
Pasar robotaxi global diperkirakan akan mencapai nilai sebesar US$31,8 juta pada 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dengan tingkat pertumbuhan tahunan melebihi 70%. Lonjakan ini menandai fase akselerasi dalam adopsi teknologi robotaxi di berbagai negara.
Laporan terbaru dari GACO Auto menyoroti Tiongkok dan Amerika Serikat sebagai dua pasar terbesar robotaxi di dunia. Perusahaan asal Tiongkok dinilai lebih agresif dalam mempercepat komersialisasi layanan ini dibandingkan para pesaing di AS. Selain itu, kawasan Timur Tengah mulai muncul sebagai wilayah yang paling menjanjikan untuk ekspansi bisnis robotaxi secara global.
Dominasi Tiongkok dan AS dalam Pasar Robotaxi
Baidu melalui layanan Apollo Go telah mencatatkan pencapaian penting dengan lebih dari 20 juta perjalanan secara global. Angka ini membuat Baidu menjadi perusahaan pertama yang mencapai volume tersebut di sektor robotaxi. Pada kuartal ketiga 2025, Apollo Go mencatat kenaikan perjalanan hingga 3,1 juta perjalanan, naik 212% jika dibandingkan tahun sebelumnya.
Di sisi lain, Pony.ai juga menunjukkan perkembangan pesat dengan pengoperasian lebih dari 1.000 unit robotaxi. Total jarak uji coba yang dilakukan Pony.ai telah melebihi 60 juta kilometer. Layanan robotaxi mereka di Guangzhou bahkan telah mencapai titik impas dari sisi profitabilitas per kendaraan pada kuartal ketiga 2025. Perusahaan berencana untuk memperbesar armada hingga 3.000 unit pada tahun mendatang.
Ekspansi Besar Waymo dan Tesla
Waymo, salah satu pelopor teknologi kendaraan otonom, mengumumkan pendanaan sebesar US$16 miliar pada awal tahun ini. Pendanaan tersebut meningkatkan valuasi Waymo menjadi US$126 miliar. Dana ini akan digunakan untuk ekspansi layanan robotaxi ke lebih dari 20 kota, mencakup wilayah seperti Tokyo dan London. Sampai akhir 2025, Waymo mengoperasikan sekitar 2.500 kendaraan dengan total perjalanan kumulatif melebihi 10 juta perjalanan.
Tesla juga tidak ketinggalan dalam persaingan ini. Perusahaan mengoperasikan lebih dari 500 unit robotaxi di Amerika Serikat dan berencana memperluas layanan ke sejumlah kota besar pada paruh pertama tahun depan. Tesla Cybercab menjadi salah satu inovasi yang menunjukkan potensi pertumbuhan pasar robotaxi.
Faktor Pendukung Pertumbuhan Pasar Robotaxi
Dukungan pendanaan besar serta kolaborasi dengan berbagai pemerintah kota mendorong percepatan ekspansi robotaxi di pasar global. Selain itu, teknologi kendaraan otonom yang semakin matang mempercepat kesiapan pasar terhadap layanan robotaxi. Kompetisi yang semakin ketat di sektor ini memacu inovasi dan efisiensi operasional.
Berikut adalah beberapa faktor utama yang mendorong pertumbuhan robotaxi:
- Peningkatan investasi dari perusahaan teknologi dan otomotif.
- Kemajuan teknologi sensor dan AI untuk kendaraan otonom.
- Regulasi yang mulai mendukung pengoperasian kendaraan otonom di beberapa negara.
- Permintaan konsumen di kota besar akan layanan mobilitas yang efisien dan tanpa pengemudi.
- Efisiensi biaya operasional dibandingkan taksi konvensional.
Pasar Timur Tengah dan Potensi Ekspansi
Selain Tiongkok dan AS, kawasan Timur Tengah mencatat potensi besar sebagai pasar robotaxi berikutnya. Infrastruktur yang terus berkembang dan kebutuhan mobilitas yang tinggi mendorong minat pelaku industri untuk berekspansi ke wilayah ini. Hal ini membuka peluang baru bagi pengembangan layanan robotaxi secara global.
Dengan semakin banyak perusahaan mendekati titik impas per kendaraan, tahun 2026 diprediksi akan menjadi titik balik penting dalam komersialisasi robotaxi. Ekspansi armada dan inovasi teknologi menjadi kunci bagi perusahaan dalam memenangkan persaingan sengit di pasar ini.
Pertumbuhan pasar robotaxi global yang diproyeksikan tersebut mencerminkan perubahan fundamental dalam industri transportasi. Inovasi di sektor kendaraan otonom tidak hanya mengubah cara orang bergerak tetapi juga membuka peluang bisnis baru di banyak wilayah. Perkembangan ini patut terus dipantau oleh pelaku industri dan pembuat kebijakan.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.bincangbincangmobil.com








