TVS Geser Yamaha dari Posisi Ke-3 Penjualan Motor Dunia, Eksplorasi Segmen Premium dan Elektrifikasi Jadi Kunci!

Pabrikan sepeda motor asal India, TVS Motor Company, berhasil menembus posisi ketiga merek motor terlaris di dunia dengan mengalahkan Yamaha. Pada tahun 2025, TVS mencatatkan penjualan global sebesar 5,46 juta unit. Angka ini meningkat 20,7 persen dari tahun sebelumnya yang hanya 4,52 juta unit.

Sementara itu, Yamaha berada tepat di bawah TVS dengan penjualan global mencapai 5 juta unit. Dominasi pasar motor dunia masih dipegang oleh Honda dengan penjualan sebesar 16,44 juta unit, naik 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang 15,51 juta unit.

Posisi Top 3 Brand Motor Terlaris Dunia

  1. Honda Motor – 16,44 juta unit
  2. Hero Motocorp – 6,25 juta unit
  3. TVS Motor Company – 5,46 juta unit
  4. Yamaha – 5 juta unit

Hero Motocorp, juga asal India, menempati posisi kedua dengan penjualan 6,25 juta unit, naik 5,2 persen dari tahun sebelumnya. Ini menegaskan semakin kuatnya posisi produsen motor India di pasar global.

Faktor Kesuksesan TVS Motor

Keberhasilan TVS menyalip Yamaha didorong oleh tren permintaan motor segmen premium di India. Konsumen kini lebih memilih motor berkapasitas di atas 150 cc yang menawarkan performa lebih baik. TVS memperluas portofolio produknya dalam kategori ini untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Selain segmen premium, TVS masih memegang kuat pasar massal lewat skuter dan moped yang menjadi andalan di banyak negara berkembang, terutama di Afrika. Jaringan ekspor mereka yang luas berkontribusi besar pada pertumbuhan penjualan.

Sementara itu, Yamaha lebih fokus pada segmen yang lebih niche dan telah mengurangi konsentrasi pada kategori motor volume tinggi. Pasar utama Yamaha banyak berasal dari negara maju yang pertumbuhannya cenderung stagnan, seperti Eropa dan Amerika Serikat.

Langkah TVS di Pasar Motor Listrik

TVS juga bergerak agresif dalam segmen elektrifikasi motor. Mereka termasuk pemain utama di pasar motor listrik India dengan kapasitas produksi sekitar 500 ribu unit per tahun. Perusahaan bahkan sedang mempertimbangkan untuk menambah kapasitas produksi untuk memenuhi lonjakan permintaan.

Posisi ini kontras dengan Yamaha yang menghadapi penurunan permintaan di pasar negara maju. Meski demikian, Yamaha mencatat peningkatan penjualan di beberapa negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Filipina, dan Thailand.

Pengaruh Penguatan Brand India

Dua dari tiga produsen motor terbesar dunia kini berasal dari India, yaitu Hero Motocorp dan TVS. Ini menunjukkan transformasi signifikan dalam peta persaingan industri motor global. India tidak hanya menjadi pasar utama, tetapi juga pusat produksi dan inovasi bagi perusahaan-perusahaan besar.

Di pasar domestik India, TVS menduduki posisi produsen motor terbesar ketiga dengan pangsa pasar antara 19 hingga 20 persen, tepat di bawah Hero Motocorp dan Honda. Keberhasilan ini menjadi landasan kuat bagi ekspansi global TVS.

Perbandingan Strategi Pabrikan

TVS membuktikan bahwa diversifikasi produk dan ekspansi ke segmen premium serta elektrifikasi dapat mendorong pertumbuhan kuat dalam industri motor global. Sedangkan Yamaha memilih strategi berbeda dengan fokus pada segmen tertentu yang memberikan margin tinggi, meski volumenya lebih kecil.

Posisi TVS yang kini mengungguli Yamaha menandai pergeseran penting dalam industri otomotif roda dua dunia. Ke depan, persaingan di segmen motor listrik dan pasar negara berkembang diprediksi akan semakin ketat.

Data yang ada menegaskan bahwa pabrikan asal India semakin menunjukkan taring di pasar global. Perkembangan ini patut diantisipasi oleh para pemain industri lain yang ingin mempertahankan atau meningkatkan pangsa pasar masing-masing.

Dengan strategi yang tepat, TVS berpotensi terus tumbuh dan memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam industri motor global. Tren elektrifikasi dan permintaan motor premium diyakini menjadi kunci keberhasilan jangka panjang di pasar internasional.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: oto.detik.com
Exit mobile version