Wuling Serahkan Mitra EV, Ambulans Listrik dan Layanan Jenazah untuk Warga Rentan

Wuling Motors menyerahkan dua unit kendaraan listrik komersial Mitra EV untuk mendukung layanan kesehatan dan kegiatan sosial di Jakarta. Penyaluran ini ditujukan kepada Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan Kitabisa, dengan fungsi yang langsung menyasar kebutuhan masyarakat.

Satu unit dipakai sebagai ambulans oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta, sedangkan satu unit lain digunakan sebagai mobil layanan jenazah oleh Kitabisa. Langkah ini menegaskan bahwa kendaraan listrik tidak hanya relevan untuk distribusi barang, tetapi juga mulai masuk ke layanan publik yang bersifat esensial.

Dukungan untuk layanan kesehatan dan sosial

Penyerahan dua unit tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR Wuling Motors. Fokus utamanya adalah memperkuat mobilitas layanan kesehatan dan bantuan sosial melalui kendaraan berbasis listrik.

Marketing Director Wuling Motors Ricky Christian menyatakan dukungan itu diharapkan memberi manfaat nyata bagi operasional kedua lembaga penerima. Dalam pernyataannya di acara Media Iftar Gathering di Jakarta, Ricky mengatakan Mitra EV Minibus diharapkan dapat mendukung layanan kesehatan dan kegiatan sosial yang dijalankan.

Bagi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, kendaraan ini akan memperluas dukungan armada untuk layanan medis. Kepala PK3D Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Sulung Mulia Putra, mengatakan kendaraan tersebut akan dimanfaatkan sebagai ambulans untuk mendukung operasional layanan kesehatan bagi masyarakat.

Di sisi lain, Kitabisa memanfaatkan unit yang diterima untuk layanan jenazah. Penggunaan ini diarahkan untuk membantu kelompok masyarakat yang selama ini kerap menghadapi kendala biaya dan akses transportasi saat situasi duka.

Ketua Yayasan Kita Bisa, Alfatih Timur, menjelaskan bahwa kendaraan listrik itu akan dipakai dalam program “Pulang”. Menurut dia, mobil jenazah elektrik tersebut digunakan untuk mengantarkan jenazah dari kalangan kurang mampu serta jenazah tunawisma.

Peran Mitra EV di layanan publik

Pemanfaatan mobil listrik untuk ambulans dan layanan jenazah menunjukkan perluasan fungsi kendaraan komersial elektrik di Indonesia. Selama ini, pembahasan kendaraan listrik lebih sering berfokus pada mobil penumpang atau armada logistik.

Dalam konteks layanan publik, kebutuhan utamanya bukan hanya efisiensi energi, tetapi juga keandalan operasional dan ruang kabin. Karena itu, spesifikasi dasar kendaraan menjadi faktor penting dalam menentukan kesesuaian untuk kebutuhan medis dan sosial.

Wuling Mitra EV dipasarkan sebagai kendaraan listrik komersial yang dirancang untuk beragam kebutuhan operasional. Model ini memiliki panjang sekitar 5.010 mm, lebar 1.800 mm, dan tinggi sekitar 1.975 mm, sehingga menawarkan kabin yang cukup lega untuk modifikasi sesuai fungsi layanan.

Dimensi tersebut memberi ruang lebih fleksibel untuk penataan interior. Pada ambulans, ruang kabin yang lapang penting untuk menempatkan tandu dan perlengkapan pendukung, sedangkan pada mobil layanan jenazah aspek ruang juga menjadi kebutuhan utama.

Nilai strategis penyerahan kendaraan

Penyerahan Mitra EV kepada dua lembaga dengan fungsi berbeda membawa pesan yang lebih luas. Wuling tidak hanya memasarkan kendaraan listrik sebagai produk komersial, tetapi juga mencoba memperlihatkan aplikasinya dalam kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Bagi pemerintah daerah, tambahan armada listrik bisa menjadi bagian dari modernisasi layanan. Bagi lembaga filantropi seperti Kitabisa, kendaraan semacam ini berpotensi memperkuat jangkauan program sosial yang menyentuh kelompok rentan.

Langkah ini juga sejalan dengan tren elektrifikasi transportasi yang terus berkembang di Indonesia. Pemerintah dan pelaku industri dalam beberapa tahun terakhir mendorong penggunaan kendaraan listrik, termasuk untuk kebutuhan operasional institusi dan layanan publik.

Berikut fungsi dua unit Mitra EV yang diserahkan Wuling:

  1. Dinas Kesehatan DKI Jakarta: digunakan sebagai ambulans.
  2. Kitabisa: digunakan sebagai mobil layanan jenazah melalui program “Pulang”.

Sementara itu, ringkasan peruntukan kendaraan dapat dilihat pada tabel berikut:

Penerima Fungsi Kendaraan Tujuan Penggunaan
Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ambulans Mendukung operasional layanan kesehatan
Kitabisa Mobil layanan jenazah Membantu masyarakat kurang mampu dan jenazah tunawisma

Dorongan bagi adopsi kendaraan listrik yang lebih luas

Kehadiran kendaraan listrik di sektor kesehatan dan sosial dapat menjadi contoh penggunaan yang lebih konkret di lapangan. Jika operasional berjalan efektif, model seperti ini berpotensi menjadi referensi bagi instansi lain yang membutuhkan armada fungsional dengan biaya operasional yang lebih efisien.

Di tengah kebutuhan layanan publik yang terus meningkat, kolaborasi antara produsen otomotif, pemerintah daerah, dan organisasi sosial menjadi faktor penting. Penyerahan dua unit Wuling Mitra EV ini memperlihatkan bahwa transformasi kendaraan listrik dapat diarahkan bukan hanya pada pasar, tetapi juga pada pelayanan yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: otomotif.kompas.com

Berita Terkait

Back to top button