Honda e N2 kini sudah membuka pemesanan di Thailand dengan status CBU yang langsung didatangkan dari India. Peluncuran di pasar Thailand ini menjadi langkah awal sebelum model listrik tersebut masuk ke pasar Indonesia.
Ukuran bodi Honda e N2 cukup besar untuk kelas mobil listrik kota. Dimensinya panjang 4.788 mm, lebar 1.838 mm, tinggi 1.570 mm, dan jarak sumbu roda 2.733 mm. Ukuran tersebut memberikan ruang kabin yang lega sekaligus pengendalian yang stabil di jalan perkotaan.
Mobil ini menawarkan fitur lengkap dan mode berkendara beragam, yang membuatnya kompetitif di segmen kendaraan listrik compact. Mode berkendara yang disediakan meliputi snow, normal, dan sport, memberikan pilihan sesuai kondisi jalan dan preferensi pengemudi.
Dari sisi performa, Honda e N2 menggunakan motor listrik dengan tenaga 150 kW (204 daya kuda). Torsi maksimum yang mampu dihasilkan adalah 310 Nm dengan sistem penggerak roda depan (FWD). Tenaga ini cukup kuat untuk menghadapi berbagai situasi berkendara harian.
Untuk sumber daya, baterai lithium-ion ternary berkapasitas 68,8 kWh memberikan daya jelajah yang memadai. Pengisian baterai menggunakan listrik AC dengan port Tipe 2 mendukung daya hingga 7 kW, dan pengisian cepat DC lewat konektor CCS2 mencapai 78 kW.
Waktu pengisian baterai juga relatif efisien. Dari kondisi baterai 5% ke 100%, pengisian dengan arus AC membutuhkan waktu sekitar 9 jam 30 menit. Sedangkan pengisian cepat DC dari 30% hingga 80% hanya memakan waktu sekitar 40 menit.
Garansi baterai yang ditawarkan oleh Honda cukup menarik, yakni selama 8 tahun atau hingga jarak tempuh 160.000 kilometer. Selain itu, pembeli mendapatkan fasilitas charger rumah lengkap dengan layanan instalasi dan kabel pengisi daya portabel secara gratis.
Diler resmi Honda di seluruh Thailand telah membuka pemesanan sejak awal Maret. Pengiriman unit kendaraan direncanakan mulai akhir April, sehingga konsumen mendapatkan akses yang cepat ke produk terbaru ini.
Langkah Honda menghadirkan model e N2 di negara tetangga ini menjadi pertanda bahwa Indonesia juga akan segera kedatangan varian serupa. Pasar kendaraan listrik di Indonesia saat ini terus berkembang dan kebutuhan akan kendaraan ramah lingkungan makin meningkat.
Penting untuk mencatat bahwa Honda e N2 merupakan model lengkap yang sudah siap pasar, bukan sekadar prototipe. Dengan standar fitur dan teknologi yang mumpuni, mobil listrik ini mampu bersaing di segmen kendaraan listrik compact dan subcompact.
Untuk calon pembeli di Indonesia, kehadiran Honda e N2 diperkirakan akan membawa tambahan opsi kendaraan listrik dengan teknologi terkini serta dukungan layanan purna jual yang kuat. Pasar mobil listrik di tanah air diprediksi makin dinamis dengan kehadiran model-model baru seperti ini.
Berikut kekuatan dan fitur utama Honda e N2:
1. Motor listrik 150 kW (204 dk) dengan torsi 310 Nm
2. Penggerak roda depan (FWD)
3. Baterai lithium-ion ternary 68,8 kWh
4. Pengisian AC hingga 7 kW dan pengisian cepat DC hingga 78 kW
5. Durasi pengisian baterai 5-100%: 9 jam 30 menit (AC)
6. Durasi pengisian cepat 30-80%: 40 menit (DC)
7. Mode berkendara lengkap: snow, normal, sport
8. Garansi baterai 8 tahun/160.000 km
9. Gratis charger rumah dan instalasi beserta kabel pengisi daya portabel
Dengan inovasi seperti ini, Honda memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik Asia Tenggara. Thailand sebagai pasar awal merupakan ujicoba penting sebelum ekspansi lebih besar ke regional, termasuk Indonesia.
Informasi terbaru ini menunjukkan tren mobil listrik yang makin terpercaya dan siap bersaing di segmen kendaraan masa depan. Generasi baru konsumen otomotif pun dapat segera menikmati teknologi ramah lingkungan dengan kemudahan pemesanan dan layanan resmi Honda.
