
Li Auto menetapkan target kenaikan penjualan sebesar 20% pada tahun 2026 setelah mengalami tahun yang penuh tantangan. Perusahaan otomotif asal Cina ini tengah berusaha memulihkan penurunan pengiriman kendaraan sebanyak 18,8% pada tahun sebelumnya. Total pengiriman kendaraan Li Auto sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 406.343 unit, menurun dibandingkan tahun 2024. Dengan target ini, Li Auto menargetkan pengiriman mencapai sekitar 490.000 unit pada tahun 2026.
Strategi “3+2” untuk Pemulihan Penjualan
Manajemen Li Auto mengembangkan strategi pertumbuhan yang disebut "3+2" guna meningkatkan efisiensi operasional secara menyeluruh. Fokus utama strategi ini adalah optimalisasi pengelolaan jaringan penjualan, peluncuran flagship model SUV jangkauan yang diperluas generasi berikutnya, Li L9, serta pertumbuhan penjualan kendaraan listrik baterai secara stabil.
Perombakan total terhadap jaringan penjualan menjadi prioritas utama. Li Auto tengah mengkaji ulang model penjualan langsungnya dan pada bulan Maret resmi meluncurkan program "store partner" yang bertujuan memberikan insentif pada tim penjualan dan meningkatkan efektivitas tiap gerai.
Peluncuran Produk Baru Sebagai Penggerak Utama
Li Auto berencana meluncurkan seri Li L9 terbaru pada kuartal kedua 2026. Model ini dipersiapkan untuk merebut posisi teratas di segmen SUV flagship. Li L9 hadir dengan platform tegangan tinggi 800-volt serta teknologi supercharging 5C. Varian Livis dilengkapi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) terwujud dan dipasarkan dengan harga RMB 559.800.
Kinerja pasar kendaraan listrik baterai sangat krusial untuk pertumbuhan penjualan keseluruhan Li Auto. Oleh sebab itu, perusahaan terus mengatasi masalah rantai pasokan dan meningkatkan kapasitas produksi. Selain itu, Li Auto akan meluncurkan SUV listrik flagship baru bernama Li i9 pada paruh kedua 2026. Produk ini diharapkan dapat memperluas portofolio dan memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin beragam.
Tantangan Finansial dan Persaingan Ketat
Di tengah target pertumbuhan yang ambisius, Li Auto masih menghadapi tekanan finansial yang signifikan. Pada kuartal keempat 2025, mereka hanya berhasil meraih laba bersih kecil sebesar RMB 20,2 juta, sementara masih mencatat kerugian operasional sebesar RMB 442,6 juta. Pendapatan total untuk periode yang sama turun drastis 35,0% menjadi RMB 28,8 miliar dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan permintaan pasar yang lesu.
Margin kendaraan di kuartal ini juga menurun menjadi 16,8%, jauh dari angka 19,7% di kuartal yang sama tahun lalu. Penurunan margin terjadi karena peluncuran model baru dan kampanye promosi yang menekan harga jual rata-rata kendaraan.
Investasi Besar di Bidang Kecerdasan Buatan
Li Auto melakukan investasi besar untuk pengembangan teknologi kecerdasan buatan yang diyakini penting bagi pertumbuhan masa depan. Pada tahun 2025, anggaran penelitian dan pengembangan mencapai RMB 11,3 miliar, dengan sekitar separuh dari jumlah tersebut dialokasikan untuk teknologi terkait AI. Perusahaan menargetkan peningkatan efisiensi pengambilan keputusan melalui penerapan agen AI.
Ekspansi ke Pasar Internasional
Tahun 2026 akan menjadi langkah penting bagi Li Auto dalam melakukan ekspansi ke pasar luar negeri secara resmi. Ekspansi ini dianggap sebagai strategi untuk mengurangi risiko persaingan domestik yang semakin ketat sekaligus memperkuat pertumbuhan jangka panjang perusahaan.
Data Pengiriman Bulanan Li Auto
| Bulan | 2024 | 2025 | 2026 (sementara) |
|---|---|---|---|
| Januari | 31.165 | 29.927 | 27.668 |
| Februari | 20.251 | 26.263 | 26.421 |
| Maret | 28.984 | 36.674 | – |
| April | 25.787 | 33.939 | – |
| Mei | 35.020 | 40.856 | – |
| Juni | 47.774 | 36.279 | – |
| Juli | 51.000 | 30.731 | – |
| Agustus | 48.122 | 28.529 | – |
| September | 53.709 | 33.951 | – |
| Oktober | 51.443 | 31.767 | – |
| November | 48.740 | 33.181 | – |
| Desember | 58.513 | 44.246 | – |
Angka bulanan menunjukkan fluktuasi pengiriman sepanjang 2025, dengan beberapa bulan mengalami penurunan drastis. Walaupun pengiriman Januari dan Februari 2026 menunjukkan tren stabil, tantangan tetap menghantui pasar domestik.
Dengan rangkaian langkah strategis yang makin jelas dan komitmen pada inovasi, Li Auto berharap dapat mengatasi kesulitan yang dialami tahun lalu dan kembali tumbuh secara berkelanjutan pada 2026. Prediksi dan tindakan yang terukur akan menentukan posisi perusahaan di persaingan bisnis kendaraan listrik yang semakin sengit.
Source: cnevpost.com








