Kawasaki KX85 dan Yamaha YZ85 menjadi dua pilihan utama di kelas motocross 85cc junior yang populer di Amerika. Motor-motor ini dirancang khusus untuk pengguna muda yang ingin merasakan sensasi balapan motocross dengan mesin dua tak ringan dan performa tangguh.
Kedua motor sama-sama mengusung mesin 2-tak berpendingin cairan, tetapi menawarkan teknologi katup power valve yang berbeda. KX85 mengandalkan Kawasaki Integrated Powervalve System (KIPS), sedangkan YZ85 memakai Yamaha Power Valve System (YPVS). Sistem power valve ini berfungsi meningkatkan karakter tenaga mesin di berbagai putaran.
Spesifikasi Mesin dan Performa
Kawasaki KX85 dilengkapi mesin 1 silinder 84cc dengan bore x stroke 48,5 x 45,8 mm dan rasio kompresi antara 10,9 – 9,0:1. Mesin ini memakai karburator Keihin PWK 28 mm dan transmisi manual 6 percepatan. Respons mesin yang kuat di putaran menengah hingga tinggi cocok untuk gaya balap agresif pada sirkuit tanah.
Yamaha YZ85 memakai mesin 1 silinder 85cc dengan konfigurasi bore x stroke 47,5 x 47,8 mm serta rasio kompresi 8,2 – 9,6:1. Tenaga disalurkan melalui karburator Keihin PWK 28 mm dan transmisi manual 6 percepatan. Mesin YZ85 menawarkan karakter tenaga kuat di putaran menengah dengan tenaga optimal di rpm tinggi berkat teknologi YPVS.
Rangka dan Suspensi
KX85 menggunakan rangka perimeter berbahan high-tensile steel yang dikenal kokoh dan stabil saat handling maupun melompat. Suspensi depan sudah berjenis upside-down 43 mm yang dapat diatur kompresi dan reboundnya. Suspensi belakang mengandalkan Uni-Trak monoshock juga dengan pengaturan preload dan damping untuk menyerap benturan lebih baik.
Sebaliknya, YZ85 memakai rangka semi double cradle yang ringan dan kuat. Suspensi depan KYB upside-down 36 mm menawarkan pengaturan penuh yang membuat handling lebih presisi di lintasan bergelombang. Suspensi belakang juga KYB monoshock dengan penyesuaian lengkap yang mendukung stabilitas dan kenyamanan saat mendarat.
Sistem Pengereman dan Dimensi Fisik
Kawasaki KX85 dibekali rem cakram depan 240 mm dengan kaliper dual piston dan cakram belakang 220 mm. Motor ini memiliki wheelbase sepanjang 1.264 mm, tinggi jok 830 mm, dan berat kosong sekitar 72,5 kg. Kapasitas tangki bahan bakar mencapai 5 liter, cukup untuk sesi balap atau latihan pendek.
Yamaha YZ85 menggunakan cakram depan 220 mm dan cakram belakang 190 mm. Dimensinya sedikit lebih kompak dengan wheelbase 1.254 mm dan tinggi jok 840 mm. Berat basah motor ini mencapai 73 kg, dan tangki bahan bakar sama-sama menampung 5 liter.
Harga dan Ketersediaan
Harga Kawasaki KX85 model terbaru dipatok sekitar 4.999 USD atau setara dengan Rp 84,7 jutaan di pasar Amerika Serikat. Sedangkan Yamaha YZ85 dijual sedikit lebih mahal sekitar 5.099 USD atau kurang lebih Rp 86,3 jutaan. Perbedaan harga ini cukup tipis namun bisa jadi pertimbangan bagi pembeli yang mencari nilai terbaik.
Perbandingan Singkat Kawasaki KX85 dan Yamaha YZ85
- Mesin: KX85 (84cc, power valve KIPS), YZ85 (85cc, power valve YPVS)
- Rangka: KX85 perimeter frame, YZ85 semi double cradle
- Suspensi depan: KX85 upside-down 43 mm adjustable, YZ85 KYB 36 mm fully adjustable
- Rem depan: KX85 cakram 240 mm, YZ85 cakram 220 mm
- Bobot: KX85 72,5 kg, YZ85 73 kg
- Harga: KX85 USD 4.999, YZ85 USD 5.099
Kawasaki KX85 menawarkan stabilitas dan karakter mesin yang agresif dengan harga sedikit lebih terjangkau. Yamaha YZ85 unggul pada pengaturan suspensi yang lebih fleksibel dan karakter tenaga halus di berbagai putaran. Kedua motor ini layak menjadi pendukung utama bagi anak-anak yang serius menekuni dunia motocross junior.
Pemilihan antara Kawasaki KX85 atau Yamaha YZ85 tergantung pada preferensi gaya berkendara dan kebutuhan penyesuaian suspensi. Keduanya merupakan pilihan tepat untuk rider muda yang menginginkan performa tangguh dan pengalaman balapan motocross yang maksimal.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: ridertua.com






