Pertamina Patra Niaga Jamin Stok BBM Lebaran 2026 Aman, Siap Hadapi Lonjakan Mudik atau Risiko Krisis Energi?

Author: Qoo Media

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) telah memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) untuk Lebaran 2026 aman dan siap melayani kebutuhan masyarakat. Langkah antisipasi ini diwujudkan melalui kegiatan Management Walkthrough di Fuel Terminal Tanjung Gerem yang bertujuan memantau kesiapan sarana dan fasilitas penyimpanan BBM dan LPG.

Dalam peninjauan tersebut, seluruh infrastruktur seperti Filling Shed dan tangki penyimpanan diperiksa agar kondisinya prima saat memasuki masa Satgas RAFI 1447 H, yang merupakan periode kritis lonjakan permintaan energi selama mudik Lebaran. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Pertamina untuk menjaga kelancaran distribusi energi sekaligus menjamin ketersediaan pasokan di wilayah Banten.

Kesiapan Sarana dan Fasilitas di Fuel Terminal Tanjung Gerem

Fuel Terminal Tanjung Gerem menjadi fokus utama dalam pengecekan kesiapan sarana dan fasilitas BBM. FT Manager Muhammad Sori menyatakan bahwa sinergi antara manajemen dan tim lapangan di lokasi ini berjalan baik dalam memastikan operasional distribusi energi tidak mengalami kendala. “Kegiatan ini menjadi penguat sinergi dalam mendukung kelancaran operasional serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.

Pemeriksaan sarana meliputi pemeliharaan teknis tangki penyimpanan, sistem pengisian BBM, dan perangkat keselamatan kerja. Dengan kondisi fasilitas yang optimal, Pertamina berharap mampu menghadapi lonjakan konsumsi BBM secara maksimal tanpa gangguan teknis. Kesiapan ini sangat penting mengingat volume permintaan BBM pada saat mudik Lebaran sering meningkat tajam hingga mencapai puncaknya.

Prioritas Keselamatan dan Pelayanan

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Freddy Anwar, menegaskan bahwa keselamatan operasional menjadi prioritas utama perusahaan dalam menjalankan tugasnya. Ia menekankan bahwa seluruh aspek operasional dipastikan siap dengan tetap menjaga standar keselamatan agar pelayanan BBM tetap optimal pada masa Satgas RAFI.

“Dengan memastikan semua aspek operasional dalam kondisi benar-benar siap, kami dapat memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjaga keamanan kerja bagi seluruh personel,” kata Freddy. Penajaman protokol keselamatan ini menjadi bagian dari strategi agar proses distribusi BBM berjalan lancar tanpa terjadi insiden yang berpotensi mengganggu pasokan bahan bakar selama Lebaran.

Peran Sosial Pertamina di Komunitas Sekitar

Selain fokus pada pengelolaan operasional, Pertamina Patra Niaga juga menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan. Dalam momen ini, fasilitas dan tim Pertamina menyalurkan santunan kepada Yayasan Suy Al Kahfi Panti Ash-Shirath serta Griya Yatim dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial. Langkah tersebut tidak saja mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar area operasional, tetapi juga menunjukkan komitmen perusahaan untuk berkontribusi dalam pembangunan sosial.

Area Manager Communication Relations and CSR, Susanto August Satria, menambahkan bahwa kegiatan Safari Ramadhan yang dilakukan bersamaan dengan pengecekan kesiapan sarana membantu memperkuat sinergi antara tim lapangan, manajemen, dan masyarakat. “Pengecekan langsung ini memberikan kepastian keandalan energi dan juga menjadi momentum berbagi di bulan Ramadan,” tutur Susanto.

Langkah Strategis Menyambut Mudik 2026

Untuk memastikan stok BBM selama mudik Lebaran 2026 mencukupi dan distribusinya berjalan lancar, Pertamina Patra Niaga menerapkan beberapa langkah strategis sebagai berikut:

  1. Melakukan inspeksi dan perawatan penuh terhadap infrastruktur terminal BBM.
  2. Melaksanakan koordinasi intensif antara manajemen dan tim lapangan.
  3. Menyiapkan stok cadangan BBM yang memadai sesuai prediksi lonjakan permintaan.
  4. Mengawasi ketat keselamatan kerja selama proses distribusi dan pengisian.
  5. Melakukan komunikasi transparan dengan publik dan pemangku kepentingan terkait kesiapan pasokan.

Pengecekan menyeluruh dan langkah-langkah strategis ini menunjukkan keseriusan Pertamina dalam menghadapi tantangan lonjakan konsumsi energi pada periode mudik dan Lebaran. Dengan begitu, masyarakat di wilayah Jawa Bagian Barat khususnya Banten tidak perlu khawatir akan kekurangan pasokan BBM selama perjalanan mudik mereka.

Kesiapan Pertamina Patra Niaga dalam menjaga ketersediaan bahan bakar menjadi salah satu faktor pendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Lebaran 2026. Kondisi ini diharapkan dapat memperlancar arus mudik dan balik sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan optimal tanpa hambatan di sektor energi.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.suara.com
Terbaru