunroof dan lampu ambien yang bisa diatur sesuai selera.

Kabin menggunakan jok kulit asli, sistem audio Bose dengan 12 speaker, dan fitur canggih seperti spion digital yang juga berfungsi sebagai kamera perekam perjalanan. Kombinasi teknologi ini menunjukkan fokus Honda pada kenyamanan dan kemewahan dalam mobil listrik barunya.

Keterbatasan Pasar dan Tantangan

Meskipun Insight baru ini membawa teknologi modern dan desain menarik, tantangan besar ada pada tingkat penerimaan EV di Jepang yang masih rendah. Hal ini ditambah dengan fakta bahwa mobil tersebut tidak akan dipasarkan di Amerika Serikat, yang merupakan salah satu pasar terbesar untuk otomotif listrik.

Honda sepertinya memilih strategi lebih fokus pada pasar Asia dengan mobil EV yang diproduksi di Cina, yang jelas memiliki biaya produksi lebih kompetitif. Namun untuk pasar Amerika, Honda belum mengumumkan rencana serupa terkait model Insight listrik ini.

Dengan adopsi mobil listrik yang terus berkembang secara global, kehadiran Honda Insight versi terbaru di Jepang menjadi pertanda bahwa Honda mulai memperluas jangkauan EV-nya. Namun, konsumen di Amerika kemungkinan harus menunggu lebih lama atau memilih model lain jika ingin memiliki Insight listrik.

Informasi Tambahan:

  1. Honda Insight e:NS2 menggunakan baterai CATL 68,8 kWh
  2. Motor listrik front-wheel drive dengan tenaga 201 hp
  3. Jarak tempuh sekitar 311 mil versi WLTC (500 km)
  4. Empat mode berkendara: Sport, Normal, Econ, Snow
  5. Kapasitas penjualan terbatas: 3.000 unit per tahun di Jepang

Model Insight terbaru ini membawa nama legendaris Honda dalam dunia hybrid ke era listrik, meskipun belum dapat dinikmati oleh pasar Amerika Serikat secara resmi. Strategi Honda menunjukkan fokus pada ekspansi EV di Asia, di mana teknologi dan preferensi mobil listrik mulai menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan yang menjanjikan.

Source: www.carscoops.com

Berita Terkait

Back to top button