Atlet Tinju Perempuan dan Ojol Sekaligus, Kegigihan Rahel Meraih PON dan Kuliah Ilmu Hukum di Tengah Jalanan Kupang

Author: Qoo Media

Rahel Kahi Timba adalah atlet tinju perempuan asal Nusa Tenggara Timur yang juga bekerja sebagai driver ojek online di Kota Kupang. Di usia 23 tahun, Rahel membuktikan bahwa dedikasi dan kerja keras bisa dilakukan sekaligus di dua profesi berbeda.

Prestasi Rahel di dunia tinju sangat membanggakan. Ia meraih juara pertama Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) tingkat provinsi dan berhasil mengamankan tiket mewakili NTT di PON Aceh-Sumatera Utara. Keberhasilannya ini menunjukkan bahwa perempuan juga mampu berkompetisi di cabang olahraga tinju yang identik dengan pria.

Selain gemilang di arena tinju, Rahel menjalani studi Ilmu Hukum berkat beasiswa penuh yang diperolehnya. Kegiatan kuliah, latihan tinju, dan kerja sebagai driver Maxim Bike membutuhkan manajemen waktu yang sangat baik. Fleksibilitas menjadi alasan utama Rahel memilih menjadi mitra ojek online agar bisa menyesuaikan jadwal.

Rahel bercerita bahwa penghasilan dari mengojek cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan pekerjaannya ini, ia bisa membiayai hidup sekaligus mendukung perjuangan menuntut ilmu. Hal ini menjadi bukti bahwa terkadang atlet harus memiliki sumber pendapatan tambahan demi kelangsungan karier dan pendidikan.

Maxim Indonesia memberikan apresiasi khusus kepada Rahel atas prestasi dan kegigihannya. Perusahaan tersebut memberi potongan komisi 0% sehingga seluruh penghasilan harian Rahel masuk ke kantong pribadi tanpa potongan. Ini merupakan dukungan nyata terhadap atlet lokal yang berjuang keras di tengah keterbatasan finansial.

Ridwan Damang Muda, Business Development Manager Maxim Indonesia, menyatakan bahwa perjalanan Rahel menjadi inspirasi untuk terus berjuang meraih cita-cita. Dukungan semacam ini penting agar atlet memperoleh motivasi ekstra saat menghadapi beragam tantangan.

Sebagai driver ojek online, Rahel juga mendapatkan pengalaman berharga. Ia mengaku senang karena profesi ini memberinya kesempatan bertemu dengan banyak orang dan belajar kedisiplinan. Dukungan dari sesama pengemudi juga membuatnya merasa nyaman menjalani pekerjaan ini.

Fleksibilitas waktu menjadi kunci keberhasilan Rahel dalam menjalankan aktivitas ganda. Jadwal latihan yang padat tidak menghalangi Italia untuk terus berjuang sambil mencari penghasilan tambahan lewat ojol. Ini memperlihatkan betapa pentingnya adaptasi dalam dunia olahraga dan kehidupan sehari-hari.

Berikut merupakan alasan utama Rahel memilih menjadi driver ojol:

1. Bisa menyesuaikan waktu kerja dengan jadwal latihan tinju
2. Penghasilan harian cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari
3. Mendapat dukungan dari rekan sesama driver yang suportif
4. Fleksibilitas memungkinkan fokus pada pendidikan dan latihan

Rahel Kahi Timba adalah contoh nyata atlet muda yang harus berjuang lebih keras demi menggapai impian. Tidak hanya di ring tinju, tetapi juga dalam menempuh pendidikan dan mencari nafkah. Cerita ini memberikan gambaran tentang realita banyak atlet yang sekaligus harus memikul tanggung jawab ekonomi.

Pengalaman Rahel mengingatkan bahwa dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk memajukan dunia olahraga, khususnya bagi perempuan. Program apresiasi bagi atlet sekaligus pemberian fasilitas yang memadai dapat menjadi motivasi agar mereka terus berprestasi tanpa harus terbebani masalah keuangan.

Perjalanan hidup Rahel membuka pemahaman baru bahwa menjadi atlet berprestasi bukan hanya soal bakat dan latihan. Namun juga ketangguhan menghadapi kesulitan finansial dan kemauan untuk terus belajar serta bekerja keras di luar arena olahraga. Ini menunjukkan bahwa kesuksesan merupakan kombinasi dari berbagai usaha yang dijalankan secara konsisten.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: oto.detik.com
Terbaru