Persiapan mudik Lebaran 2026 akan semakin lancar bagi pengguna mobil listrik (EV) berkat keberadaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di sepanjang jalur Tol Trans Jawa. PLN telah menyediakan 53 titik SPKLU di berbagai rest area dengan beragam kapasitas pengisian, mulai dari pengisian arus bolak-balik (AC) hingga pengisian cepat arus searah (DC fast charging) hingga 200 kW. Kehadiran fasilitas ini membuat pengendara EV tak perlu khawatir kehabisan baterai saat perjalanan jauh.
Penting bagi pemudik memakai mobil listrik untuk melakukan perencanaan perjalanan dengan matang. Meskipun jumlah SPKLU sudah banyak, ketersediaan unit pengisian di tiap rest area masih terbatas sehingga antrean bisa terjadi. Pemudik disarankan untuk mengetahui lokasi SPKLU agar bisa mengatur waktu dan tempat mengisi daya kendaraan dengan lebih efisien.
Varian Kapasitas Pengisian di SPKLU
PLN meng-upgrade sejumlah unit pengisian daya ke kapasitas lebih tinggi agar proses pengisian lebih cepat. Secara umum, SPKLU yang tersedia di rest area Tol Trans Jawa menawarkan:
- Pengisian AC dengan daya mulai dari 7,4 kW hingga 24 kW
- Pengisian DC berkisar dari 24 kW hingga 200 kW (fast charging)
Pengemudi bisa menyesuaikan pilihan pengisian daya berdasarkan kondisi baterai dan waktu istirahat yang dimiliki. Misalnya, pengisian cepat DC 200 kW dapat mengisi baterai dalam waktu singkat sehingga perjalanan tidak terganggu terlalu lama.
Daftar Lokasi SPKLU di Sepanjang Tol Trans Jawa
Berikut ini contoh lokasi SPKLU penting di beberapa ruas tol utama yang bisa digunakan selama mudik:
- Tol Jakarta – Tangerang: Rest Area KM 13A (DC 60 kW), KM 14B (AC & DC 82,5 kW)
- Tol Jakarta – Cikampek: Rest Area KM 6B (AC 22 kW, DC hingga 200 kW), KM 57A dan KM 62B (DC 200 kW)
- Tol Cipularang & Padaleunyi: Rest Area KM 88A/B (AC 22 kW, DC hingga 200 kW), KM 125B (DC 120 kW)
- Tol Palikanci & Batang-Semarang: Rest Area KM 379A (AC 7,4-22 kW, DC 200 kW), KM 389B (DC 50-100 kW)
- Tol Semarang-Solo: Rest Area KM 444B (DC 200 kW)
- Tol Solo-Ngawi-Kertosono: Rest Area KM 626A/B (AC 22 kW, DC 100-200 kW)
- Tol Area Jawa Timur: Rest Area KM 725A (AC 22 kW, DC sampai 100 kW), KM 753B & KM 754A (DC 50 kW)
Total titik SPKLU ini sudah cukup untuk melayani kebutuhan pengisian kendaraan listrik dalam perjalanan mudik yang menempuh jarak ratusan kilometer.
Triwulan Mengatur Strategi Pengisian
Pemudik disarankan melakukan trip planning dengan mengidentifikasi rest area mana saja yang memiliki SPKLU. Dengan begitu, bisa diatur kapan dan di mana pengisian baterai yang paling efektif, menghindari menunggu lama saat antrean. Mengantisipasi puncak arus mudik dan balik sangat penting untuk menjaga kelancaran perjalanan.
Selain itu, kondisi kendaraan listrik harus dipastikan dalam keadaan optimal sebelum berangkat. Pemeriksaan baterai dan sistem kelistrikan sangat disarankan untuk meminimalisasi kendala teknis saat di jalan.
Pendukung Mudik Ramah Lingkungan
Penyediaan SPKLU yang mendukung pengisian cepat dan kapasitas besar semakin menguatkan komitmen untuk mendukung mobilitas ramah lingkungan selama momen mudik Lebaran. Penggunaan mobil listrik secara masif berpotensi mengurangi emisi karbon dan polusi udara di jalan tol.
Dengan tersedianya infrastruktur pengisian yang terus dikembangkan oleh PLN, pemudik kini tidak perlu lagi khawatir akan merasa was-was kehabisan baterai di tengah perjalanan. Mudik Lebaran 2026 dengan mobil listrik dapat dijalani dengan aman, nyaman, dan efisien.
Jangan lupa simpan daftar lokasi SPKLU ini untuk memudahkan perencanaan perjalanan Anda. Informasi ini penting agar perjalanan mudik tetap lancar dan tidak terganggu kendala baterai kosong di jalan. Semoga mudik Lebaran dengan mobil listrik tahun ini menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bebas stres.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.suara.com