Menjelang musim mudik Lebaran, masyarakat semakin perhatian pada harga bahan bakar minyak (BBM) karena kebutuhan perjalanan yang meningkat. Pantauan terkini menunjukkan harga Pertalite tetap stabil, sementara harga Pertamax mengalami kenaikan di berbagai wilayah Indonesia per 13 Maret.
Kenaikan harga Pertamax ini terjadi di tengah penyesuaian harga BBM nonsubsidi oleh sejumlah operator SPBU seperti Pertamina, Shell, BP, dan Vivo. Sementara itu, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tidak mengalami perubahan, menjaga daya beli konsumen pada produk yang lebih terjangkau.
Penyesuaian Harga BBM Pertamina
PT Pertamina menetapkan harga Pertalite tetap di Rp10.000 per liter di seluruh wilayah Indonesia. Sementara harga Pertamax naik dengan variasi tergantung daerah. Contohnya, di wilayah Jawa, Pertamax dijual Rp12.300 per liter, mengalami kenaikan Rp200 sampai Rp950 dibandingkan bulan sebelumnya. Produk pertamax turbo dan varian lain juga mengalami penyesuaian harga.
Berikut rincian harga BBM Pertamina di wilayah Jawa dan Bali:
- Pertalite (RON 90): Rp10.000 per liter
- Pertamax (RON 92): Rp12.300 per liter
- Pertamax Green 95 (RON 95): Rp12.900 per liter
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp13.100 per liter
- Biosolar (CN 48): Rp6.800 per liter
- Dexlite (CN 51): Rp14.200 per liter
- Pertamina Dex (CN 53): Rp14.500 per liter
Untuk wilayah lain, seperti Sumatera dan Kalimantan, kenaikan harga juga terlihat pada produk Pertamax dan turunannya. Namun Pertalite tetap stabil di Rp10.000 per liter. Di Sumatera Barat dan Riau, misalnya, harga Pertamax mencapai Rp12.900 per liter, sedikit lebih tinggi dibanding Jawa.
Harga BBM di Operator Lain
Selain Pertamina, Shell Indonesia juga menaikkan harga BBM nonsubsidi. Shell Super (RON 92) menjadi Rp12.390 per liter. Sedangkan Shell V-Power dan V-Power Nitro+ naik sampai Rp12.720 per liter. Kenaikan harga ini mengikuti tren harga minyak dunia dan upaya menjaga pasokan saat permintaan naik.
SPBU BP-AKR juga melakukan penyesuaian di kisaran Rp340 sampai Rp1.020 per liter. Harga BBM BP 92 dan BP Ultimate tercatat mencapai Rp12.390 dan Rp12.500 per liter. Diesel premium mereka juga menyesuaikan di harga Rp14.620 per liter.
Vivo Energy Indonesia tidak ketinggalan menaikkan harga BBM nonsubsidi. Harga Revvo 92 tercatat Rp12.390 per liter dan Revvo 95 mencapai Rp12.930 per liter. Diesel Primus Plus ikut naik menjadi Rp14.610 per liter.
Faktor Penyebab Kenaikan
Harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax dan sejumlah produk RON tinggi naik karena fluktuasi harga minyak dunia. Kebijakan operator SPBU juga berperan dalam penetapan harga jual domestik agar pasokan BBM tetap aman terutama menghadapi lonjakan mobilitas menjelang Lebaran.
Sementara itu, pemerintah dan Pertamina menjaga harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap stabil demi memastikan akses bagi masyarakat luas dan menjaga inflasi agar tidak terlalu membebani.
Daftar Harga BBM Pertamina Per Wilayah
Berikut ringkasan harga Pertalite dan Pertamax di beberapa wilayah utama per 13 Maret:
| Wilayah | Pertalite | Pertamax | Pertamax Turbo | Biosolar | Dexlite | Pertamina Dex |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Jawa (DKI, Jabar, Jateng, Jatim, DIY) | Rp10.000 | Rp12.300 | Rp13.100 | Rp6.800 | Rp14.200 | Rp14.500 |
| Sumatera Utara & Sekitarnya | Rp10.000 | Rp12.600 | Rp13.350 | Rp6.800 | Rp14.500 | Rp14.800 |
| Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau | Rp10.000 | Rp12.900 | Rp13.650 | Rp6.800 | Rp14.800 | Rp15.100 |
| Kalimantan Barat, Tengah, Timur | Rp10.000 | Rp12.600 | Rp13.350 | Rp6.800 | Rp14.500 | Rp14.800 |
| Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara | Rp10.000 | Rp12.900 | Rp13.650 | Rp6.800 | Rp14.800 | Rp15.100 |
| Sulawesi (Seluruh Provinsi) | Rp10.000 | Rp12.600 | Rp13.350 | Rp6.800 | Rp14.500 | Rp14.800 |
| Bali & Nusa Tenggara Barat | Rp10.000 | Rp12.300 | Rp13.100 | Rp6.800 | Rp14.200 | Rp14.500 |
Harga ini berlaku secara nasional pada operator Pertamina dan menjadi acuan bagi para pengguna kendaraan pribadi. Masyarakat diimbau mempersiapkan anggaran BBM terutama untuk perjalanan mudik.
Penyesuaian harga ini merupakan langkah adaptasi industri BBM terhadap kondisi global dan nasional. Meski harga Pertamax naik, ketersediaan produk subsidi yang stabil membantu menjaga kebutuhan bahan bakar masyarakat tetap terjangkau.
Informasi harga BBM hari ini penting bagi konsumen agar dapat mengambil keputusan terbaik dalam pengelolaan pengeluaran selama musim mudik dan aktivitas harian. Pantauan harga secara berkala juga membantu meminimalisir kekhawatiran terhadap kelangkaan maupun lonjakan biaya bahan bakar.
