BYD mulai membuka kartu untuk Denza Z, mobil sport listrik merek premium Denza yang mencatat tenaga puncak 1.582 hp dalam proses homologasi di China. Angka itu langsung menempatkan model ini sebagai salah satu EV performa tinggi paling ekstrem yang disiapkan BYD.
Denza Z dijadwalkan meluncur pada Juli dan hadir dalam dua pilihan bodi, yaitu atap terbuka dan atap tertutup. Keduanya sama-sama menawarkan empat kursi, sehingga mobil ini tetap membawa konsep sport car yang masih bisa dipakai harian.
Langkah baru Denza
Kehadiran Denza Z juga menandai arah baru bagi Denza. Selama ini, merek di bawah BYD itu lebih dikenal lewat minivan nyaman, SUV besar, dan mobil mewah untuk perjalanan jarak jauh.
Denza Z masuk jalur yang berbeda karena mengusung bentuk rendah, agresif, dan fokus pada pengemudi. Karakter itu terlihat dari kap miring, saluran udara asli, fender belakang besar, diffuser sporty, dan lampu belakang berbentuk berlian.
Versi atap terbuka memakai atap lunak dan gagang pintu semi-tersembunyi. Mobil ini juga menggunakan pelek 20 inci dengan ban 255/40 di depan serta 265/40 di belakang.
Dimensi dan performa
Secara ukuran, Denza Z memiliki panjang 4.780 mm, lebar 1.990 mm, tinggi 1.350 mm, dan jarak sumbu roda 2.780 mm. CarNewsChina mencatat bodinya 52 mm lebih panjang daripada Mercedes-Benz AMG GT Coupe listrik, sementara bobot kosong versi atap terbuka mencapai 2.290 kg.
Versi atap tertutup memakai gagang pintu rata bodi, pilar dan atap gelap, serta ban belakang yang lebih lebar. Tingginya 20 mm lebih rendah dari versi atap terbuka, tetapi kabinnya tetap menampung empat kursi, dengan kecepatan puncak 300 km/jam.
Ada juga versi atap tertutup dengan paket sport yang tampil lebih agresif. Varian ini mendapat bumper lebih ekstrem, sayap belakang besar di pintu bagasi, panjang 4.870 mm, serta ban 275/35 ZR21 di depan dan 325/30 ZR21 di belakang.
Tenaga 1.582 hp
Denza Z mengandalkan tiga motor listrik untuk mengejar angka performa besar itu. Satu motor depan menghasilkan 500 kW atau 670 hp, sementara dua motor belakang menyumbang total 680 kW atau 912 hp.
Gabungan ketiganya mencapai 1.180 kW atau 1.582 hp. Sebagai pembanding, Mercedes-Benz AMG GT Coupe tercatat memiliki tenaga puncak 860 kW atau 1.153 hp.
Pada versi paket sport, tambahan gaya tekan dari sayap belakang membuat mobil ini bisa melaju hingga 350 km/jam. Kecepatan itu juga melampaui AMG GT Coupe yang tercatat mencapai 317 km/jam.
Baterai dan teknologi pendukung
Motor listrik Denza Z memakai baterai LFP, yakni lithium iron phosphate yang dikenal relatif tahan lama dan lebih stabil secara termal. Kapasitas baterainya belum diumumkan.
Denza Z sebelumnya juga diklaim mampu berakselerasi 0–100 km/jam dalam 2 detik. Untuk menopang karakter itu, mobil ini akan memakai suspensi aktif magnetoreologis DiSus-M yang dapat menyesuaikan karakter suspensi dengan cepat sesuai kondisi jalan dan gaya berkendara.
Selain itu, Denza Z disiapkan dengan pengisian daya sangat cepat dan sistem bantuan berkendara DiPilot 5.0. Teknologi tersebut mengandalkan sensor dan perangkat lunak untuk membantu pengemudi.
Momentum Denza
Peluncuran Denza Z datang ketika performa merek Denza di pasar China mulai membaik. Menurut China EV DataTracker yang dikutip CarNewsChina, Denza mengirimkan 15.620 unit kendaraan di China pada Mei, naik 7,3 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Lewat Denza Z, BYD tampak ingin memperluas citranya dari produsen mobil listrik massal menjadi pemain yang juga sanggup membuat mobil sport listrik berperforma sangat tinggi. Dengan spesifikasi sebesar itu, Denza Z jelas disiapkan untuk menunjukkan bahwa merek premium BYD punya ambisi yang jauh lebih besar.
Source: voi.id






